Kisah Haru Damkar Jadi Ayah Pengganti Saat Ambil Rapor

Momen ambil rapor di Ambon terasa berbeda saat Damkar hadir membawa dukungan bagi siswa.

Diterbitkan 24 Juni 2026, 13:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah petugas pemadam kebakaran (Damkar) menyambangi SMP Negeri 19 Ambon pada Jumat, 19 Juni 2026. Bukan karena kebakaran, kehadiran mereka bertujuan menjadi ayah pengganti bagi anak-anak yang hendak menerima rapor.

Dalam kesempatan ini, petugas Damkar menjadi figur pendamping yang berperan sebagai ayah bagi anak-anak yang tidak dapat didampingi ayah kandungnya pada momen-momen penting, baik karena ayah bekerja di luar kota maupun telah meninggal dunia, seperti pada momen penerimaan rapor maupun hari pertama sekolah.

Dengan seragam kebanggaan yang biasa dikenakan saat bertugas menyelamatkan masyarakat, para personel Damkar kali ini hadir dengan misi yang berbeda. Mereka tidak sedang memadamkan api, melainkan menyalakan semangat, kepercayaan diri, dan kebahagiaan anak-anak pada salah satu momen penting dalam perjalanan pendidikan mereka.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku menilai kehadiran figur ayah merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dan membangun ketahanan keluarga.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Dr. Edi Setiawan, mengatakan, Program 'Ayah Pengganti Anak Hebat' lahir dari semangat untuk memastikan tidak ada anak yang merasa sendiri pada momen penting dalam kehidupannya.

Menurutnya, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kehadiran ayah memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan emosional, rasa percaya diri, dan motivasi anak. Namun, realitas menunjukkan masih banyak anak yang tumbuh tanpa kehadiran ayah, baik karena pekerjaan, perceraian, maupun karena ayah telah berpulang.

Di antara puluhan siswa yang menerima rapor hari itu, terdapat sosok Meywa Leimena, siswi SMP Negeri 19 Ambon yang menjadi salah satu penerima manfaat Program Ayah Pengganti Anak Hebat.

Ayah Meywa telah meninggal dunia sejak 2014 ketika dirinya masih berusia tiga tahun. Selama ini, kakaknya yang biasa mendampingi dan mengambil rapor untuknya.

Kisah Siswa Yatim

Hari itu terasa berbeda, untuk pertama kalinya, Meywa menerima rapornya didampingi oleh seorang personel Damkar yang hadir sebagai figur pendamping. Senyum yang menghiasi wajahnya menjadi gambaran sederhana bahwa kehadiran seseorang yang peduli dapat memberikan arti yang besar bagi seorang anak.

Bagi sebagian orang, mendampingi anak mengambil rapor mungkin merupakan hal biasa. Namun, bagi anak-anak seperti Meywa, kehadiran tersebut menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri. Bahwa masih ada orang-orang yang peduli, mendukung, dan percaya pada masa depan mereka.

BKKBN Provinsi Maluku berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak dan mendukung tumbuh kembang generasi muda.

Edi, menambahkan, program ini lahir dari keyakinan bahwa setiap anak berhak mendapatkan perhatian, dukungan, dan pendampingan.

"Ketika seorang ayah tidak dapat hadir karena alasan tertentu, maka lingkungan di sekitar anak harus hadir memberikan dukungan. Hari ini Damkar Kota Ambon menunjukkan bahwa menjadi ayah bukan hanya soal hubungan darah, tetapi juga tentang kepedulian, keteladanan, dan kehadiran," katanya, mengutip keterangan resmi yang diterima Kesehatan Liputan6.com pada Rabu, 24 Juni 2026.

Setiap Anak Berhak Mendapat Perhatian

Dia menambahkan bahwa Maluku menjadi daerah pertama di Indonesia yang menghadirkan personel pemadam kebakaran sebagai figur ayah pengganti dalam momentum penerimaan rapor siswa.

"Kami berharap gerakan ini dapat menginspirasi berbagai instansi, komunitas, dan elemen masyarakat lainnya untuk ikut menghadirkan dukungan bagi anak-anak yang membutuhkan. Karena ketika seorang anak merasa diperhatikan dan didampingi, ia akan tumbuh dengan lebih percaya diri dalam menggapai cita-citanya," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Edo Hehamahua, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang dibangun bersama BKKBN Perwakilan Provinsi Maluku.

"Perwakilan personel Damkar hadir menjadi ayah pengganti bagi anak-anak yang tidak memiliki ayah atau ayahnya bekerja di luar kota sehingga tidak bisa mengambil rapor," kata Edo.

"Kami bersyukur dilibatkan dalam kegiatan ini dan berharap kegiatan ini akan menjadi motivasi bagi kami dalam melaksanakan tugas sebagai ayah pengganti serta memberikan penyemangat bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik," tambahnya.