Strabismus atau Mata Juling: Kenali Gejala hingga Cara Mengatasinya

Strabismus atau mata juling bukan sekadar masalah penampilan. Kenali gejala dan cara mengatasinya.

Diterbitkan 11 Agustus 2026, 12:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Strabismus atau mata juling merupakan kondisi ketika posisi kedua mata tidak sejajar. Akibatnya, satu mata dapat melihat lurus ke arah objek, sementara mata lainnya menyimpang ke arah tertentu.

Penyimpangan tersebut bisa mengarah ke dalam, ke luar, ke atas, atau ke bawah. Kondisi ini membuat kedua mata tidak mengarah pada objek yang sama secara bersamaan.

Dokter Spesialis Mata Konsultan Pediatric Ophthalmology & Strabismus sekaligus Ketua Layanan Pediatric Ophthalmology & Strabismus JEC Eye Hospitals and Clinics, Dr. Gusti G. Suardana, SpM(K) menjelaskan bahwa pada kondisi normal, kedua mata seharusnya mengarah pada objek yang sama.

"Strabismus adalah suatu kondisi ketika seharusnya kedua mata mengarah pada objek yang sama. Kalau kita melihat kamera, misalnya, kedua mata saya harus menuju kamera. Mata kanan ke situ, mata kiri juga sama, persis. Keduanya tidak boleh meleset," kata Gusti di peluncuran Pusat Operasi Mata Juling RS Mata JEC @ Menteng pada Senin, 10 Agustus 2026.

Menurutnya, ketika satu mata mengarah pada suatu objek, sementara mata lainnya menyimpang, kondisi tersebut disebut strabismus.

Strabismus selama ini kerap dianggap hanya sebagai persoalan kosmetik karena membuat posisi mata terlihat tidak simetris. Padahal, dampaknya bisa lebih luas, terutama terhadap fungsi penglihatan.

"Fungsi penglihatan akan terganggu bila ada strabismus," ujar Gusti.

Pada anak, strabismus yang tidak ditangani juga dapat menyebabkan salah satu mata menjadi mata malas atau ambliopia.

Kondisi ini dapat terjadi ketika otak lebih sering menggunakan mata yang tidak juling dan mengabaikan gambar dari mata yang menyimpang.

Oleh sebab itu, deteksi dan penanganan sejak dini menjadi penting. Semakin cepat kondisi diketahui, semakin besar peluang untuk mengoptimalkan fungsi penglihatan kedua mata.

Selain masalah penglihatan, mata juling juga dapat memengaruhi kondisi psikologis anak. Anak dengan strabismus dapat menjadi sasaran perundungan sehingga kepercayaan dirinya menurun.

"Yang mestinya dia pede jadi kurang pede. Karena kurang pede jadi serba canggung," kata Gusti.

Menurutnya, kondisi tersebut pada akhirnya dapat berpengaruh terhadap kualitas hidup anak.

 

Gejala Strabismus atau Mata Juling

Gejala yang paling mudah dikenali adalah posisi kedua mata yang terlihat tidak sejajar. Salah satu mata dapat tampak mengarah ke dalam, ke luar, atas, atau bawah ketika melihat suatu objek.

Pada kondisi tertentu, strabismus juga dapat menyebabkan penglihatan ganda atau diplopia. Gangguan ini terutama dapat terjadi ketika seseorang yang sebelumnya memiliki penglihatan binokuler tiba-tiba mengalami mata juling.

"Kalau orang yang sebelumnya bisa melihat dengan kedua mata, kemudian tiba-tiba mengalami mata juling, penglihatannya bisa menjadi dua atau ganda. Kondisi ini disebut diplopia," ujarnya.

Apa strabismus bisa disembuhkan? Penanganan strabismus perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Tujuannya bukan hanya memperbaiki posisi mata, tapi juga mengoptimalkan fungsi penglihatan binokuler.

Pada kondisi tertentu, kata Gusti, operasi strabismus dapat dilakukan sesuai indikasi. Operasi bertujuan memperbaiki kesejajaran atau alignment mata agar posisinya stabil.

"Tujuan operasi strabismus adalah, saya ingatkan kembali lagi, mencapai alignment. Alignment itu kedudukan. Ya, mata yang stabil. Stabil, jangan dianggap stabil bukan hanya kadang-kadang, tapi stabil, selalu, kalau bisa," kata Gusti.

Selain memperbaiki posisi mata, penanganan juga bertujuan mengoptimalkan fungsi binokuler, mengurangi penglihatan ganda, serta membantu memulihkan persepsi kedalaman atau depth perception.

Dengan demikian, mata juling sebaiknya tidak dianggap hanya sebagai masalah penampilan. Pemeriksaan oleh dokter spesialis mata diperlukan untuk mengetahui kondisi penglihatan dan menentukan penanganan yang sesuai.