Liputan6.com, Jakarta - Periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) kerap disebut sebagai golden period atau masa emas pertumbuhan anak. Fase yang dimulai sejak pembuahan hingga anak berusia dua tahun ini menjadi waktu paling penting dalam membentuk sistem kekebalan tubuh dan kesehatan jangka panjang.
Lantas, mengapa periode ini disebut tidak bisa diulang?
Pakar gastroenterologi dan nutrisi anak dari University Hospital Brussels, Belgia, Prof. Yvan Vandenplas, MD, Ph.D., mengatakan bahwa perkembangan sistem imun manusia berlangsung paling pesat selama 1.000 HPK. Karena itu, intervensi nutrisi pada fase ini dapat memberikan manfaat yang menetap hingga anak tumbuh dewasa.
Advertisement
"Perkembangan sistem imun utamanya terjadi selama 1.000 hari pertama. Efek terhadap kesehatan jangka panjang, terutama pada perkembangan sistem imun, sebagian besar terjadi pada awal kehidupan, yaitu 1.000 hari pertama yang dimulai sejak pembuahan," ujar Yvan dalam diskusi media bertajuk Global Advances and Insight on Biotics for Child Health yang digelar Danone Indonesia di Jakarta, Kamis (7/8/2026).
Menurut Yvan, pada periode tersebut terjadi kolonisasi bakteri baik di saluran cerna atau gut microbiota, terutama bakteri Bifidobacteria, yang berperan penting dalam mematangkan sistem kekebalan tubuh.
Kolonisasi bakteri baik selama masa awal kehidupan ini tidak hanya membantu melindungi anak dari infeksi, tetapi juga dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai penyakit di masa mendatang, seperti diabetes, penyakit alergi, hingga mendukung kesehatan emosional.
Mengapa 1.000 Hari Pertama Kehidupan Tidak Bisa Diulang?
Yvan menjelaskan, setelah anak bertambah besar, sistem imun secara umum sudah terbentuk. Akibatnya, perubahan komposisi mikrobiota usus tidak lagi memberikan dampak jangka panjang seperti yang terjadi pada masa 1.000 HPK.
"Semakin bertambah usia anak, komposisi mikrobiota saluran cerna menjadi kurang berdampak untuk jangka panjang karena sistem kekebalan tubuh sudah terbentuk. Pada anak yang lebih tua, perubahan mikrobiota memberikan manfaat jangka pendek, tetapi tidak lagi manfaat jangka panjang," jelasnya.
Artinya, kesempatan membangun fondasi sistem imun terbaik memang terjadi pada awal kehidupan. Inilah alasan mengapa periode 1.000 HPK disebut sebagai masa yang tidak dapat diulang.
Meski demikian, menjaga kesehatan mikrobiota usus tetap penting meskipun anak telah melewati usia tiga tahun. Hanya saja, manfaat yang diperoleh berbeda dibandingkan saat berada di periode emas tersebut.
"Meski demikian, tentu saja banyak manfaat yang juga terbukti pada anak-anak yang lebih besar, di mana mereka tetap terlindungi dari infeksi dan penyakit, namun manfaat tersebut lebih bersifat jangka pendek untuk mengatasi penyakit akut," kata Yvan.
Ia mencontohkan, pemberian prebiotik maupun probiotik pada anak yang lebih besar tetap dapat membantu mempercepat pemulihan diare, menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, serta mendukung daya tahan tubuh saat menghadapi infeksi. Namun, manfaat tersebut tidak lagi membentuk fondasi sistem imun jangka panjang seperti pada 1.000 HPK.
ASI Tetap Jadi Standar Emas
Yvan menegaskan bahwa untuk mengoptimalkan 1.000 hari pertama kehidupan, pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama tetap menjadi standar emas nutrisi yang tidak dapat tergantikan.
Sementara itu, Direktur Medical and Scientific Affairs Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, mengatakan bahwa setelah memasuki masa pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) hingga usia pertumbuhan, pemenuhan nutrisi harian dapat didukung melalui pemanfaatan teknologi sinbiotik.
Menurut Ray, teknologi tersebut mengombinasikan prebiotik FOS/GOS dengan probiotik Bifidobacterium breve untuk membantu menjaga kolonisasi bakteri baik di saluran cerna tetap optimal.
Dengan dukungan nutrisi yang tepat sejak awal kehidupan, diharapkan pertumbuhan anak berlangsung optimal sekaligus membentuk fondasi kesehatan yang kuat hingga dewasa.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318452/original/095120500_1786096948-Screenshot_2026-08-07_170145.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3480339/original/029547400_1623476755-liana-mikah-6KRmH6k3Rdk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2397504/original/073600800_1541046712-aziz-acharki-416318-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318407/original/023442900_1786094910-RSCM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881326/original/030948800_1719918872-anna-pelzer-IGfIGP5ONV0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5012869/original/069212900_1732071527-tips-agar-kucing-gemuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369207/original/005612700_1759459146-bryan-white-4HVFAcXB_OU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3594935/original/020803700_1633575892-amanda-vick-Az3yuE3out0-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318012/original/005842800_1786084805-WhatsApp_Image_2026-08-07_at_1.36.01_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3593570/original/016218900_1633478844-markus-spiske-vyHo3nnk8G8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409941/original/047815900_1479469110-photo-1478031813121-5f718ad4a15f.jpg)