Liputan6.com, Jakarta - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) kini memasuki fase baru. Tidak lagi hanya berfokus pada deteksi dini penyakit, program ini mulai menyediakan layanan tatalaksana atau pengobatan bagi peserta yang terdiagnosis penyakit kronis, terutama hipertensi dan diabetes melitus.
Transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengubah paradigma pelayanan kesehatan dari yang semula berorientasi pada pengobatan menjadi pencegahan sekaligus pengendalian penyakit secara berkelanjutan.
Hingga 5 Juli 2026, sebanyak 59,6 juta masyarakat telah mengikuti pemeriksaan melalui Program CKG. Angka tersebut melampaui target mingguan yang ditetapkan pemerintah. Dengan dimulainya tahun ajaran baru, Kemenkes optimistis target 130 juta peserta hingga akhir 2026 tetap berada di jalur pencapaian.
Advertisement
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan, CKG bukan hanya menjadi program skrining terbesar yang pernah dilakukan di Indonesia, tetapi juga menjadi fondasi untuk membangun sistem kesehatan yang lebih preventif.
"Semakin banyak masyarakat yang melakukan cek kesehatan, semakin dini penyakit dapat ditemukan dan diobati. Tujuan kita bukan sekadar mengetahui siapa yang sakit tapi memastikan masyarakat tetap sehat dan produktif. Karena itu CKG menjadi investasi kesehatan bangsa dalam jangka panjang," ujar Budi.
CKG Kini Berlanjut hingga Tahap Pengobatan
Mulai 2026, peserta yang terdiagnosis hipertensi maupun diabetes melalui CKG tidak hanya menjalani pemeriksaan, tetapi juga mendapatkan tindak lanjut berupa pengobatan dan pemantauan rutin.
Data sementara menunjukkan 35,4 persen pasien hipertensi yang terdiagnosis pada CKG 2025 telah kembali menjalani pemeriksaan pada CKG 2026. Dari jumlah tersebut, 46,9 persen berhasil mengendalikan tekanan darahnya.
Sementara itu, pada pasien diabetes melitus, 33,1 persen telah kembali mengikuti pemeriksaan lanjutan. Sebanyak 69,4 persen di antaranya berhasil mengendalikan kadar gula darah.
Pemerintah menargetkan sedikitnya 50 persen penderita hipertensi dan diabetes menjalani pengobatan rutin pada 2026. Dari jumlah tersebut, separuhnya diharapkan mampu mencapai kondisi penyakit yang terkendali.
Menurut Menkes Budi, pengobatan yang konsisten menjadi kunci untuk menurunkan angka kematian akibat penyakit jantung dan stroke.
"Pengalaman berbagai negara menunjukkan bahwa skrining harus diikuti dengan pengobatan yang rutin dan pengendalian penyakit. Negara seperti Korea berhasil menurunkan kematian akibat penyakit kardiovaskular melalui pendekatan yang dikenal sebagai Triple 80, yaitu 80 persen masyarakat diskrining, 80 persen penderita diobati, dan 80 persen di antaranya berhasil terkendali. Itulah arah yang sedang kita bangun di Indonesia,"Â katanya.
Â
Data CKG Jadi Dasar Intervensi yang Lebih Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299101/original/087060900_1784193226-Cek_Kesehatan_Gratis_Masuki_Fase_Baru_Penanganan_Penyakit_oleh_Humas_Kemenkes_RI__3_.jpg)
Selain memperluas layanan hingga tahap pengobatan, CKG juga menghasilkan peta kondisi kesehatan masyarakat berdasarkan kelompok usia.
Pada bayi baru lahir, hasil skrining menunjukkan penyakit jantung bawaan kritis menjadi salah satu kondisi yang paling banyak memerlukan pemeriksaan lanjutan. Sementara pada anak usia sekolah dan remaja, karies gigi menjadi masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan dengan prevalensi lebih dari 40 persen.
Temuan lainnya meliputi anemia (27 persen), peningkatan tekanan darah (21 persen), penumpukan kotoran telinga (7 persen), serta gizi lebih dan obesitas (7 persen). Data tersebut juga menunjukkan Indonesia menghadapi double burden of malnutrition, yaitu gizi kurang dan gizi lebih yang terjadi secara bersamaan.
Menkes Budi menilai data CKG menjadi modal penting untuk menyusun kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran sesuai karakteristik setiap kelompok usia.
"Sekarang kita memiliki data kesehatan masyarakat yang jauh lebih lengkap. Kita tahu masalah kesehatan anak SD berbeda dengan anak SMP maupun SMA. Dengan data ini, intervensi pemerintah menjadi lebih tepat sasaran sehingga sumber daya kesehatan dapat digunakan secara lebih efektif,"Â ujar Menkes.
Ke depan, Kementerian Kesehatan akan terus memperluas cakupan CKG, memperkuat tindak lanjut hasil pemeriksaan di fasilitas kesehatan primer, serta memastikan masyarakat yang telah terdiagnosis mendapatkan pengobatan dan pendampingan secara berkelanjutan.
Dengan demikian, Program Cek Kesehatan Gratis diharapkan tidak hanya meningkatkan deteksi dini penyakit, tetapi juga mampu menekan beban penyakit tidak menular dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4536545/original/069114500_1691974925-cek_fakta_satir_ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299087/original/053914000_1784192454-cek_fakta_-_Sherly_Tjoanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4691763/original/031604000_1702982141-Serangan_macan_tutul_melukai_tiga_orang_di_Guwahati-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298603/original/082269600_1784175792-gsafss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299100/original/069194100_1784193225-Cek_Kesehatan_Gratis_Masuki_Fase_Baru_Penanganan_Penyakit_oleh_Humas_Kemenkes_RI__2_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4893064/original/098068400_1721122752-FotoJet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298223/original/011449900_1784155410-063_2286282854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288267/original/024620600_1783308427-eng10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5936533/original/005039500_1778833892-063_2276293040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298224/original/042744300_1784155877-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298444/original/012761000_1784171006-Argentina_s_Leandro_Paredes__5__falls_as_he_battles_for_the_ball_with_England_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298306/original/004606900_1784166640-tuchel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298289/original/003845200_1784165599-063_2286277553.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298237/original/082194800_1784160981-England_head_coach_Thomas_Tuchel_talks_to_England_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298232/original/069179300_1784159975-England_s_Jude_Bellingham__10_.jpg)