Liputan6.com, Jakarta - Dokter hewan Agus Wijaya mengungkapkan vaksinasi rabies perlu menjadi perhatian utama dalam pengelolaan anjing pemburu. Vaksinasi rabies bukan hanya melindungi si anjing tapi juga masyarakat.
Hal ini Agus sampaikan usai ramai di media sosial terkait dugaan serangan anjing pemburu terhadap seorang anak di Jasinga, Kabupaten Bogor hingga meninggal dunia beberapa waktu lalu.
“Kemungkinan vaksinasi rabies belum dilakukan secara disiplin di wilayah tersebut. Ini menjadi hal yang perlu mendapat perhatian karena vaksinasi merupakan langkah dasar dalam menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi masyarakat,” ujar dosen Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University itu.
Advertisement
Agus menerangkan bahwa ada sebagian masyarakat yang memiliki anjing pemburu tetapi enggan melakukan vaksinasi karena khawatir anjing menjadi lemas saat berburu. Padahal kondisi tersebut biasanya hanya bersifat sementara setelah vaksinasi.
Ia menilai penggunaan anjing pemburu di lingkungan yang berdekatan dengan permukiman memiliki potensi risiko apabila tidak disertai pengelolaan yang baik. Ancaman yang perlu diwaspadai tidak hanya terkait kemungkinan serangan tetapi juga penyebaran penyakit rabies.
“Peluang terjadinya rabies cukup besar apabila vaksinasi tidak dilakukan secara disiplin. Karena itu, pengawasan terhadap kesehatan anjing pemburu harus menjadi prioritas,” kata Agus mengutip laman IPB.
Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, Agus menekankan tanggung jawab pemilik anjing dalam memastikan hewan peliharaannya divaksinasi.
“Langkah yang baik adalah melakukan vaksinasi rabies secara teratur dan memastikan anjing diikat atau ditempatkan dengan aman di halaman rumah sehingga tidak berkeliaran bebas,” ujarnya.
Ia juga mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah, komunitas pemburu, dan masyarakat dalam memperkuat program pencegahan rabies.
“Vaksinasi perlu diprogramkan secara teratur dan berkelanjutan. Selain itu, penyuluhan mengenai bahaya rabies harus terus digalakkan agar masyarakat memahami risiko serta langkah-langkah pencegahannya,” pungkasnya.
Kenapa Anjing Pemburu Menyerang Manusia?
Selain risiko rabies, kasus di Jasinga juga memunculkan pertanyaan mengenai faktor yang dapat memicu anjing pemburu menyerang manusia. Terkait ini, Agus mengatakan terdapat berbagai faktor yang dapat memicu anjing menyerang manusia. Salah satunya interaksi yang kurang tepat antara manusia dan anjing.
“Anak-anak terkadang belum memahami cara berinteraksi dengan anjing sehingga dapat bersikap usil atau mengganggu hewan tanpa menyadari risikonya,” jelas Agus.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310444/original/096202200_1785317792-cek_fakta_-_pendamping_PKH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310112/original/014361000_1785306495-Screenshot_2026-07-29_125347.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653714/original/084314200_1700287310-Vaksinasi_rabies_massal-ARBAS_11.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958108/original/084997400_1727840128-20241002-Topan_Kraton-AFP_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2716881/original/044833600_1548845032-pasien-DBD4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299190/original/029970400_1784198533-Talkshow_Perjalanan_Kesehatan_Karyawan_Indonesia_Data__Tantangan__dan_Solusi_Nyata.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8395787/original/052169900_1782276692-Budi_Gunadi_Sadikin__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485457/original/070806700_1769507349-bgs_jkn.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8144207/original/009352100_1780996945-55322489703_f4223effd4_c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3225987/original/098481400_1599023065-Imunisasi-Campak5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5578586/original/083527100_1778051771-1.jpg)