Liputan6.com, Jakarta - Ketika banyak orang berjuang memiliki pace lari yang cepat, sebuah komunitas di Korea Selatan menikmati slow jogging atau lari pelan. Video komunitas ini tengah melakukan aktivitasnya itu pun viral di media sosial.
Slow jogging atau lari pelan adalah metode lari yang dikembangkan oleh ahli fisiologi dari Jepang, Profesor Hiroaki Tanaka.
Lari dengan metode termasuk pace yang mudah karena tempo santai di bawah 6 km per jam atau tidak lebih cepat dari jalan cepat. Langkahnya pun ringan dan pendek dengan sekitar 180 langkah per menit. Metode ini cocok untuk orang yang baru mulai berolahraga, lansia, dan orang dengan berat badan berlebih.
Advertisement
Hiroki Tanaka pun mengingatkan bahwa cara menapakkan kaki ke tanah berbeda dengan lari. Pada metode slow jogging saat kaki menapak tanah seperti saat lompat di mana keseluruhan telapak kaki menyentuh lantai.
Dalam akun Youtube Slow Jogging, berikut tujuh teknik yang diterapkan ketika menggunakan metode tersebut:
1. Jaga langkah tetap pendek dan stabil
Sadari setiap langkah. Gunakan langkah yang pendek dan ringan dengan frekuensi langkah yang konsisten.
2. Pertahankan postur tubuh tetap tegak
Jaga punggung tetap lurus dan hindari membungkuk saat berlari.
3. Rilekskan bahu dan ayunkan lengan secara alami
Bahu tidak perlu tegang. Biarkan kedua lengan bergerak mengikuti ritme langkah.
4. Bernapas secara alami
Anda tidak seharusnya terengah-engah saat slow jogging. Jika masih bisa tersenyum dan mengobrol dengan nyaman, berarti kecepatannya sudah tepat.
"Kamu masih bisa berbicara tidak? Jika tidak bisa berbicara berarti kamu lari terlalu cepat," kata Tanaka dalam video tersebut.
5. Angkat dagu sedikit dan arahkan pandangan ke depan
Jangan terus-menerus melihat ke bawah agar postur tubuh tetap baik.
6. Sadari tiap kaki mendarat
"Tap, tap, tap. Setiap kaki mendarat ke tanah sadari," pesan Tanaka.
7. Jangan menghentakkan kaki ke tanah
Bayangkan gerakannya seperti melompat kecil dengan ringan. Hindari menendang atau menghantam permukaan tanah saat melangkah.
Manfaat Slow Jogging
1. Cocok untuk Pemula maupun Pelari Berpengalaman
Slow jogging memiliki intensitas yang lebih ringan dibandingkan lari atau jogging dengan kecepatan tinggi. Karena itu, olahraga ini cocok bagi pemula yang ingin mulai membiasakan diri berlari tanpa memberikan beban berlebihan pada tubuh.
Pelari berpengalaman pun dapat memperoleh manfaat dari metode ini. Slow jogging bisa menjadi pilihan latihan yang lebih ringan saat masa pemulihan atau setelah lama tidak berolahraga.
2. Risiko Cedera Lebih Rendah
Dibandingkan jogging biasa dengan kecepatan lebih tinggi, benturan kaki ke permukaan tanah saat melakukan slow jogging jauh lebih ringan. Kondisi ini membantu menurunkan risiko cedera akibat berlari.
Agar manfaatnya semakin optimal, disarankan juga melatih kekuatan otot bokong dan paha. Otot yang lebih kuat dapat meningkatkan keseimbangan tubuh sekaligus membantu mengurangi risiko terjatuh maupun cedera.
3. Lebih Ramah untuk Sendi
Slow jogging merupakan perpaduan antara berjalan kaki dan berlari dengan kecepatan santai. Karena dilakukan dengan tempo yang lebih pelan, olahraga ini memberikan beban yang lebih ringan pada sendi.
Dibandingkan lari cepat, slow jogging juga mengurangi tekanan pada kaki, lutut, dan pinggul sehingga lebih nyaman dilakukan, terutama bagi pemula atau orang yang ingin berolahraga dengan risiko cedera yang lebih rendah.
Advertisement
4. Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa slow jogging memberikan dampak positif bagi kesehatan. Jika dilakukan secara rutin, olahraga ini dapat membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan fungsi lobus frontal otak yang berperan dalam berpikir, mengambil keputusan, dan berkonsentrasi, serta dikaitkan dengan harapan hidup yang lebih panjang.
5. Mengutamakan Kebugaran dan Kenyamanan
Slow jogging bukan tentang mencatat waktu tercepat atau menjadi orang pertama yang mencapai garis finish. Fokus utamanya adalah menikmati aktivitas bergerak dan merasa nyaman selama berlari.
Salah satu prinsip dasar slow jogging adalah memilih kecepatan yang memungkinkan Anda menyelesaikan latihan sambil tetap tersenyum.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5289113/original/068981100_1753021974-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291780/original/038796500_1783576823-slow_jogging.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288075/original/063090000_1783298243-nor2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290414/original/058282700_1783480422-ko2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290474/original/094848300_1783482268-063_2285093246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490249/original/064386300_1624409252-000_9CW8AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261531/original/014538900_1671056110-000_333W8C7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535217/original/018346300_1773960601-FIFA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290421/original/027818600_1783480531-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291616/original/077545600_1783569990-WhatsApp_Image_2026-07-09_at_10.59.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291614/original/067935900_1783569824-Perdana_Menteri_Thailand__Anutin_Charnvirakul.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545951/original/047112300_1775226794-ilustrasi_obat_anti_nyeri.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4980636/original/094285700_1729926066-bf571d29-f93a-4c18-a856-dbf46b1799ba.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5254682/original/016436200_1750136014-Gemini_Generated_Image_r03v0or03v0or03v.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4717452/original/082127600_1705391333-fotor-ai-20240116142046.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289509/original/056440500_1783407168-scabies.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5259256/original/026788100_1750419054-affectionate-couple-home-having-pizza-beer__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291220/original/082436600_1783508481-WhatsApp_Image_2026-07-08_at_5.36.54_PM__1_.jpeg)