Liputan6.com, Jakarta - Di tengah maraknya kencan daring, muncul berbagai istilah baru yang menggambarkan pola hubungan yang kurang sehat, seperti ghosting, love bombing, hingga gaslighting. Salah satu perilaku lainnya yang juga perlu diwaspadai adalah breadcrumbing.
Istilah tersebut menggambarkan situasi ketika seseorang hanya memberikan perhatian kecil agar orang lain tetap berharap, tetapi tanpa niat membangun hubungan yang serius atau kerap disebut PHP atau Pemberi Harapan Palsu (PHP) dalam masyarakat Indonesia.Â
Psikolog berlisensi sekaligus pendiri The Center for Relationships, Vagdevi Meunier, Psy.D., menjelaskan bahwa breadcrumbing semakin sering ditemukan seiring berkembangnya budaya kencan daring.
Advertisement
"Maraknya kencan daring memudahkan seseorang untuk sesekali menebar 'remah-remah' perhatian dan membuat orang lain tetap terpikat tanpa adanya bukti ketertarikan yang nyata, konsistensi, ataupun komitmen," jelas Meunier.
Menurutnya, perilaku tersebut memang bisa terjadi tanpa disengaja. Namun, bentuk yang lebih serius adalah ketika seseorang dengan sadar terus memberikan sinyal seolah tertarik, padahal sebenarnya tidak memiliki niat menjalin hubungan romantis yang berkelanjutan.
Sejalan dengan itu, pakar hubungan Weena Wise, L.C.M.F.T., mengatakan bahwa breadcrumbing terjadi ketika seseorang mempertahankan harapan pasangannya dengan memberikan segala bentuk perhatian secara berkala.
"Hal ini menjadi manipulatif ketika pelaku breadcrumbing sadar bahwa perasaannya tidak sejalan dengan perasaan pasangannya dan ia tidak memiliki niat sungguh-sungguh untuk membangun hubungan yang konsisten serta bermakna," ujarnya.
Wise menambahkan, korban breadcrumbing sering kali mengalami kebingungan karena hubungan terasa maju-mundur. Mereka mungkin sesekali mendapat perhatian, tetapi tidak pernah memperoleh kepastian.
"Menjadi pihak yang menerima perlakuan breadcrumbing ibarat menaiki roller coaster emosional. Seiring waktu, seseorang dapat mengalami keraguan diri, kebingungan, kemarahan, hingga rasa kesal," katanya melansir laman Prevention, Kamis (30/7/2026).
Ciri-ciri Breadcrumbing
Â
Menurut Meunier dan Wise, ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan, diantaranya:
- Orang tersebut jarang menghubungi lebih dulu dan baru memberi perhatian ketika Anda yang memulai komunikasi.
- Percakapan hanya berisi candaan, rayuan, atau basa-basi tanpa pernah berkembang menjadi pembahasan yang lebih serius.
- Pelaku breadcrumbing biasanya kembali menunjukkan perhatian saat seseorang mulai menjauh atau kehilangan ketertarikan.
- Perkataan tidak sesuai dengan tindakan. Misalnya sering berbicara soal masa depan hubungan, tetapi tidak pernah menunjukkan komitmen nyata.
- Hubungan terasa terbatas karena mereka menetapkan batas kaku perihal waktu dan kedekatan emosional.
Â
Advertisement
Menghadapi Pelaku Breadcrumbing
Jika mulai merasa mengalami breadcrumbing, Wise menyarankan untuk membicarakan hal tersebut secara terbuka dengan dia. Agar diskusi lebih jelas, jelaskan contoh-contoh perilaku yang membuat Anda merasa bingung atau jauh dari kepastian dan kejelasan
Selain itu, Anda perlu tegas mengatakan bentuk hubungan yang sebenarnya diharapkan, seperti hubungan yang lebih konsisten, terbuka, dan saling menghargai.
Apabila setelah pembicaraan tersebut pola perilaku yang sama masih berulang, mengakhiri hubungan dinilai bisa menjadi pilihan terbaik. "Hubungan yang sehat membutuhkan timbal balik. Jika perilaku yang sama terus berlangsung, mungkin lebih baik bagi kesehatan Anda untuk benar-benar mengakhiri hubungan tersebut," ujar Wise.
Meunier juga mengingatkan agar tidak terus menyalahkan diri sendiri apabila pernah menjadi korban breadcrumbing. Menurutnya, siapa pun bisa terjebak dalam hubungan manipulatif karena pelaku umumnya sangat mahir memberikan harapan tanpa komitmen yang nyata.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311576/original/011498300_1785406882-kemenhaj_petugas_haji_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311330/original/051013700_1785399316-Screenshot_2026-07-30_144448.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5455556/original/058687200_1766711056-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-26T080132.246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5127770/original/082608800_1739182169-Komunikasi_pasangan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5460366/original/036604200_1767247981-close-up-cute-kid-sleeping.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296540/original/013361800_1784017022-Ilustrasi_Kopi__Minum_Kopi_oleh_Aditya_Eka_Prawira__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309678/original/032823700_1785236362-WhatsApp_Image_2026-07-28_at_5.52.37_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534671/original/099233100_1773879421-unnamed_-_2026-03-19T070815.361.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311444/original/030381700_1785402623-Naila_Sinapoy.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3001829/original/013486200_1576833440-alicia-petresc-c3KZP4azG6g-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5393151/original/045077400_1761544110-IMG-20251027-WA0016.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311453/original/089619600_1785402718-WhatsApp_Image_2026-07-30_at_4.02.28_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311298/original/027657300_1785398035-WhatsApp_Image_2026-07-30_at_1.07.56_PM.jpeg)