Bukan Cuma Ibu, Membesarkan Anak Butuh Kerja Sama Seisi Kampung

Dokter anak ungkap alasan membesarkan anak membutuhkan kerja sama ibu, ayah, dan keluarga.

Diterbitkan 10 Agustus 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Membesarkan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab ibu. Menurut Dokter Anak Konsultan Neonatologi RSIA Bunda Jakarta, Dr. dr. R. Adhi Teguh Perma Iskandar, Sp.A., Subsp.Neo., peran ayah dan dukungan orang-orang di sekitar keluarga juga sangat penting.

Adhi mengutip sebuah ungkapan dalam dunia parenting bahwa untuk membesarkan anak dibutuhkan seluruh kampung. Artinya, pengasuhan anak membutuhkan keterlibatan dan dukungan dari banyak pihak, bukan hanya ibu.

"Untuk membesarkan anak-anak itu butuh seluruh kampung, misalnya. Bukan hanya ibu, tapi juga orang-orang yang lain," ujar Adhi di Bunda Parenting Convention 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional dan Pekan Menyusui Sedunia pada Sabtu (8/8/2026)

Menurutnya, ayah merupakan orang terdekat ibu sehingga memiliki peran penting dalam mendukung pasangan, bahkan sejak masa kehamilan.

Adhi mencontohkan praktik di Jepang. Ketika seorang pasangan sedang hamil, ayah juga dilibatkan dalam kelas parenting.

Dalam kelas tersebut, calon ayah diajak merasakan berbagai aktivitas yang menggambarkan kondisi ibu selama kehamilan, seperti berjalan, naik tangga, hingga tidur dalam posisi tertentu.

"Jadi, dia akan merasakan benar tuh rasanya gimana jadi ibu hamil. Jadi, lebih appreciate," katanya.

Menurut Adhi, pengalaman tersebut diharapkan membuat ayah lebih memahami beratnya proses kehamilan.

Oleh sebab itu, lanjut Adhi, keterlibatan ayah sebaiknya dimulai sejak kehamilan, misalnya dengan mengantar ibu melakukan pemeriksaan Antenatal care (ANC), mendampingi konsultasi, dan memahami kondisi kehamilan yang dijelaskan dokter.

 

Peran Ayah Berlanjut Ketika Persalinan

Peran ayah juga berlanjut ketika persalinan. Ayah perlu mendampingi ibu sehingga dapat memahami secara langsung perjuangan, rasa lelah, dan beratnya proses persalinan.

Setelah bayi lahir, ayah juga harus ikut turun tangan dalam merawat anak. Ayah dapat membantu memberikan minum, mengganti popok, dan melakukan berbagai kebutuhan perawatan bayi lainnya.

"Jadi, ayah ini bukan pemain kedua, tapi pemain utama juga," tambah Adhi.

Menurutnya, ayah dan ibu perlu berbagi peran serta saling mendukung dalam membesarkan anak. Namun, dukungan ayah tidak hanya dalam bentuk bantuan fisik tapi juga secara emosional.

Hal ini penting karena ibu dapat menghadapi berbagai tekanan mental selama kehamilan maupun setelah melahirkan.

Ketika ada perkataan atau tindakan orang lain yang berpotensi membuat ibu merasa tertekan, ayah dapat menjadi orang yang memberikan rasa tenang dan dukungan. "Berikan support secara emosional," ujar Adhi.