Tak Semua Nyeri Sendi Berujung Operasi, Ketahui Tahapan Awalnya

Nyeri sendi tak selalu harus dioperasi. Kenali tahapan penanganan awal sebelum kondisi makin parah.

Diterbitkan 26 Mei 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Operasi bukan satu-satunya jalan keluar ketika nyeri sendi semakin parah. Ortopedi & Traumatologi, Konsultan Hip & Knee RS EMC Grha Kedoya, dr. Rudi Hadinata, M.Ked, Sp.OT (K) Hip & Knee mengatakan bahwa tindakan operasi biasanya menjadi pilihan terakhir setelah berbagai metode penanganan lain tidak berhasil.

"Pengobatan kan awalnya kita coba untuk konservatif. Konservatif itu berarti kita enggak operasi ya," ujar Rudi kepada Kesehatan Liputan6.com usai live streaming Healthy Monday di KLY Office, Gondangdia, Jakarta Pusat pada Senin, 25 Mei 2026, sore.

Menurutnya, penanganan awal biasanya dilakukan dengan pemberian obat guna meredakan nyeri maupun mengatasi peradangan pada sendi. Setelah itu, dokter akan mengevaluasi kondisi pasien secara menyeluruh untuk menentukan langkah berikutnya.

Jika pasien mengalami berat badan berlebih, kata Rudi, dokter biasanya menyarankan penurunan berat badan agar tekanan pada sendi berkurang. Sementara itu, pasien yang memiliki kelemahan otot atau sendi yang mulai kaku akan diarahkan menjalani fisioterapi.

"Kalau misalnya kita nilai kondisi ototnya lemah, kekuatan ototnya lemah, juga sendinya kaku, biasanya saya kirim ke fisioterapi," ujarnya.

Tak hanya itu, keputusan operasi juga tidak diambil hanya berdasarkan satu faktor saja. Pemeriksaan dilakukan secara multidisiplin, termasuk melihat kondisi gizi pasien, kemampuan bergerak, hingga hasil pemeriksaan penunjang seperti rontgen.

"Kalau memang semua cara yang kita upayakan dan ditambah dengan pemeriksaan maupun penunjang seperti rontgen, bahwa memang ini kondisinya cukup parah, memang mau enggak mau pilihan terakhirnya harus dioperasi," ujarnya.

Dalam beberapa kasus, pasien kesulitan menurunkan berat badan karena nyeri sendi membuat mereka sulit bergerak. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam proses pengobatan tanpa operasi.

Oleh sebab itu, pasien biasanya akan dibantu melalui berbagai pendekatan, mulai dari konsultasi gizi, program pengurangan berat badan, hingga latihan untuk memperkuat otot dan meningkatkan fleksibilitas sendi.

"Tapi kalau misalnya semua cara yang kita coba semua tidak berhasil, ya operasi," tambah Rudi.

Nyeri sendi menjadi salah satu keluhan yang sering dialami lansia. Kondisi ini kerap membuat penderitanya sulit berjalan, berdiri terlalu lama, hingga membatasi aktivitas sehari-hari.