Liputan6.com, Jakarta - Fisioterapi merupakan layanan kesehatan yang berfokus pada pemulihan, pemeliharaan, dan peningkatan kemampuan gerak serta fungsi tubuh. Layanan ini tidak hanya diperuntukkan bagi pasien yang mengalami cedera tapi juga bagi mereka yang mengalami gangguan akibat penyakit, proses penuaan, maupun kondisi bawaan sejak lahir.
Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas hidup, kebutuhan terhadap layanan fisioterapi pun terus meningkat. Bahkan, pemerintah kini mewajibkan setiap Puskesmas memiliki tenaga fisioterapis untuk memperkuat layanan kesehatan primer.
Ketua Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI), Parmono Dwi Putro, Ftr., M.M menekankan bahwa peran fisioterapis tidak hanya sebatas membantu pemulihan pasien setelah cedera. "Keberadaan fisioterapis di Puskesmas sangat krusial karena layanan kesehatan saat ini tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan, pemulihan fungsi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat," ujar Parmono.
Advertisement
Apa Itu Fisioterapi?
Fisioterapi adalah pelayanan kesehatan yang bertujuan mengembalikan dan mengoptimalkan fungsi gerak tubuh melalui pendekatan ilmiah (evidence-based). Penanganannya dilakukan dengan berbagai metode, seperti latihan terapeutik, terapi manual, edukasi pasien, hingga pemanfaatan teknologi medis.
Melalui terapi yang tepat, pasien diharapkan mampu kembali beraktivitas secara mandiri sekaligus mencegah kondisi yang dialaminya semakin memburuk.
Apa Tugas Seorang Fisioterapis?
Fisioterapis bertugas melakukan pemeriksaan, menyusun diagnosis fisioterapi, merancang program terapi, serta memantau dan mengevaluasi perkembangan pasien selama menjalani pengobatan.
Selain berperan dalam proses rehabilitasi, fisioterapis juga berkontribusi dalam upaya promotif dan preventif untuk mencegah gangguan sistem gerak serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Manfaat Fisioterapi
Fisioterapi memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, antara lain:
- Membantu pemulihan setelah cedera olahraga atau kecelakaan.
- Mengurangi nyeri pada otot dan sendi.
- Meningkatkan kekuatan, keseimbangan, koordinasi, dan fleksibilitas tubuh.
- Membantu pasien stroke mendapatkan kembali kemampuan bergerak.
- Mempercepat pemulihan pascaoperasi.
- Mengatasi gangguan akibat penyakit degeneratif, seperti osteoartritis.
- Membantu lansia tetap aktif, mandiri, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Selain itu, fisioterapi juga dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap obat pereda nyeri apabila dilakukan sesuai indikasi medis.
Siapa yang Membutuhkan Fisioterapi?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4026785/original/064647000_1652929299-terry-shultz-EQ-53WaTNC4-unsplash.jpg)
Fisioterapi dapat diberikan kepada semua kelompok usia, mulai dari bayi hingga lanjut usia.
Beberapa kondisi yang umumnya memerlukan fisioterapi meliputi:
- Cedera olahraga.
- Nyeri punggung dan leher.
- Stroke.
- Cedera tulang belakang.
- Gangguan saraf.
- Osteoartritis.
- Penyakit Parkinson.
- Cerebral palsy pada anak.
- Pemulihan pascaoperasi tulang atau sendi.
- Gangguan keseimbangan pada lansia.
Semakin cepat terapi dilakukan, semakin besar peluang pasien untuk memulihkan fungsi gerak dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara optimal.
Â
Advertisement
Kebutuhan Fisioterapis di Indonesia Terus Meningkat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3482046/original/046903800_1623665972-fitsum-admasu-oGv9xIl7DkY-unsplash_1_.jpg)
Di balik meningkatnya kebutuhan layanan fisioterapi, Indonesia masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan jumlah tenaga fisioterapis.
Event Director Temu Ilmiah Tahunan Fisioterapi Indonesia (TITAFI) XXXVIII dan Kongres Nasional (KONAS) IFI 2026, Yohanes Deo, S.Ft., Physio., S.H., M.HKes., M.Kes, mengungkapkan bahwa Indonesia masih kekurangan sekitar 26.000 fisioterapis.
"Saat ini sudah ada aturan yang mewajibkan penerimaan fisioterapis di Puskesmas. Karena jumlah Puskesmas mencapai sekitar 12 ribu, kebutuhan tenaga fisioterapis harus segera dipenuhi. Organisasi terus mendorong kampus melahirkan fisioterapis baru yang kompeten sesuai kebutuhan pelayanan," kata Yohanes.
Menurut Yohanes, pemenuhan kebutuhan tenaga fisioterapis diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 tahun. Karena itu, IFI terus mendorong perguruan tinggi mencetak lulusan yang kompeten serta meningkatkan kualitas profesi melalui forum ilmiah berbasis evidence-based practice.
Dengan berkembangnya teknologi kesehatan dan meningkatnya angka penyakit tidak menular maupun gangguan sistem gerak, fisioterapi diperkirakan akan menjadi salah satu pilar penting dalam pelayanan kesehatan Indonesia di masa mendatang.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520488/original/002175600_1782447973-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T112427.080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261577/original/041528400_1781746737-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_07.45.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5164799/original/043621100_1742183216-dbe96acd3b3529457b7c0146890290a1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5223107/original/068303600_1747481239-yury-kirillov-pbUWW-CBoqY-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261449/original/024360400_1781704034-000_B7CB6XN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530300/original/023508000_1782462492-AP26175847717345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528304/original/000911800_1782459714-AP26177049351866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448078/original/040755400_1765983961-Barcelona-Pau-Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524143/original/085744300_1782453577-Yuto_Nagatomo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520782/original/001156700_1782448403-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5378177/original/005816700_1760215354-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257100/original/080406300_1781208059-selebrasi_julian_quinones_meksiko_afrika_selatan_ap_eduardo_verdugo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520243/original/086003700_1782447581-063_2283364709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519978/original/083186800_1782447080-063_2283364620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8516081/original/090389300_1782441330-pratikno.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5538501/original/039601400_1774520198-Wakil_Menteri_PPPA_Veronica_Tan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5393796/original/064028000_1761614138-Pesantren_Rauhul_Mudi_Al_Aziziyah_Aceh.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8464541/original/094182000_1782365325-transformasi_digital.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8465383/original/050312900_1782366651-Menteri_Kesehatan_Budi_Gunadi_Sadikin__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8461174/original/023254000_1782360825-matcha__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495385/original/010113200_1770367769-daniel-zopf-iQsbPwP-pYw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1629429/original/001365800_1497947713-ezra-jeffrey-225984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5357510/original/026016900_1758531802-WhatsApp_Image_2025-09-22_at_16.02.05.jpeg)