Liputan6.com, Jakarta - Penggunaan gawai pada anak kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang sulit dihindari. Mulai dari belajar, bermain, hingga berinteraksi dengan teman, banyak aktivitas anak yang dilakukan melalui perangkat digital. Namun, di balik kemudahan tersebut, ada risiko yang perlu diwaspadai, yaitu peningkatan minus mata pada anak.
Dokter Konsultan Spesialis Mata Mayapada Eye Centre, dr. Ucok P. Pasaribu, Sp.M(K), mengatakan, orang tua tidak perlu melarang anak menggunakan gawai sepenuhnya. Menurutnya, yang lebih penting adalah mengawasi dan mengatur penggunaannya dengan bijak.
"Jangan juga dilarang, karena eranya beda. Memang sudah tidak bisa dihindari digital itu," kata Ucok kepada Kesehatan Liputan6.com.Â
Advertisement
Dia, menjelaskan, salah satu tantangan yang sering terjadi adalah anak tidak menyadari atau tidak menyampaikan keluhan gangguan penglihatannya kepada orang tua. Akibatnya, minus mata terus bertambah tanpa penanganan yang tepat.
Menurut Ucok, risiko minus mata pada anak dapat meningkat jika terdapat faktor keturunan dari orang tua. Dalam kondisi ini, paparan gawai yang berlebihan bisa menjadi faktor tambahan yang mempercepat perkembangan minus.
"Kalau sudah punya faktor genetik, artinya stimulannya dua kali lipat. Ada faktor eksternal, satu lagi faktor genetik dari orang tua," ujarnya.
Oleh sebab itu, orang tua perlu lebih peka dalam memantau kesehatan mata anak. Dengan deteksi dan penanganan sejak dini, perkembangan minus mata dapat dikendalikan agar tidak bertambah terlalu cepat.
Minus Mata Bisa Mengganggu Prestasi Belajar
Ucok mengingatkan bahwa minus mata yang tidak terkoreksi dengan baik bukan hanya memengaruhi kemampuan melihat, tapi juga dapat berdampak pada proses belajar anak di sekolah.
Lebih lanjut Ucok mengatakan bahwa tidak sedikit anak yang sebenarnya memiliki kemampuan akademik baik. Namun, kesulitan mengikuti pelajaran karena tidak dapat melihat tulisan di papan tulis dengan jelas.
"Kadang-kadang anak yang minus maju saja ke depan untuk melihat. Kalau kebagian duduk di belakang, ya hanya mendengarkan saja. Hal-hal yang mengganggu pendidikannya inilah yang perlu kita atasi,"Â tambahnya.
Â
Pentingnya Rutin Periksa Mata
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/8264080/original/009518600_1782082181-dr._Ucok_P._Pasaribu__Sp.M_K___2_.jpg)
Sayangnya, kondisi ini sering luput dari perhatian karena anak sudah terbiasa beradaptasi atau tidak mengeluhkan gangguan penglihatannya.
Untuk mencegah minus mata semakin parah, dr. Ucok menekankan pentingnya pemeriksaan mata secara rutin, terutama pada masa tumbuh kembang anak.
Di era digital saat ini, kebutuhan penglihatan anak terus berubah seiring tingginya penggunaan gadget, baik untuk belajar maupun aktivitas lainnya. Karena itu, kondisi mata dan ukuran kacamata perlu dievaluasi secara berkala.
"Kalau kita tidak mengikuti perkembangan fungsi penglihatannya dan tidak meng-update kacamata yang dibutuhkan, maka pendidikannya yang terganggu," kata Ucok.
Lebih lanjut, dia mengingatkan bahwa minus mata yang tidak ditangani dengan baik dapat memengaruhi perkembangan fungsi penglihatan hingga usia dewasa.
Â
Advertisement
Jangan Mengandalkan LASIK sebagai Solusi
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/8263951/original/004894800_1782035888-dr._Ucok_P._Pasaribu__Sp.M_K_.jpg)
Ucok juga mengatakan bahwa operasi LASIK bukan solusi untuk semua masalah penglihatan. Masih banyak orang yang mengira penglihatan akan kembali sempurna setelah minus dihilangkan.
Padahal, menurutnya, kondisi tersebut tidak selalu terjadi. "Minusnya hilang tapi penglihatannya belum tentu bisa mencapai 100 persen seperti yang diharapkan," pungkasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520488/original/002175600_1782447973-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T112427.080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261577/original/041528400_1781746737-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_07.45.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5164799/original/043621100_1742183216-dbe96acd3b3529457b7c0146890290a1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5178866/original/064063800_1743414871-0b7d580a-9deb-44b0-8282-12e893619f17.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530300/original/023508000_1782462492-AP26175847717345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528304/original/000911800_1782459714-AP26177049351866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448078/original/040755400_1765983961-Barcelona-Pau-Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524143/original/085744300_1782453577-Yuto_Nagatomo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520782/original/001156700_1782448403-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5378177/original/005816700_1760215354-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257100/original/080406300_1781208059-selebrasi_julian_quinones_meksiko_afrika_selatan_ap_eduardo_verdugo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520243/original/086003700_1782447581-063_2283364709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519978/original/083186800_1782447080-063_2283364620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264064/original/002049400_1782077143-kevin.jpg)