Hasil Cek Kesehatan Gratis Jutaan Siswa Ungkap Dua Masalah Terbanyak

Jutaan siswa ikut Cek Kesehatan Gratis. Temuan dua masalah kesehatan terbanyak jadi perhatian orang tua.

Diterbitkan 22 Juli 2026, 18:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah mengungkapkan lima masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan pada peserta didik melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah. Berdasarkan hasil pemeriksaan pada periode 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi masalah kesehatan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.

Deputi III Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Kurnia Ramadhana, mengatakan sebanyak 40,8 persen siswa mengalami karies gigi. Sementara itu, 27,3 persen remaja putri terdiagnosis anemia.

"Berikutnya, 21,7 persen siswa mengalami peningkatan tekanan darah atau hipertensi. Kemudian, 6,7 persen siswa mengalami obesitas dan 6,0 persen memiliki serumen impaksi atau penumpukan kotoran telinga," ujar Kurnia dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/7).

Kurnia mengatakan pelaksanaan CKG Sekolah mendapat respons positif dari para peserta didik. Salah satunya disampaikan Nathan, siswa IPEKA Sunter, yang telah dua kali mengikuti program tersebut.

Menurut Kurnia, Nathan mengaku pemeriksaan yang dilakukan oleh puskesmas membantunya mengetahui kondisi matanya lebih dini. Dari hasil pemeriksaan itu, Nathan dianjurkan segera berkonsultasi dengan dokter karena minus matanya bertambah.

Pengalaman serupa juga dirasakan Callista, siswi IPEKA Sunter. Ia mengaku CKG Sekolah membuatnya lebih memahami kondisi kesehatannya sekaligus mendorongnya menjalani gaya hidup yang lebih sehat.

"Dia pun terdorong untuk lebih rutin berolahraga serta memperbanyak konsumsi buah dan sayur," kata Kurnia.

Program CKG Sekolah mulai dilaksanakan secara serentak pada 4 Agustus 2025. Program ini menyasar peserta didik usia 7–17 tahun di jenjang SD, SMP, SMA, Sekolah Luar Biasa (SLB), hingga pondok pesantren.

Sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, CKG Sekolah telah melayani 8.824.185 siswa di 96.567 sekolah yang tersebar di 511 kabupaten/kota.

Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan sebanyak 50.255.073 peserta didik di 303.263 sekolah mengikuti Program CKG Sekolah sepanjang 2026.