7 Cara Membuat Hubungan Jarak Jauh Tetap Erat

Hubungan jarak jauh pun bisa harmonis dan sukses, kalau Anda tahu trik jitunya.

Diterbitkan 04 Juli 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menjalin hubungan yang bahagia dan langgeng membutuhkan komitmen serta usaha dari kedua belah pihak. Tantangan tersebut akan terasa lebih besar ketika pasangan harus menjalani hubungan jarak jauh atau yang kerap dikenal Long Distance Relationship (LDR). 

Lantas, apa saja yang bisa dilakukan agar hubungan jarak jauh tetap harmonis? Berikut tujuh cara menjaga hubungan tetap erat di tengah jarak berdasarkan hasil penelitian, dikutip dari laman Your Tango, Jumat (3/7/2026). 

 1. Komitmen

Hal paling mendasar agar hubungan jarak jauh berhasil adalah komitmen dari keduanya. Tanpa komitmen yang sama kuat, hubungan akan sulit dipertahankan. 

Dalam setiap hubungan, kedua belah pihak perlu sama-sama memberikan komitmen penuh. Sebagian orang mungkin berpikir hubungan tetap bisa berjalan meski hanya satu pihak yang berusaha. Namun, kenyataannya tidak demikian.

Agar hubungan dapat bertahan, kedua pasangan harus sama-sama berupaya dan berkomitmen. Meskipun tidak ada jaminan hubungan akan selalu berhasil, usaha dari kedua belah pihak menjadi faktor penting yang dapat meningkatkan peluang keberhasilannya.

2. Usaha yang Setara

Kesalahan umum yang biasanya terjadi pada hubungan jarak jauh adalah ketika hanya salah satu yang berusaha keras untuk mempertahankan hubungan. 

Padahal, LDR membutuhkan banyak hal untuk dipikirkan bersama, mulai dari menentukan waktu bertemu, memilih lokasi pertemuan, hingga tetap mengikuti keseharian pasangan.

Semua itu memang layak diperjuangkan demi mempertahankan hubungan. Namun, jika hanya satu orang yang terus melakukan seluruh usaha, hubungan berpotensi menjadi tidak seimbang.

Sebuah artikel dalam Journal of Family Theory & Review menunjukkan bahwa kedua pasangan perlu sama-sama terlibat dalam menjaga hubungan. Tidak harus selalu dengan cara yang sama, tetapi masing-masing perlu menunjukkan usaha dan tanggung jawab terhadap hubungan tersebut.

 

3. Fokus pada Aktivitas Saat ini

Dalam banyak hubungan jarak jauh, terutama pada pasangan yang sudah menikah, salah satu terkadang mengorbankan kehidupan pribadinya demi selalu siap untuk pasangan.

Orang-orang mengatur waktu sedemikian rupa agar selalu tersedia ketika pasangan menelepon, ingin mengobrol dan berbagi cerita tentang harinya. Lama-kelamaan, kebiasaan ini dapat menurunkan kualitas hidup dan membuat seseorang semakin menggantungkan kebahagiaan pada pasangannya. 

Jika sedang menjalani LDR, manfaatkan waktu yang ada untuk tetap menjalani hidup dengan penuh. Luangkan waktu bersama teman dan keluarga, lakukan hal-hal yang selama ini ingin dicoba, dan tetap bersenang-senang.

Bagaimanapun, salah satu sisi positif hubungan jarak jauh adalah adanya waktu untuk diri sendiri, sesuatu yang juga penting dalam sebuah hubungan.

4. Jujur Satu Sama Lain

Penelitian dalam Journal of Social and Personal Relationships menunjukkan bahwa kejujuran merupakan kunci hubungan yang sehat. Tanpa adanya kejujuran, hubungan lebih mudah gagal, terlebih jika dijalani berjauhan. 

Bahkan kebohongan kecil yang sering dianggap tidak berbahaya dapat menjadi masalah. Banyak orang berbohong untuk melindungi perasaan pasangan, menghindari drama, merasa takut, atau tidak ingin menyakiti orang yang dicintai. 

Meski terdengar baik, kebohongan tetaplah demikian. Hal itu dapat menimbulkan masalah berkepanjangan, terutama dalam hubungan jarak jauh yang bergantung pada kepercayaan. Jika minim keterbukaan dan kejujuran, hubungan tidak akan bertahan. Saat pasangan berjauhan, mempertahankan kepercayaan adalah kunci agar tetap dekat secara emosional.  

 

5. Memikirkan Masa Depan

Sangat lazim untuk membiasakan bicara ke arah yang lebih matang dan visioner, supaya Anda punya bayangan akan berjalan ke mana hubungan tersebut. 

Banyak hubungan jarak jauh yang berjalan tanpa tujuan jelas. Masing-masing pihak berada di tempat berbeda tanpa rencana spesifik untuk memotong jarak. Akibatnya, hubungan sering kali berjalan di tempat tanpa perkembangan, hingga akhirnya hilang koneksi dan berakhir perpisahan. 

Jika hal tersebut berefek dan mulai merasa hubungan tersebut sudah tidak sehat lagi, bicarakan segera dengan pasangan Anda untuk memperbaikinya. 

 

 

6. Pertemuan Fisik Penting

Meski sering kali mengaku baik-baik saja dengan kondisi tersebut, setiap pasangan tetap membutuhkan waktu untuk hadir secara fisik di sisi satu sama lain sesering mungkin. Jarak mungkin memisahkan tempat tinggal, namun kehadiran fisik secara berkala adalah kunci untuk menjaga emosional hubungan tetap terjaga. 

Upayakan untuk menghabiskan waktu sebaik dan semenyenangkan mungkin, walau hanya sekadar duduk di taman atau tepi danau, lalu saling mengungkapkan emosi satu sama lain. 

 

7. Realistis

Ini adalah kunci besar dalam menjalin hubungan jarak jauh. Tidak mudah dan banyak orang berusaha untuk melewatinya, melakukan banyak hal seperti mengusahakan bertemu dan berkomunikasi sebanyak mungkin, meskipun terkadang tetap terasa sama hambar-nya. 

Banyak orang terus terpaku pada momen kebahagiaan di awal hubungan, sehingga menghabiskan banyak waktu berharga untuk sesuatu yang tidak jelas arahnya. 

Jika demikian, hal itu harus dihadapi dengan keberanian penuh. Jika tidak terlihat masa depan yang jelas, meskipun hubungan sudah berjalan lama, Anda tetap bisa memilih untuk menyelesaikannya. Tidak ada yang sia-sia dari hubungan yang tidak tahu ingin dibawa ke mana.Â