Suka Sashimi? Ketahui Risiko Parasit pada Ikan Mentah

Ikan mentah berisiko mengandung berbagai jenis parasit seperti cacing pita hingga protozoa. Ketahui cara aman makan sashimi.

Diterbitkan 15 Juni 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Konsumsi sushi dan sashimi kembali menjadi sorotan setelah viral video yang memperlihatkan seekor cacing keluar dari sepotong ikan mentah yang disajikan di sebuah restoran di Hong Kong. Insiden tersebut memicu kekhawatiran makan ikan mentah.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dokter Karina Rahmadia Ekawidyani mengatakan masyarakat memang perlu selektif memilih restoran saat membeli sushi dan sashimi. Restoran memiliki tanggung jawab besar untuk menerapkan standar keamanan pangan yang ketat, termasuk memastikan ikan disimpan sesuai suhu dan durasi yang tepat.

Karina memaparkan konsumsi ikan mentah memang berisiko mengandung berbagai jenis parasit, seperti cacing pita (Diphyllobothrium spp), nematoda, trematoda, hingga protozoa.

Infeksi parasit ini dapat memicu gangguan saluran cerna akut yang muncul dalam waktu 1–2 jam hingga 14 hari setelah konsumsi. Gejala umum yang dirasakan antara lain mual, muntah, diare terkadang disertai darah nyeri perut, pusing, hingga demam dan menggigil.

“Dalam kasus kronis, infeksi ini dapat menyebabkan anemia, penurunan berat badan, defisiensi vitamin B12, serta peradangan pada saluran empedu (kolangitis) atau pankreas (pankreatitis),” papar Karina.

Risiko infeksi parasit pada ikan mentah dapat dikurangi melalui penerapan standar keamanan pangan yang tepat, baik dalam proses penyimpanan maupun pengolahannya.

Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk mematikan larva parasit pada ikan. Salah satunya melalui pemasakan pada suhu 55 derajat Celsius selama lima menit.

Metode lain adalah pembekuan ekstrem, yaitu pada suhu -20 derajat Celsius selama tujuh hari atau -35 derajat Celsius selama 15 jam untuk daging dengan ketebalan kurang dari 15 cm seperti mengutip laman IPB. 

Anak dan Ibu Hamil Makan Ikan Matang

Sementara itu, konsumen, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, Karina menyarankan memilih menu sushi dengan bahan ikan yang telah dimasak.

Karina menekankan pentingnya sistem sanitasi masyarakat. Pengelolaan limbah feses melalui septic tank yang baik sangat krusial untuk memutus siklus hidup parasit agar telur parasit tidak mencemari ekosistem perairan.