Liputan6.com, Jakarta - Minuman manis, termasuk kopi kekinian, telah menjadi bagian dari gaya hidup banyak anak muda. Meski terasa nikmat dan mampu meningkatkan suasana hati, Skincare and Aesthetic Expert, dr. Yessica Tania, Dipl. AAAM., mengingatkan bahwa kebiasaan ini dapat berdampak pada kesehatan kulit dalam jangka panjang.
Namun, Yessica menekankan yang perlu diwaspadai bukanlah kopinya, melainkan kandungan gula berlebih yang sering ditambahkan ke dalam minuman tersebut.
Menurutnya, minum kopi tidak menjadi masalah selama dikonsumsi secara bijak. "Minum kopi (itu) baik, tidak masalah. Tapi yang masalah itu (ketika) dicampur dengan susu yang banyak, dicampur dengan gula yang banyak, krimer," ujar Yessica di peluncuran kampanye 'Radiate from the Inside' belum lama ini. Â
Advertisement
Salah satu alasan minuman manis dapat memengaruhi kondisi kulit adalah karena konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan respons inflamasi atau peradangan dalam tubuh. Inflamasi yang berlangsung terus-menerus dapat mengganggu berbagai proses biologis, termasuk proses regenerasi dan perbaikan jaringan kulit.
Dalam jangka panjang, kata Yessica, kondisi ini dapat membuat kulit lebih rentan mengalami berbagai masalah, mulai dari tampak kusam hingga muncul tanda-tanda penuaan dini. Dia pun mengingatkan pentingnya menerapkan pola konsumsi yang lebih mindful.
Artinya, masyarakat tetap boleh menikmati minuman favorit, tapi perlu memperhatikan jumlah gula yang dikonsumsi setiap hari.
Lebih lanjut, Yessica menjelaskan bahwa gula memiliki hubungan langsung dengan proses yang dikenal sebagai glikasi. Glikasi merupakan proses ketika molekul gula menempel pada protein di dalam tubuh, termasuk kolagen dan elastin yang berperan penting dalam menjaga kekencangan serta elastisitas kulit.
Ketika proses glikasi terjadi secara berlebihan, kualitas kolagen dan elastin dapat menurun. Akibatnya, kulit kehilangan kemampuan untuk tetap kencang dan kenyal seperti saat masih muda.
"Proses glikasi ini berhubungan dengan penurunan kualitas kolagen dan elastin,"Â ujarnya.
Kolagen sendiri merupakan protein utama yang berfungsi menjaga struktur kulit. Sementara elastin membantu kulit tetap lentur dan kembali ke bentuk semula setelah mengalami peregangan.
Jika kedua komponen tersebut mengalami penurunan kualitas, tanda-tanda penuaan kulit dapat muncul lebih cepat.
Â
Apa Dampaknya pada Kulit?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4992356/original/091449000_1730844704-fotor-ai-20241105224746.jpg)
Penurunan kualitas kolagen dan elastin akibat konsumsi gula berlebih dapat berdampak langsung pada penampilan kulit. Salah satu tanda yang paling sering terlihat adalah munculnya garis-garis halus dan keriput. Selain itu, kulit juga dapat kehilangan kekencangannya, tampak lebih kusam, dan terlihat lebih tua dari usia sebenarnya.
Itu mengapa banyak ahli kesehatan dan kecantikan menganjurkan untuk membatasi konsumsi makanan maupun minuman tinggi gula sebagai salah satu cara menjaga kesehatan kulit dan memperlambat tanda-tanda penuaan.
Meski demikian, Yessica tidak menyarankan masyarakat untuk menghilangkan gula sepenuhnya dari pola makan sehari-hari. Menurutnya, yang terpenting adalah mengontrol jumlah konsumsi gula agar tidak berlebihan.
Kebiasaan ngemil pun tetap bisa dilakukan, asalkan memilih camilan yang lebih bijak dari sisi kalori dan kandungan nutrisinya.
"Daripada mengonsumsi cake yang terlalu manis, kopi dengan tambahan gula berlebih, atau camilan yang sebagian besar hanya mengandung gula dan lemak, sebaiknya pilih alternatif yang lebih seimbang dan bernutrisi," ujar Yessica.
Dia juga menekankan bahwa mendapatkan kulit sehat tidak bisa dilakukan secara instan. Perawatan dari luar perlu didukung dengan asupan nutrisi yang tepat dari dalam agar hasilnya lebih optimal.
"Untuk mendapatkan kulit sehat tidak bisa diperoleh secara instan dan diperlukan kombinasi kandungan vitamin yang tepat untuk hasil yang efektif," katanya.
"Misalnya, kolagen yang bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit akan lebih maksimal bila dikombinasikan dengan biotin dan essential multivitamin. Jika dikonsumsi secara rutin, langkah ini akan mendukung kesehatan kulit secara menyeluruh dari dalam,"Â pungkasnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299087/original/053914000_1784192454-cek_fakta_-_Sherly_Tjoanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4691763/original/031604000_1702982141-Serangan_macan_tutul_melukai_tiga_orang_di_Guwahati-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298603/original/082269600_1784175792-gsafss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298662/original/060228200_1784179310-cek_fakta_bantuan_alat_pertanian.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4738029/original/046248000_1707376243-20240208_115137.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4893064/original/098068400_1721122752-FotoJet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298223/original/011449900_1784155410-063_2286282854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288267/original/024620600_1783308427-eng10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5936533/original/005039500_1778833892-063_2276293040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298224/original/042744300_1784155877-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298444/original/012761000_1784171006-Argentina_s_Leandro_Paredes__5__falls_as_he_battles_for_the_ball_with_England_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298306/original/004606900_1784166640-tuchel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298289/original/003845200_1784165599-063_2286277553.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298237/original/082194800_1784160981-England_head_coach_Thomas_Tuchel_talks_to_England_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298232/original/069179300_1784159975-England_s_Jude_Bellingham__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4986487/original/033707300_1730359475-IMG-20241031-WA0020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307778/original/021552900_1754480917-es.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514108/original/078149300_1772081081-Mi_Instan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5503207/original/067276400_1771123414-IMG_2688.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491377/original/001855000_1770094102-Memasak_magic_water__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5049993/original/095332000_1734086280-fotor-ai-20241213173728.jpg)
![[Kolom Pakar] Emira E Oepangat: Ketika Anak Menjadi 'BPJS' Orang Tuanya](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/vJxs9Pb338jwCgUdEcyA47UTI1U=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7509386/original/025453500_1780281470-Wakil_Ketua_I_Perhimpunan_Dokter_Pembiayaan_Jaminan_Sosial_dan_Perasuransian_Indonesia__PERDOKJASI___Emira_E._Oepangat.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5013438/original/081073700_1732074467-tips-menyapih-anak-agar-tidak-rewel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5032747/original/052016400_1733183697-fotor-ai-2024120363956.jpg)