Laporan Liputan6.com dari Malaysia: Layanan Medis yang Dicari Pasien Indonesia

Sunway Medical Centre ungkap layanan medis yang banyak dicari pasien Indonesia di Malaysia.

Diterbitkan 31 Agustus 2026, 18:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pasien Indonesia yang berobat ke Malaysia kini tidak hanya mencari teknologi medis yang belum tersedia di Tanah Air. Layanan medis dengan tingkat subspesialisasi tinggi justru semakin banyak menjadi pertimbangan, terutama bagi pasien dengan kondisi yang membutuhkan penanganan khusus.

Hal tersebut disampaikan Chief Executive Officer Sunway Medical Centre, Sunway City, Erica Lam, saat berbincang dengan jurnalis Liputan6.com, Aditya Eka Prawira, di Malaysia pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Menurut Erica, sekitar empat hingga lima tahun lalu, pasien internasional, termasuk dari Indonesia, banyak datang ke Malaysia karena teknologi medis tertentu belum berkembang sepenuhnya di Indonesia.

Namun, perkembangan layanan kesehatan di Indonesia membuat kebutuhan pasien ikut berubah. "Pasien Indonesia sekarang lebih banyak datang untuk mendapatkan layanan yang sangat terspesialisasi, yang mungkin belum tersedia secara luas di rumah sakit Indonesia," ujar Erica.

Sebagai rumah sakit swasta kuarterner, Sunway Medical Centre memiliki lebih dari 280 konsultan dan lebih dari 80 subspesialisasi. Beberapa layanan yang menjadi keunggulan antara lain bedah saraf kompleks dan onkologi tingkat lanjut.

Sunway Medical Centre juga memiliki layanan yang cukup khusus, yakni hematologi anak. Erica mengatakan layanan tersebut belum banyak tersedia, bahkan di sejumlah rumah sakit di Malaysia.

"Misalnya, hematologi anak dan bedah robotik. Tidak semua rumah sakit memiliki layanan tersebut," katanya.

Pasien Indonesia Datang untuk Opini Kedua

 

Selain mencari layanan subspesialisasi, pasien Indonesia juga datang untuk mendapatkan second opinion atau opini kedua.

Erica menilai hal tersebut merupakan langkah yang wajar, terutama ketika pasien menghadapi penyakit serius dan membutuhkan informasi lebih lengkap mengenai kondisi maupun pilihan pengobatannya.

"Bagi pasien, sebenarnya tidak terlalu penting apakah mereka datang dari Indonesia, Malaysia, atau negara lain. Yang terpenting adalah mendapatkan informasi yang tepat mengenai penyakit mereka dan mengetahui ke mana harus mencari pengobatan terbaik," ujar Erica.

Dia mengatakan pasien terkadang tidak mengetahui pilihan pengobatan yang tersedia. Akibatnya, mereka cenderung memilih rumah sakit terdekat dengan harapan mendapatkan penanganan terbaik.

Oleh sebab itu, Sunway Medical Centre berupaya meningkatkan pemahaman pasien mengenai layanan yang tersedia, termasuk layanan yang sangat terspesialisasi.

Erica mencontohkan anak yang didiagnosis leukemia. Menurutnya, pasien dengan kondisi serius seperti itu perlu mendapatkan penanganan di rumah sakit yang memiliki keahlian khusus, meski harus menempuh perjalanan lebih jauh.

"Ketika seorang anak didiagnosis leukemia, ini merupakan kondisi yang sangat serius. Dalam situasi seperti itu, pasien mungkin perlu datang ke rumah sakit yang memiliki layanan khusus untuk menangani penyakit tersebut," ujarnya.

Fokus pada Pengalaman Pasien

Di tengah persaingan rumah sakit di Malaysia, Sunway Medical Centre tidak hanya mengandalkan teknologi dan fasilitas. Erica mengatakan rumah sakit harus terus berinvestasi pada tenaga medis, talenta, layanan, dan teknologi.

Menurutnya, keunggulan rumah sakit tidak boleh berhenti pada gedung atau peralatan canggih. Fokus utama tetap pada pasien.

"Pada akhirnya semua ini bukan hanya tentang gedung, peralatan, atau teknologi. Semuanya kembali kepada pasien," kata Erica.

Sunway Medical Centre juga tengah mempersiapkan penerapan precision medicine atau pengobatan presisi agar rencana terapi dapat semakin disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien.

Untuk pasien internasional, rumah sakit berupaya memberikan pengalaman yang terintegrasi sejak sebelum keberangkatan hingga setelah pasien kembali ke negara asal.

Pasien dapat memperoleh bantuan mulai dari komunikasi awal, penjemputan di bandara, akomodasi, penerjemah, hingga pendampingan selama menjalani pengobatan.

Bahkan setelah pasien kembali ke Indonesia, tim Sunway Medical Centre dapat membantu berkoordinasi dengan dokter atau fasilitas kesehatan di Indonesia jika pasien membutuhkan tindak lanjut.

"Bagi pasien asing yang datang ke Malaysia untuk mendapatkan pengobatan, hal-hal kecil seperti ini sangat penting," pungkas Erica.