Liputan6.com, Jakarta - Suhu panas ekstrem dapat berdampak pada siapa saja. Namun, gelombang panas bisa memicu masalah bagi sistem kardiovaskular perempuan. Dampaknya pun lebih berat bagi mereka dibandingkan laki-laki seperti disampaikan dokter umum NHS yang mendalami kesehatan perempuan, Nighat Arif.
Salah satu dampak dari gelombang panas dialami ibu hamil. Kelompok ini lebih sulit mengatur suhu tubuh karena peningkatan panas metabolisme dan kebutuhan cairan, yang dapat membuatnya lebih rentan terkena stres akibat panas, mengutip laman BBC pada Senin (20/7/2026).
Selama kehamilan, tubuh bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan ibu sekaligus mendukung pertumbuhan janin. Proses tersebut membuat metabolisme meningkat sehingga menghasilkan lebih banyak panas.
Advertisement
Di sisi lain, volume darah dan kebutuhan cairan juga bertambah, sehingga ibu hamil lebih mudah mengalami dehidrasi apabila terpapar suhu tinggi dalam waktu lama.
Di sinilah peran hormon memengaruhi kemampuan dalam mengatur suhu tubuh. Menurut penelitian yang terbit di Lancet, menunjukkan bahwa naik turun kadar progesteron selama awal hingga pertengahan kehamilan dapat membuat tubuh terasa lebih panas.Â
Kadar hormon ini kemudian meningkat, bersamaan dengan estrogen, pada tahap akhir kehamilan, yang justru membantu menurunkan kembali suhu tubuh.
Selain faktor hormonal, bentuk tubuh juga berpengaruh. Nighat Arif menjelaskan bahwa tentu ada beban lebih besar karena terdapat janin yang sedang dikandung.
"Jelas ada beban kardiovaskular yang lebih besar pada tubuh jika ukuran tubuh Anda lebih besar karena sedang hamil," jelas Arif.
Penelitian tersebut juga mengindikasikan bahwa stres akibat panas dapat meningkatkan risiko buruk bagi ibu dan anak, terutama pada kehamilan dengan risiko tinggi.
Pengalaman yang dirasakan perempuan berusia 35, Jess Bloom, mengungkapkan bahwa ia sampai tidur di lantai dan mandi air dingin tiap malam.Â
"Mengalami kehamilan tua di tengah puncak musim panas rasanya benar-benar seperti neraka," ungkap Bloom.Â
Â
Kenali Tanda Kelelahan Akibat Suhu Panas
Paparan panas berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan kesehatan dan kematian akibat penyakit kardiovaskular, terutama pada perempuan.Â
Hal ini terungkap dalam sebuah tinjauan besar terhadap berbagai studi mengenai dampak paparan panas. Saat terjadi gelombang panas, beban tambahan pada jantung dapat menyebabkan penurunan tekanan darah.Â
Kondisi ini, ditambah dengan hilangnya cairan dan garam akibat keringat, dapat memicu heat exhaustion atau kelelahan akibat panas.Â
Pada beberapa orang, terutama ibu hamil dan individu dengan penyakit jantung, penurunan tekanan darah yang terlalu drastis juga dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kardiovaskular, termasuk serangan jantung.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7669455/original/089727000_1780463646-Ahok_cek_fakta_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302208/original/030738800_1784536511-Screenshot_2026-07-20_150334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507012/original/063330600_1771481312-baznas_ramadan_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4766668/original/059133300_1709893950-bright-happy-pregnant-woman-walking-sunny-park.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301617/original/065063300_1784505165-ar1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301608/original/075036800_1784503489-TORRES_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301667/original/044600200_1784511418-messi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302473/original/030559500_1784555002-Spain_s_Gavi__left__falls_as_he_scuffles_with_Argentina_s_Leandro_Paredes__5__and_Thiago_Almada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258400/original/000932100_1781342638-063_2281325777.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301814/original/084260800_1784520494-simeone.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5163925/original/080587200_1742089761-madrid_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293816/original/090553700_1783751992-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302437/original/062865000_1784549461-Argentina_s_Lionel_Messi__10__takes_a_corner_watched_by_Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302430/original/022838000_1784547974-FIFA_President_Gianni_Infantino__left__and_President_Donald_J._Trump__center__congratulate_Spain_s_Pau_Cubars__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302353/original/019992900_1784542330-000_C2LP6JB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)