Nama Erling Haaland Ramai Dipilih untuk Bayi di Peru

Erling Haaland tak hanya bersinar di lapangan, namanya kini ramai dipilih untuk bayi di Peru.

Diterbitkan 14 Juli 2026, 12:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Lima - Pemain sepak bola Norwegia, Erling Haaland, tengah menjadi sorotan berkat performa impresifnya di Piala Dunia 2026. Mengutip France 24, Selasa (14/7/2026), popularitas striker berumur 25 tahun itu terus melambung seiring keberhasilan Norwegia mencetak sejarah di turnamen tersebut.

Haaland telah mengoleksi tujuh gol dari empat penampilan di Piala Dunia 2026. Dia juga mencetak dua gol saat Norwegia menumbangkan Brasil dan memastikan tiket ke perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Demam Haaland bahkan menjalar hingga Peru. Di negara tersebut, banyak orang tua, terutama para ibu, terinspirasi menamai bayi mereka dengan nama sang bintang sepak bola.

Berdasarkan data badan pencatatan sipil nasional Peru, sebanyak 468 bayi memiliki nama belakang "Haaland". Sementara itu, 91 bayi didaftarkan dengan nama lengkap 'Erling Haaland'. "Berbagai bintang sepak bola menjadi inspirasi bagi warga Peru dalam menamai anak-anak mereka," ujar juru bicara badan pencatatan sipil Peru, Ivan Torres.

Torres menjelaskan bahwa nama Haaland mulai banyak didaftarkan beberapa pekan setelah Piala Dunia dimulai. Jumlahnya kemudian meningkat tajam ketika Norwegia berhasil melaju ke babak perempat final.

Popularitas Haaland tak hanya dipengaruhi ketajamannya di lapangan. Menurut Psychology Today, sosok Haaland juga identik dengan kekuatan fisik dan pencapaian luar biasa, dua karakteristik yang secara psikologis memiliki daya tarik tersendiri.

Namun, kekuatan fisik saja tidak cukup. Studi Barlev (2025) menunjukkan bahwa kekuatan akan dipandang positif ketika digunakan untuk melindungi, membantu, dan memberi rasa aman, bukan untuk mengintimidasi atau mengendalikan orang lain.

Hal tersebut tercermin dari sikap Haaland di lapangan. Dalam berbagai pertandingan, dia kerap membantu pemain yang terjatuh, baik rekan setim maupun lawan. Dia juga beberapa kali terlihat memastikan kondisi pemain yang cedera dan memberikan pelukan kepada lawan setelah pertandingan berlangsung sengit.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa Haaland tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik saat berlari, berduel, atau mencetak gol spektakuler, tetapi juga menggunakannya dengan empati dan sportivitas.

Kombinasi antara prestasi gemilang dan karakter positif inilah yang diduga membuat banyak masyarakat Peru mengagumi Haaland, bahkan menjadikannya inspirasi dalam memberi nama kepada anak-anak mereka.