Liputan6.com, Jakarta - Pernah merasa sudah mengatur porsi makan, mengurangi camilan manis, hingga rutin berolahraga, tapi berat badan tetap sulit turun?
Kondisi ini tentu bisa membuat frustrasi. Tak sedikit orang akhirnya menganggap dirinya kurang disiplin atau merasa gagal menjalani diet.
Padahal, berat badan sulit turun tidak selalu disebabkan terlalu banyak makan atau kurang bergerak. Secara medis, obesitas merupakan penyakit kronis kompleks yang dipengaruhi banyak faktor, mulai dari genetik, hormon, fungsi otak dalam mengatur rasa lapar dan kenyang, perilaku makan, kondisi psikologis, hingga lingkungan.
Advertisement
"Makanya disebut Obesity is a disease," kata Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia (PDGKI), dr. Erwin Christianto, Sp.GK, M.Gizi.
Obesitas Bukan Sekadar Makan Banyak
Menurut dr. Erwin, anggapan bahwa obesitas hanya terjadi karena seseorang terlalu banyak makan sudah harus ditinggalkan. "Kalau dulu kita hanya mengenal obesitas karena makan terlalu banyak, sekarang kita tahu penyebabnya jauh lebih kompleks,"Â kata Erwin.
Dia, menjelaskan, obesitas merupakan penyakit kronis yang bersifat multifaktorial. Artinya, kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh banyak faktor yang saling berinteraksi.
Beberapa di antaranya adalah faktor genetik, hormonal, gangguan fungsi otak dalam mengatur rasa lapar dan kenyang, stres, kurang tidur, hingga efek samping penggunaan obat-obatan tertentu.
Karena penyebabnya berbeda-beda, perjalanan obesitas pada setiap orang juga tidak selalu sama.
Sudah Diet tapi Berat Badan Tak Turun
Lantas, mengapa berat badan sulit turun meski sudah diet? Menurut Erwin, diet pada dasarnya berarti mengatur pola makan, bukan berhenti makan.
"Kalau seseorang sudah mengurangi makan tetapi berat badannya tidak turun, kita perlu mencari penyebabnya," tambah Erwin.
Penyebabnya bisa berasal dari kebiasaan ngemil yang tidak disadari. Kondisi tubuh dan metabolisme juga dapat memengaruhi bagaimana zat gizi diolah dan energi disimpan sebagai lemak.
Oleh sebab itu, berat badan yang sulit turun tidak seharusnya langsung dianggap sebagai tanda kurang disiplin. Erwin juga mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengikuti tren diet di media sosial.
Erwin, menekankan, diet yang berhasil pada satu orang belum tentu memberikan hasil yang sama pada orang lain karena kondisi metabolisme setiap orang berbeda.
Â
Kapan Harus Mulai Waspada?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4478040/original/079817700_1687486022-towfiqu-barbhuiya-J6g_szOtMF4-unsplash.jpg)
Masalah obesitas di Indonesia juga tidak bisa dianggap sepele. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, hampir satu dari empat orang dewasa mengalami obesitas.
Obesitas juga berkaitan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes melitus tipe 2, penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker.
Salah satu langkah awal yang bisa dilakukan adalah memantau Indeks Massa Tubuh (BMI). Namun, kata Erwin, BMI hanya menjadi indikator awal untuk skrining dan bukan penentu mutlak kondisi kesehatan seseorang.
Lalu, kapan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter?
"Kalau dalam dua sampai tiga bulan berat badan atau lingkar perut terus meningkat, itu sudah menjadi tanda bahaya awal,"Â ujarnya.
Keluhan seperti mudah lelah, lutut sering nyeri saat naik tangga, bangun tidur tidak terasa segar, hingga aktivitas sehari-hari mulai terganggu juga perlu diperhatikan.
Â
Advertisement
Penanganan Obesitas Tidak Bisa Disamakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3218499/original/006099000_1598349340-photo-1522844990619-4951c40f7eda.jpg)
Penanganan obesitas tidak bisa menggunakan pendekatan yang sama untuk semua orang. Kondisi setiap pasien perlu dievaluasi secara menyeluruh.
Dokter Spesialis Gizi Klinik tidak hanya bertugas menyusun menu makanan. Dokter juga mengevaluasi penyebab penumpukan lemak, kondisi metabolik, komposisi tubuh, serta ada atau tidaknya penyakit penyerta.
Hasil evaluasi tersebut kemudian menjadi dasar untuk menentukan terapi gizi medis yang sesuai.
Perubahan gaya hidup tetap menjadi fondasi utama, termasuk memperbaiki pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, dan mengelola stres.
Namun, pada kondisi tertentu, ketika metabolisme sudah mengalami gangguan, seseorang mungkin membutuhkan terapi medis tambahan, termasuk obat-obatan melalui injeksi.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347618/original/023130800_1789360178-HOAX__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491146/original/066985700_1770086696-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T094228.234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5366233/original/085378000_1759221040-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_13.43.19_aa3a7a8a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347595/original/016603600_1789357574-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-14T104506.658.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4020841/original/061924400_1652351026-chander-r-AtfA8NDgpKA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343928/original/029365100_1788925942-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_09.14.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340277/original/096438600_1788499326-ChatGPT_Image_4_Sep_2026__12.19.35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5002260/original/093287900_1731388996-electric-rice-cooker-wooden-countertop-kitchen_154515-8668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3580597/original/035493700_1632369125-engin-akyurt-PcU17evKnew-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298678/original/030095500_1784179616-Ilustrasi_Ramen__Makan_Ramen__Ramen_Korea__Mi_Ramen_oleh_Aditya_Eka_Prawira__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2919602/original/032517500_1569240834-gesina-kunkel-SUkN3DyFJjk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5189478/original/018051400_1744781051-fuu-j-Fu7RNjl-pW0-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327571/original/084842500_1787115453-Lee_Su_Hyun_AKMU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4851179/original/012225200_1717394494-Ramen_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327000/original/071780400_1787046566-Nasi_Uduk.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4857638/original/070950400_1717898392-diana-polekhina-OpB7gkQY9oc-unsplash.jpg)