Puncak Haji Dimulai, Jemaah Perlu Tahu Lokasi 2 Klinik Kesehatan di Armuzna

PPIH menyiagakan 2 klinik kesehatan saat puncak haji di Armuzna. Jemaah wajib tahu lokasi dan layanannya.

Diterbitkan 25 Mei 2026, 18:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Mekkah - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiagakan dua Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) selama puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Maria Assegaf, mengatakan saat jumpa pers di Jakarta pada Senin, 25 Mei 2026,"PPIH Arab Saudi telah menyiagakan satu Klinik Kesehatan Haji Indonesia di Arafah dan satu Klinik Kesehatan Haji Indonesia di wilayah Mina."

Pemerintah Indonesia mengerahkan lebih dari 1.200 tenaga kesehatan untuk melayani jemaah haji tahun ini. Setiap kelompok terbang (kloter) mendapat pendampingan satu dokter dan satu perawat.

PPIH juga mengerahkan 657 petugas Satgas Arafah di berbagai titik layanan selama fase Armuzna. Petugas terdiri atas unsur adhoc Arafah, koordinator markaz, pengawas konsumsi, serta petugas layanan lainnya.

Maria menyebut bahwa petugas bertugas memastikan pergerakan jemaah berjalan tertib, aman, dan terpantau selama proses puncak haji berlangsung.

Pemerintah mulai memberangkatkan jemaah haji Indonesia secara bertahap dari hotel di Makkah menuju Arafah, Senin. Pemberangkatan terbagi dalam tiga tahap, yakni pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi.

"Untuk keberangkatan tahap pertama, ini sudah mulai dilakukan dan Alhamdulillah berjalan dengan lancar," ujar Maria.

Kementerian mengimbau jemaah menjaga stamina selama menjalani fase Armuzna yang membutuhkan mobilitas tinggi. Jemaah diminta memperbanyak konsumsi air putih, beristirahat cukup, dan menghindari aktivitas yang menguras tenaga di luar kebutuhan ibadah.

Maria juga meminta jemaah segera melapor kepada petugas kesehatan jika mengalami keluhan, seperti lemas, pusing, sesak napas, atau gangguan kesehatan lainnya.

"Karena menjaga kesehatan adalah bagian terpenting dari ikhtiar kita bersama agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalankan dengan aman, lancar, dan khusyuk," pungkas Maria.