Liputan6.com, Jakarta - Tak sedikit traveler yang jatuh sakit setelah atau bahkan saat perjalanan liburan berlangsung. Mulai dari batuk, pilek, demam, hingga tubuh terasa drop usai bepergian.
Menurut dokter spesialis penyakit dalam konsultan Sukamto, traveler termasuk kelompok yang lebih rentan tertular penyakit seperti influenza. Hal ini terjadi karena saat melakukan perjalanan ke luar kota atau negeri, traveler melakukan mobilitas yang tinggi hingga faktor kelelahan yang menyebabkan imunitas tubuh menurun.
"Traveler termasuk kelompok berisiko tinggi (tertular influenza). Hal ini karena paparan strain virus yang berbeda-beda, interaksi sosial yang intensif, serta kelelahan yang menurunkan daya tahan tubuh," kata Sukamto dalam acara bersama Kalventis beberapa waktu lalu di Jakarta.
Advertisement
Risiko penularan tidak berhenti saat perjalanan selesai. Virus yang didapat selama liburan bisa ikut terbawa pulang dan menular kepada anggota keluarga di rumah.
Ia menggambarkan situasi yang kerap terjadi setelah seseorang kembali dari perjalanan. Pada hari pertama pulang, traveler biasanya disambut hangat keluarga dengan pelukan atau cium pipi. Namun beberapa hari kemudian mulai muncul gejala seperti batuk, pilek, atau demam akibat infeksi yang sebelumnya tidak disadari.
“Seminggu kemudian pasangan di rumah ikut sakit. Orang tua di rumah juga bisa tertular. Ini yang saya sebut sebagai beban yang tidak terlihat,” katanya.
Beban Emosional
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/6026581/original/002520900_1778917809-WhatsApp_Image_2026-05-16_at_12.46.11_PM.jpeg)
Selain mesti mengeluarkan biaya untuk berobat, sakit saat liburan atau usai berlibur pun bisa berdampak pada kondisi emosional.
"Seperti perasaan usai jalan-jalan kok sakit, atau perasaan tidak nyaman ke rekan kantor karena mesti izin usai berlibur," tutur Sukamto.
Guna mencegah keparahan bila terpapar virus saat liburan, ia pun menyarankan traveler untuk melakukan vaksinasi influenza. Vaksinasi ini bukan hanya melindungi diri tapi juga keluarga di rumah.
"Bagi traveler vaksinasi mempunyai perlindungan ganda, buat diri kita dan orang-orang yang kita temui usai pulang dari perjalanan," kata Ketua Satgas Imunisasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) ini.
Selain vaksin influenza, traveler diminta untuk mengecek vaksin yang direkomendasikan sebelum masuk ke negara tertentu. Seperti di beberapa negara di Afrika dan Amerika Selatan direkomendasikan vaksin yellow fever.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4301837/original/002335600_1674614987-tomek-baginski-EI3lexoBY60-unsplash_1_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776135/original/014006000_1782843284-063_2284049459.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776134/original/059322300_1782843171-000_B8UA24W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3299157/original/094356500_1605660408-AP20322768020969.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710453/original/039368100_1782790641-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485457/original/070806700_1769507349-bgs_jkn.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8144207/original/009352100_1780996945-55322489703_f4223effd4_c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411293/original/086765200_1763010317-pregnant-woman-with-baby-shoes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3225987/original/098481400_1599023065-Imunisasi-Campak5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529198/original/048081600_1773311046-vaksin_campak.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299507/original/054605100_1753842252-c86f471a-703b-49ed-bf9f-ea0e7d99f788.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421680/original/029124600_1763956067-Vaksinasi_ibu_hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573230/original/087262800_1777886481-WhatsApp_Image_2026-05-04_at_4.16.22_PM.jpeg)