Liputan6.com, Jakarta - Dalam sebuah hubungan adalah hal yang wajar bila beda pendapat dan bertengkar. Namun, jika pasangan terus-menerus membuat Anda merasa takut, dikendalikan, atau terintimidasi, bisa jadi itu merupakan tanda hubungan yang tidak sehat, bahkan mengarah pada kekerasan.
Chief Executive Women's Aid, Katie Ghose, mengatakan bahwa setiap orang pasti pernah berselisih dengan pasangan maupun anggota keluarga. Namun, yang perlu diwaspadai adalah ketika perilaku tersebut terjadi berulang kali dan membentuk pola.
Advertisement
"Jika perilaku yang dilakukan mulai membuat Anda merasa terintimidasi, dikendalikan, atau ketakutan, itu bisa menjadi tanda bahwa Anda berada dalam hubungan yang tidak sehat," kata Katie mengutip Women's Health, Senin (6/7/2026).
Menurut Women's Aid, ketika pasangan melakukan hal tersebut secara terus-menerus, maka dapat menjadi pola kekerasan yang menimbulkan rasa takut dan tekanan emosional.
Berikut beberapa tanda hubungan yang tidak sehat yang patut diwaspadai:
1. Pasangan sering membentak, mengejek, menghina, memanggil dengan sebutan yang merendahkan, atau mengancam Anda secara verbal.
2. Pasangan mengancam mengambil ponsel maupun laptop sebagai bentuk kontrol.
3. Pasangan terus-menerus mempermalukan atau merendahkan Anda di depan orang lain.
4. Pasangan menyembunyikan informasi penting, berbohong, mengingkari janji, bersikap sangat pencemburu, atau menjalin hubungan dengan orang lain.
5. Pasangan memantau panggilan telepon, pesan singkat, email, hingga akun media sosial Anda tanpa izin.
6. Pasangan terus mengikuti atau mengawasi aktivitas Anda, mempermalukan di tempat umum, atau selalu memaksa ikut ke mana pun pergi.
7. Pasangan menunjukkan perilaku mengintimidasi, seperti memukul dinding, merusak barang-barang milik Anda, atau mengancam akan melukai bahkan menggunakan senjata maupun tidak.
Tanda Lainnya
8. Pasangan menggunakan ancaman atau intimidasi untuk memaksa Anda melakukan aktivitas seksual atau menonton pornografi, serta terus menekan Anda agar berhubungan seksual meski menolak.
9. Pasangan melakukan kekerasan fisik, seperti memukul, menampar, menggigit, menendang, mencubit, mendorong, menahan tubuh, atau menarik rambut. Setelah melakukan tindakan tersebut, pasangan menyangkalnya atau justru menyalahkan Anda. Mereka mengaku tidak mampu mengendalikan amarah, memohon maaf sambil menangis, lalu berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
10. Pasangan menuduh menggoda orang lain atau berselingkuh tanpa alasan yang jelas.
11. Pasangan mengatur ke mana Anda boleh atau tidak boleh pergi, bahkan melarang bertemu teman maupun keluarga.
12. Pasangan menekan atau memaksa Anda menggunakan narkoba, alkohol, atau zat adiktif lainnya.
13. Saat Anda berbicara, pasangan mengabaikan atau tidak merespons apa yang Anda sampaikan.
Tidak Langsung Perlihatkan Tanda
Women's Aid menegaskan bahwa tidak semua hubungan yang tidak sehat langsung menunjukkan seluruh tanda tersebut. Namun, bila berbagai perilaku itu muncul berulang kali hingga membuat Anda merasa takut, tertekan, kehilangan kebebasan, atau selalu merasa bersalah, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang normal.
Hubungan yang sehat seharusnya dibangun atas dasar rasa saling menghormati, saling percaya, komunikasi yang baik, serta memberikan ruang bagi masing-masing pihak untuk merasa aman dan dihargai.