Jelang Idul Adha, Dokter Ingatkan Bahaya Kalori Berlebih jika Kurang Bergerak

Banyak sajian tinggi kalori saat Idul Adha, ini tips dari dokter biar kolesterol dan tensi enggak naik.

Diterbitkan 26 Mei 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Aktivitas fisik seperti olahraga beban dan kardio perlu diterapkan secara rutin apalagi pada hari dan sesudah Idul Adha yang identik dengan sajian tinggi kalori seperti disampaikan dokter Andi Kurniawan SpKO Subsp. ALK(K).

Andi mengatakan saat Idul Adha tibu, masyarakat kerap mengalami perubahan pola makan yang berisiko munculnya masalah kesehatan seperti kolesterol hingga tekanan darah tinggi. Untuk mencegah masalah itu muncul, ia pun meminta masyarakat aktif bergerak.

“Ketika seseorang itu bergerak, bisa mencegah dari berbagai macam penyakit termasuk kolesterol, diabetes, dan segala macam, yang itu biasanya setelah kita melakukan hari raya banyak masalah kesehatan yang timbul karena pola makan yang salah,” kata Andi. 

Aktivitas fisik seperti olahraga beban dan kardio bisa membantu tubuh membakar kalori berlebih dari hidangan khas Idul Adha seperti daging sapi atau kambing

“Dengan bergerak tentu saja terjadi pembakaran kalori dan ya akhirnya bisa mencegah dari atau bahkan mengembalikan fungsi dari penyakitnya tersebut,” katanya mengutip Antara.

Lebih lanjut, Andi mengatakan pentingnya rutin berolahraga, terutama setelah momen hari raya seperti Idul Adha ketika asupan kalori meningkat sehingga tubuh juga perlu membakar kalori tersebut.

“SaatIdul Adha, tentu saja kita berpesta ataupun kalori in atau yang masuk tuh banyak sekali sehingga penting untuk kita mengeluarkan kalori out juga,” tutur dokter yang berpraktik di Rumah Sakit St. Carolus itu.