Liputan6.com, Jakarta - Masih banyak orangtua yang menganggap gigi susu berlubang tidak perlu diatasi karena nantinya akan tanggal lalu digantikan gigi permanen. Padahal, anggapan tersebut keliru.
Dokter gigi Alana Aluditasari mengatakan gigi susu memang akan tanggal dengan sendirinya. Namun, pergantian ke gigi permanen terkadang butuh waktu beberapa tahun kemudian.
"Gigi permanen baru mulai tumbuh sekitar usia 6 hingga 8 tahun. Kalau gigi anak sudah berlubang sejak 2 atau 3 tahun, bayangkan ia harus hidup dengan gigi yang rusak selama tiga sampai empat tahun jika tidak ditangani," kata Alana.
Advertisement
Menurutnya, kondisi tersebut dapat menurunkan kualitas hidup anak. Gigi yang berlubang bisa menyebabkan nyeri, mengganggu proses makan, hingga berdampak pada tumbuh kembang apabila anak menjadi sulit mengunyah makanan dengan baik.
Selain itu, gigi berlubang yang tidak diobati akan terus mengalami kerusakan. Lubang akan semakin membesar dan berisiko menimbulkan infeksi.
"Infeksi tidak hanya terjadi pada giginya, tetapi juga dapat menyebar ke jaringan di sekitarnya hingga membentuk abses. Kondisi ini juga dapat memengaruhi kemampuan anak mengunyah dan berbicara," ujarnya.
Maka dari itu, bila anak mengalami gigi berlubang segera diajak ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan. Alana menegaskan tidak ada batasan usia minimal bagi anak untuk menjalani penambalan gigi.
"Jika gigi susu anak berlubang, dokter gigi spesialis kedokteran gigi anak akan menyarankan penambalan gigi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut," kata Alana.Â
Namun, dokter yang praktik di RS Pondok Indah - Puri Indah Jakarta ini mengingatkan untuk mengajak anak rutin kontrol ke dokter gigi setiap enam bulan sekali meski tidak ada masalah kesehatan.
"Dengan pemeriksaan rutin ke dokter gigi, maka bisa melihat kondisi gigi anak. Dengan alat-alat yang ada di ruang praktik dokter maka bisa melihat bila ada lubang," katanya.Â
Penyebab Gigi Berlubang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298416/original/071690200_1784169396-Screenshot_2026-07-13_134409.jpg)
Alana mengatakan ada berbagai penyebab gigi anak berlubang. Salah satunya karena kebiasaan minum susu menggunakan botol sampai tertidur.Â
"Secara teori, anak yang mengedot sampai tertidur memiliki risiko gigi berlubang sekitar tiga sampai empat kali lebih tinggi. Apalagi jika dilakukan dalam waktu lama dan sering," katanya.
Maka dari itu, orangtua disarankan tidak membiarkan anak tidur sambil mengisap botol susu, terutama tanpa membersihkan gigi setelahnya.
Penyebab lain gigi berlubang untuk anak yakni:
- Gemar mengonsumsi makanan manis atau makanan yang mengandung pati.
- Kebersihan gigi yang buruk atau malas menyikat gigi.
- Mulut kering atau kurang minum air putih yang cukup.
- Tidak menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride saat menyikat gigi.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301033/original/004849700_1784434276-blt_umkm_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298964/original/044978900_1784188695-Screenshot_2026-07-15_123742bbbb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299244/original/096681400_1784203604-WhatsApp_Image_2026-07-16_at_7.01.51_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887995/original/062540200_1720596126-AP24190447290414.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1835329/original/045845000_1516185511-000_PAR2005050159999.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300857/original/062461900_1784401135-000_C2HM8ZP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297383/original/013136200_1784089246-rodri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4912240/original/016889500_1723083378-Rafael_Nadal_-AFP__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543975/original/079501300_1775041828-Iran_vs_Nigeria_dan_Bolivia-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295935/original/031909000_1783995386-063_2285696199.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4927256/original/087977600_1724567251-000_36EP2CG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300006/original/015885500_1784283359-000_C2DB2ZQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300004/original/015093400_1784283318-000_C2EH69E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550686/original/070108200_1775706650-Barcelona_vs_Atletico_Madrid-06.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300874/original/043662800_1784416104-000_C2JW4HK.jpg)