Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan RI mengatakan ada satu warga negara asing (WNA) domisili Jakarta Pusat yang termasuk salah satu penumpang kapal pesiar MV Hondius. Ia sempat kontak erat dengan kasus kedua hantavirus yang meninggal dunia.
WNA berjenis kelamin laki-laki berusia 60 tahun itu melakukan perjalanan dengan kapal pesiar MV Hondius dari tanggal 1 hingga 23 April 2026. Lalu, pada 24 April 2026 turun dari kapal pesiar mewah itu di St Helena.Â
Setelah sempat ke St Helena, Afrika Selatan, dan Zimbabwe, pria itu melakukan perjalanan kembali ke Indonesia pada 30 April 2026.
Advertisement
Saat ini, karyawan perusahaan swasta asing di Indonesia itu sudah berada di Jakarta. Kementerian Kesehatan pun telah melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso (RSPI Sulianti Saroso) terhadap pria itu. Hasilnya negatif hantavirus.
"Orang asing ini, hasil pemeriksaan PCR negatif hantavirus," kata Plt Dirjen Penanggulangan Kesehatan Kemenkes, dokter Andi Saguni dalam konferensi pers Senin, 11 Mei 2026.
Andi mengungkapkan saat ini sosok yang bersangkutan masih berada di RSPI Sulianti Saroso Jakarta. Lalu, kondisi kesehatan WNA tersebut pun baik.
"Kondisinya sehat. Tidak ada gejala mengkhawatirkan, pengamatan akan terus dilakukan," kata Andi.
Selama proses dari penjemputan hingga saat ini, kata Andi, WNA tersebut amat kooperatif mengikuti prosedur di Indonesia.
WNA Tinggal Sendiri di Jakarta
Adanya jarak antara WNA itu tiba di Indonesia dengan pemeriksaan kesehatan di RSPI Sulianti Saroso membuat masyarakat khawatir. Terkait itu, Andi mengatakan bahwa WNA tersebut sudah mengetahui risiko dari hantavirus sehingga ia tidak melakukan kontak erat dengan siapapun.
"Kontak erat yang dimaksud sudah memiliki pemahaman terhadap penyakit hantavirus. Setelah tiba di Indonesia, ia sudah melakukan isolasi mandiri dan WFH (work from home)," kata Andi.
Lebih lanjut, WNA tersebut pun tinggal seorang diri di Indonesia dan risiko ketemu orang lain tidak ada. WNA tersebut pun tidak melakukan komunikasi dengan orang lain.
Advertisement
Kronologi WNA Naik MV Hondius dan Kembali ke Jakarta
Berikut kronologi WNA berinisial KE mulai dari ke Argentina hingga menjalani pemeriksaan kesehatan di Jakarta:
- 18 - 30 Maret 2026: KE melakukan perjalanan ke beberapa tempat di Argentina.
- 31 Maret 2026 : KE tiba di Ushuaia, Argentina.
- 1 - 23 April 2026 : KE mengikuti perjalanan dengan kapal MV Hondius.
- 24 April 2026 : KE turun dari MV Hondius dan kontak dengan kasus kedua hantavirus wabah di MV Hondius. Kontak terjadi di penginapan yang ada di St Helena.Â
- 25 April 2026 : Penerbangan ke Johannesburg. Duduk berdekatan di pesawat dengan kasus kedua.Â
- 26 April 2026 : Ia melakukan perjalanan ke Afrika Selatan dan Zimbabwe.
- 29 April 2026: Kembali ke Johannesburg dan malam harinya melakukan penerbangan ke Indonesia
- 30 April 2026: Transit di Qatar dan melakukan penerbangan ke Indonesia.
- 7 Mei 2026 (21.55 WIB) : Kemenkes menerima International Health Regulations (IHR) National Focal Point mengenai satu penumpang yang memiliki kontak erat dengan kasus kedua hantavirus di MV Hondius domisili Jakarta Pusat.
- 8 Mei 2026 (10.00 dan 16.00 WIB): Kemenkes melakukan penyelidikan epidemiologi dengan KE. Kemenkes mengimbau untuk karantina dan edukasi pencegahan penularan via telepon.
- 8 Mei 2026 (13.30 WIB): Kemenkes melakukan koordinasi dengan WHO, RSPI Sulianti Sarosos, BBLBK, dan Dinkes DKI Jakarta secara daring terkait kejadian ini.
- 9 Mei 2026 (09.00 - 19.00 WIB) : KE dijemput dan diantar ke RSPI Sulianti Saroso. Kemudian dilakukan penyelidikan epidemiologi lanjutan di RSPI Sulianti Saroso dengan KE untuk mengidentifikasi kontak erat pasca kedatangan di Indonesia. Lalu, pengambilan spesimen dan pemeriksaan sepesimen. Hasilnya negatif hantavirus, baik tipe HPS dan HFRS.
- 10 Mei 2026 : Pemantauan lanjutan di RSPI Sulianti Saroso.
- 11 Mei 2026 : KE masih di RSPI Sulianti Saroso, kondisi sehat.Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625720/original/033203000_1782620226-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_11.13.28.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397418/original/063490100_1782278686-Menkes_Budi_Gunadi_Sadikin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5580020/original/087479900_1778124108-Gemini_Generated_Image_dq4o5cdq4o5cdq4o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4895998/original/057531400_1721381183-Screenshot_2024-07-19_162153.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259699/original/014606400_1781510172-Prima_Yosephine_Dengue_Day.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2233920/original/010136500_1527754896-Bungkus-Rokok3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256516/original/001356600_1781160580-penyakit_langka.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256814/original/023312800_1781170685-WhatsApp_Image_2026-06-11_at_1.45.07_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256450/original/001326500_1781158947-siti_nadia__6_.jpeg)