Liputan6.com, Jakarta - Menghadapi anak yang tampak manis dan penurut di sekolah tapi berubah rewel atau mudah marah saat di rumah, sering kali membuat orang tua bingung. Namun, kondisi ini ternyata memiliki penjelasan ilmiah dan berkaitan erat dengan psikologi anak.
Melansir Psychology Today, Jumat (10/7/2026), perilaku tersebut bukan berarti anak lebih menyukai orang lain dibandingkan orang tuanya. Justru sebaliknya, hal itu bisa menjadi tanda bahwa anak memiliki ikatan emosional yang kuat dengan keluarganya.
Penjelasan ini berakar pada teori kelekatan (attachment theory) yang dikembangkan psikolog Mary Ainsworth dari Johns Hopkins University dan University of Virginia, Amerika Serikat. Dalam eksperimen yang dikenal sebagai Strange Situation, Ainsworth mengamati respons anak saat berada di lingkungan baru, bertemu orang asing, dan ditinggal sementara oleh ibunya.
Advertisement
Dari penelitian tersebut, Ainsworth membagi pola kelekatan anak menjadi tiga kategori utama:
1. Secure Attachment (Kelekatan Aman)
Anak merasa aman untuk mengeksplorasi lingkungan saat ibunya ada, sedih ketika ditinggal, lalu kembali tenang begitu ibunya datang.
2. Insecure/Avoidant (Tidak Aman/Menghindar)
Anak cenderung tidak menunjukkan kedekatan dengan ibunya, tidak mencari saat ditinggal, dan tampak acuh ketika ibunya kembali.
3. Anxious/Resistant (Cemas/Menolak)
Anak sangat gelisah, terus menempel pada ibunya, mengamuk saat ditinggal, dan tetap sulit ditenangkan bahkan ketika ibunya kembali.
Anak dengan secure attachment umumnya dibesarkan oleh orang tua yang responsif terhadap kebutuhan emosional mereka. Orang tua hadir untuk menenangkan saat anak menangis dan ikut merayakan kebahagiaan mereka. Pengalaman tersebut membuat anak percaya bahwa orang tua adalah tempat yang selalu bisa diandalkan.
Rumah Menjadi Tempat Aman untuk Melepaskan Emosi
Lalu, apa hubungannya dengan kebiasaan anak mengamuk di rumah?
Saat berada di sekolah atau lingkungan lain, anak berusaha mengendalikan diri, mengikuti aturan, dan menjaga perilaku agar dapat diterima oleh orang lain. Upaya ini menguras energi emosional mereka.
Ketika pulang ke rumah, anak tidak lagi merasa perlu mempertahankan "topeng" tersebut. Mereka tahu rumah adalah tempat yang aman untuk menangis, marah, kecewa, atau meluapkan emosi tanpa takut kehilangan kasih sayang orang tuanya.
"Anak-anak tahu mereka bisa mengalami meltdown atau mengamuk dan kita akan tetap ada untuk menenangkan serta mendukung mereka. Mereka tahu kita tetap mencintai mereka meski mereka melempar mainan atau menolak merapikannya. Kita membuat mereka merasa aman dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh orang asing," tulis Psychology Today.
Hal Serupa Juga Terjadi pada Orang Dewasa
Pola ini sebenarnya juga dialami oleh orang dewasa. Di tempat kerja atau saat berhadapan dengan orang lain, seseorang cenderung menahan emosi, menjaga sikap, dan menampilkan versi terbaik dirinya.
Namun, sesampainya di rumah, mereka merasa lebih bebas untuk mengeluh, meluapkan rasa lelah, atau menunjukkan emosi yang sebenarnya kepada pasangan, sahabat, maupun orang tua.
Karena itu, jika anak terlihat lebih "rewel" atau mudah marah di rumah, orang tua tidak perlu langsung menyalahkan diri sendiri atau menganggap pola asuh mereka gagal.
Sebaliknya, perilaku tersebut bisa menjadi pertanda bahwa anak merasa rumah adalah tempat paling aman untuk menjadi dirinya sendiri. Mereka yakin tetap dicintai dan diterima, bahkan ketika sedang berada dalam kondisi emosional yang paling sulit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497481/original/095565600_1770631238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T163415.626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292724/original/032902100_1783654519-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T102917.054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5532976/original/075889100_1773717683-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-17T102114.591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341168/original/053339500_1757305951-keren-fedida-YtvItJoIREk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288956/original/060181200_1783352729-Yuran_Fernandes__dok._Persebaya_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289370/original/055592900_1783402351-belgia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288262/original/025055100_1783308426-eng5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292649/original/094376400_1783641258-Achraf_Hakimi_dan_Ayyoub_Bouadd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288081/original/061472300_1783298244-nor8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289008/original/052236500_1783385709-sp2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292646/original/028409800_1783639977-Facundo_Tello.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292621/original/094494100_1783638050-fran1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292619/original/010111700_1783634834-000_B9T69X7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292618/original/088093700_1783634462-000_B9T74UT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292617/original/012709000_1783634462-000_B9T69YH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291278/original/068433400_1783513334-Psikolog_Anak__Remaja___Keluarga_dari_Fyn_Clinic__Ayoe_Sutomo.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5346129/original/031819100_1757580082-children-team-child-colors-park.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5395232/original/025946800_1761670372-WhatsApp_Image_2025-10-28_at_23.50.48.jpeg)