Liputan6.com, Jakarta - Penyakit jantung bawaan pada anak masih menjadi salah satu kondisi yang sering terlambat disadari orang tua. Padahal, tanda penyakit jantung bawaan sebenarnya bisa muncul sejak bayi baru lahir, bahkan saat proses menyusu.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Kardiologi Pediatrik dan Penyakit Jantung Bawaan, dr. Yovi Kurniawati, Sp. J.P, Subsp. K.Ped.P.J.B. (K)Â menjelaskan bahwa penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung atau fungsi sirkulasi jantung yang sudah ada sejak lahir.
Menurut dokter yang sehari-hari praktik di RS Pondok Indah – Pondok Indah, penyebab penyakit jantung bawaan pada beberapa kasus memang belum diketahui secara pasti.
Advertisement
Namun, ada sejumlah faktor yang diduga berkaitan dengan kondisi tersebut, seperti sindrom tertentu, infeksi pada ibu saat hamil, hingga paparan asap rokok dan alkohol selama kehamilan.
"Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung dan atau fungsi sirkulasi jantung yang sudah ada sejak lahir," ujar Yovi dikutip dari Antara pada Jumat, 8 Mei 2026.
Yovi, mengatakan, salah satu tanda penyakit jantung bawaan yang perlu diwaspadai orang tua adalah ketika bayi menyusu secara terputus-putus karena sesak napas. Kondisi ini sering kali membuat bayi mudah lelah saat minum ASI atau susu.
Selain itu, berat badan anak juga biasanya sulit naik meski sudah diberikan asupan yang cukup. "Anak yang menyusu terputus-putus karena sesak napas ada kemungkinan menderita penyakit jantung bawaan," ujar Yovi.
Tak hanya itu, gejala lain yang perlu diwaspadai antara lain batuk dan demam berulang, napas cepat, detak jantung lebih kencang, hingga pembengkakan pada kaki atau perut.
Orang tua juga perlu memperhatikan bila bibir, bagian dalam mulut, atau ujung kuku anak tampak kebiruan.
Menurut Yovi, perubahan warna kebiruan tersebut bisa menjadi tanda kadar oksigen dalam darah tidak optimal akibat gangguan pada jantung.
Â
Pemeriksaan Penyakit Jantung Bawaan Anak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299507/original/054605100_1753842252-c86f471a-703b-49ed-bf9f-ea0e7d99f788.jpg)
Guna memastikan diagnosis, dokter biasanya akan melakukan serangkaian pemeriksaan mulai dari pengecekan riwayat kesehatan pasien, pemeriksaan fisik, rekam jantung, foto rontgen dada, hingga USG jantung atau ekokardiografi.
Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan tambahan seperti pulse oximetry, CT scan, MRI, hingga kateterisasi bila diperlukan.
Dalam sesi wawancara, dokter biasanya akan menggali informasi terkait gejala yang paling sering muncul, riwayat kehamilan ibu, riwayat keluarga, hingga pertumbuhan anak sejak lahir.
Menurut Yovi, penyakit jantung bawaan sebenarnya bisa ditangani apabila terdeteksi lebih awal. Penanganannya pun berbeda-beda tergantung kondisi pasien.
"Pada penatalaksanaannya bisa saja kita lakukan medikamentosa atau pemberian obat-obatan, namun perlu pengamatan lebih lanjut. Bisa juga kateterisasi, intervensi nonbedah, hingga operasi,"Â katanya.
Dia juga menjelaskan bahwa saat ini tindakan kateterisasi dapat dilakukan dengan metode Zero Fluoroscopy Procedure tanpa radiasi menggunakan bantuan echocardiography atau USG jantung.
"Tindakan ini dilakukan karena paparan radiasi terhadap pasien dan dokter atau operator yang berulang akan memberikan efek buruk terhadap kesehatan, jadi sebisa mungkin perlu dihindari,"Â ujarnya.
Â
Advertisement
Bila Penyakit Jantung Bawaan pada Anak Tidak Segera Ditangani
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5107668/original/035982900_1737688039-1737686728548_tips-agar-asi-cepat-keluar.jpg)
Bila tidak ditangani dengan baik, penyakit jantung bawaan dapat menyebabkan komplikasi serius seperti gagal jantung, gangguan irama jantung, hipertensi paru, infeksi jantung, hingga kematian prematur.
Oleh sebab itu, Yovi menekankan pentingnya skrining sejak bayi baru lahir. Salah satu pemeriksaan yang kini direkomendasikan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) adalah pemeriksaan oksimetri untuk mengukur kadar oksigen dalam darah bayi.
"Jadi, bayi baru lahir diperiksa oksimetrinya atas sama bawah, kaki sama tangan. Ini untuk menilai ada penyakit jantung kritis atau enggak," pungkasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709839/original/047593100_1782789385-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T101408.733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5060272/original/089595100_1734755918-1734751780763_tips-asi-banyak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259216/original/078310400_1781491972-AP26165670492100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8693587/original/054340800_1782757524-063_2283889620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5504735/original/077961900_1771295701-PJB.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5321439/original/077827900_1755673211-20250820_111731.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4797625/original/086838300_1712546651-Ilustrasi_bayi_laki-laki__perempuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5294924/original/059949500_1753424920-aditya-romansa-5zp0jym2w9M-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325350/original/019674800_1755962234-f5af22af-c8d1-4ba8-afbf-4808930942be.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4580556/original/092818400_1695101161-robina-weermeijer-z8_-Fmfz06c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491516/original/089285900_1770098507-WhatsApp_Image_2026-01-29_at_6.10.13_PM__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545744/original/054955000_1775207443-d4c19f9b-d973-4301-ac59-a2df8893f178.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3399709/original/093637800_1615536604-SATSUMA_MARBLE_02.jpg)