Lapar Saat Nonton Piala Dunia Tengah Malam? Ini Pilihan Camilan Sehat

Jika memang terasa lapar saat nonton pertandingan Piala Dunia tengah malam, jangan pilih martabak atau kwetiau.

Diterbitkan 23 Juni 2026, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan Piala Dunia 2026 banyak disiarkan pada malam hingga subuh, mau tak mau penggemar sepak bola jadi bergadang. Di momen seperti ini, camilan sering jadi teman setia. Namun, penting memilih makanan yang tepat agar tidak mengganggu kesehatan dan kualitas tidur setelahnya.

Sebenarnya saat bergadang tubuh tidak selalu membutuhkan asupan makanan seperti disampaikan dokter spesialis gizi klinik, Raissa E. Djuanda. Ini artinya, seseorang tidak harus makan jika tidak merasa lapar tengah malam.

Jika merasa lapar saat bergadang, Raissa menyarankan untuk memilih makanan kombinasi karbohidrat dan protein. “Misalnya yogurt rendah gula, susu rendah lemak, buah, kacang panggang,” tutur dokter yang menamatkan spesialis gizi klinik di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Mengenai susu, Raissa mengatakan minuman tersebut bukan penangkal efek bergadang. Namun, minuman ini dapat menjadi pilihan yang lebih baik dibanding minuman manis tinggi gula. Selain itu, susu susu mengandung protein, kalsium, vitamin, dan mineral yang membantu memenuhi kebutuhan gizi tubuh.

“Susu juga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dibanding minuman manis biasa. Namun yang terpenting tetap menjaga total asupan gizi dan memenuhi kebutuhan tidur yang cukup,” saran Raissa mengutip Antara. 

 

 

Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Bergadang

Raissa mengimbau agar saat bergadang atau terbangun di malam hari menghindari konsumsi makanan yang tinggi kalori, tinggi gula, gorengan, maupun makanan berat.

Jenis makanan tersebut dapat membebani sistem pencernaan, memperlambat proses metabolisme, serta memicu rasa kantuk yang berlebihan.

Selain itu, konsumsi makanan tersebut juga berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan seperti perut terasa tidak nyaman, begah, hingga mengganggu kualitas istirahat setelahnya.