Liputan6.com, Jakarta - Di tengah kehidupan yang serba cepat, mencapai work life balance sering terasa sulit. Notifikasi pekerjaan yang terus berdatangan, jadwal rapat yang padat, hingga tuntutan untuk selalu produktif membuat banyak orang merasa harus terus 'aktif' tanpa henti. Padahal, kesuksesan tidak semestinya diukur dari seberapa sibuk seseorang, melainkan dari kemampuannya menjaga keseimbangan antara pekerjaan, kesehatan, dan kehidupan pribadi.
Fenomena work life balance juga semakin mendapat perhatian. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Epidemiology pada 2024 menunjukkan bahwa jam kerja yang panjang dan ketidakseimbangan antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan mental, seperti stres berkepanjangan dan burnout.
Berbagai studi psikologi kerja juga menemukan bahwa kemampuan untuk benar-benar melepaskan diri dari pekerjaan setelah jam kerja menjadi salah satu kunci menjaga kesejahteraan. Meski demikian, work life balance bukan berarti membagi waktu secara sama rata antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Advertisement
Keseimbangan ini bersifat subjektif dan bisa berbeda pada setiap orang. Yang terpenting adalah menemukan pola yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.
1. Tetapkan Batas yang Jelas antara Waktu Kerja dan Pribadi
Salah satu tantangan terbesar di era digital adalah batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi yang semakin kabur. Penelitian menunjukkan bahwa boundary management atau kemampuan mengatur batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi berperan penting dalam mengurangi kelelahan emosional.
Mulailah dari kebiasaan sederhana, seperti tidak membuka email kantor setelah jam kerja, mematikan notifikasi pekerjaan saat akhir pekan, atau menyediakan waktu khusus untuk me time tanpa gangguan. Kebiasaan kecil ini dapat membantu menjaga keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Jadikan Istirahat sebagai Bagian dari Produktivitas
Masih banyak orang menganggap istirahat sebagai tanda kemalasan. Padahal, penelitian di bidang psikologi pemulihan menunjukkan bahwa beristirahat justru dapat meningkatkan fokus, kreativitas, dan produktivitas dalam jangka panjang.
Istirahat tidak selalu harus berupa liburan panjang. Berjalan kaki selama 15 menit, membaca buku, berolahraga ringan, atau menikmati secangkir kopi tanpa gangguan ponsel sudah cukup membantu tubuh dan pikiran melakukan pemulihan.
3. Terapkan Prinsip "Good Enough"
Perfeksionisme sering menjadi penghalang dalam mencapai work life balance. Keinginan untuk selalu tampil sempurna, baik di tempat kerja maupun dalam kehidupan pribadi, dapat memicu stres berkepanjangan.
Cobalah menerapkan prinsip good enough, yaitu menyelesaikan pekerjaan dengan kualitas yang baik dan realistis tanpa mengorbankan kesehatan fisik maupun mental. Tidak semua hal harus dilakukan secara sempurna setiap saat.
4. Luangkan Waktu untuk Menjaga Hubungan Sosial
Kesibukan sering membuat seseorang melupakan pentingnya menjaga hubungan dengan keluarga dan teman. Padahal, dukungan sosial merupakan salah satu faktor pelindung terpenting dalam menghadapi stres dan kelelahan mental.
Meluangkan waktu untuk makan malam bersama keluarga, bertemu sahabat, atau sekadar menelepon orang terdekat dapat membantu mengurangi tekanan psikologis sekaligus memperkuat rasa keterhubungan.
5. Evaluasi Kembali Definisi Sukses Versi Diri Sendiri
Pada akhirnya, work life balance bukan tentang bekerja lebih sedikit, melainkan menjalani hidup dengan lebih sadar. Banyak orang mengejar standar kesuksesan yang ditetapkan orang lain tanpa mempertimbangkan apa yang benar-benar mereka butuhkan.
Jika pekerjaan mulai mengorbankan kesehatan, hubungan dengan orang terdekat, atau kebahagiaan pribadi, mungkin sudah saatnya mendefinisikan ulang arti kesuksesan. Sebab, work life balance bukan tujuan yang bisa dicapai sekali lalu selesai, melainkan proses berkelanjutan untuk membangun kehidupan yang lebih sehat, bermakna, dan bahagia.
Di era ketika kesibukan sering dianggap sebagai simbol keberhasilan, kemampuan untuk beristirahat, menetapkan batasan, dan menikmati hidup justru bisa menjadi bentuk kesuksesan yang paling berharga.
Penulis:Â Vinsensia Dianawanti/Lifestyle Liputan6.com
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497973/original/089166700_1770695732-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-10T105228.255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448340/original/073102400_1766026912-10.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294301/original/036531900_1783829241-ar5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294167/original/059057200_1783819062-ing5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290291/original/064791600_1783449810-me5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294138/original/059237800_1783813068-000_B9XJ6UC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294135/original/020195900_1783811688-000_B9XJ6UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294142/original/044493100_1783813777-000_B9XJ4PC.jpg)