Liputan6.com, Jakarta - Di Provinsi Jiangsu, China, seorang kakek berumur 75 tahun bernama Zhu Yunchang rela menjadi influencer kecantikan demi membiayai pengobatan cucunya yang mengidap penyakit genetik langka, Spinal Muscular Atrophy (SMA).
Sehari-hari, Zhu merawat sang cucu, Cao Jingyan, yang kini berumur sembilan tahun. Pada malam hari, dia melakukan siaran langsung (live) di media sosial hingga tengah malam guna memperoleh penghasilan tambahan. Istrinya pun selalu setia menemaninya selama siaran berlangsung.
Dikutip Oddity Central dari Kanal Global Liputan6.com pada Rabu (8/7/2026) langkah tersebut dilakukan karena biaya pengobatan Jingyan sangat mahal.
Advertisement
Suntikan yang dibutuhkan mencapai sekitar 1,4 juta yuan atau setara 206 ribu dolar AS per tahun. Penghasilan dari siaran langsung menjadi salah satu sumber dana penting agar Jingyan tetap bisa menjalani pengobatan.
Putri Zhu, Zhu Wei, mengatakan bahwa ayahnya kini bahkan lebih mahir menggunakan riasan dibanding dirinya. Hal itu menjadi bukti besarnya pengorbanan Zhu demi sang cucu.
Bagi Zhu, merawat Jingyan bukan hanya tanggung jawab sebagai seorang kakek tapi juga sebagai seorang ayah yang ingin melindungi putrinya.
"Saya memikul tanggung jawab ini bukan hanya karena saya seorang kakek, tetapi juga karena saya seorang ayah," ujarnya.
Jingyan didiagnosis mengidap SMA saat berumur enam bulan. Penyakit genetik langka ini menyerang neuron motorik di sumsum tulang belakang sehingga menyebabkan kelemahan otot yang semakin memburuk dan dapat memicu gangguan pernapasan serius.
Dokter menyatakan Jingyan menderita SMA Tipe 1, bentuk paling parah dari penyakit tersebut. Saat itu, keluarga diberi tahu bahwa Jingyan diperkirakan hanya dapat bertahan hidup hingga usia 18 bulan. Kabar itu membuat Zhu Wei terpukul hingga kondisi mentalnya memburuk.
Melihat putrinya tidak sanggup menghadapi situasi tersebut, Zhu memutuskan mengambil alih perawatan cucunya.
"Dia adalah satu-satunya putri saya. Jika sesuatu terjadi padanya, seluruh keluarga kami akan hancur," kata Zhu.
Demi memberikan perawatan terbaik, Zhu bahkan mendatangi unit rehabilitasi di rumah sakit anak setempat dan berpura-pura menjadi anggota keluarga pasien lain agar dapat mempelajari teknik pijat dari para terapis.
Setelah menguasainya, dia rutin memijat Jingyan setiap hari. Bahkan ketika sedang sakit, Zhu tetap menjalankan rutinitas itu dengan mengenakan beberapa lapis masker agar tidak menularkan penyakit kepada cucunya.
Penulis: Teddy Tri Setio Berty/Global
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5696736/original/013814600_1778574800-cek_fakta_cpns_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289290/original/023754000_1783397828-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T111624.224.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/4914490/original/099787900_1723296403-fotor-ai-20240810202341.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409523/original/014973200_1479454255-China.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8306243/original/097675000_1782171964-000_B7XN2AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312895/original/060240200_1782180154-000_B7XU3W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259229/original/005106400_1781492480-AP26165671114272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288987/original/029872300_1783373948-000_B9FD7P2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290285/original/019592500_1783448923-AP26188662265039.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290283/original/065124300_1783447708-063_2285092809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290319/original/093820900_1783458944-063_2285110228.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9255377/original/086914700_1783150367-diaz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290273/original/087493600_1783443068-000_B9JE88E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290280/original/032335300_1783446810-063_2285091355.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9244197/original/033744500_1783137218-col3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2704247/original/044238300_1547530681-Bendera_China.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288965/original/024752100_1783354103-20260706_230055.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2378260/original/043496800_1539056307-bendera_china_as.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8453238/original/073560000_1782350375-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563533/original/046149400_1776904156-AP26108447326306.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7257322/original/039617600_1780043627-1000036411.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4548282/original/017041900_1692762600-ai-generated-7573604_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5684915/original/051335000_1778558082-Untitled.jpg)