Liputan6.com, Jakarta - Kisah haru datang dari posko pengungsian kebakaran di Jalan Krendang Barat, Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Seorang lansia berumur 65 tahun yang menjadi korban kebakaran Tambora tetap harus menjalani cuci darah, atau hemodialisis, di tengah keterbatasan kondisi pengungsian.
Anak korban, Sofi, 33 tahun, mengatakan ibunya sudah menjalani cuci darah selama enam bulan terakhir akibat komplikasi gagal ginjal dan penyakit jantung. Kondisi itu membuat sang ibu wajib menjalani hemodialisis dua kali dalam sepekan, yakni setiap Rabu dan Sabtu.
"Rumah mama saya habis terbakar. Ibu saya sudah enam bulan cuci darah karena komplikasi gagal ginjal dan jantung. Jadwalnya setiap Rabu dan Sabtu," kata Sofi di posko pengungsian Musala Al-Hikmah, Tambora, Jakarta Barat, dikutip dari Antara.
Advertisement
Namun, musibah kebakaran yang menghanguskan rumah membuat kondisi kesehatan sang lansia semakin rentan. Selain kehilangan tempat tinggal, dia juga mengalami syok berat setelah melihat seluruh harta benda, termasuk obat-obatan dan dokumen penting, ikut terbakar.
Sofi menyebut kondisi ibunya sempat menurun akibat tekanan psikologis tersebut. Meski demikian, kebutuhan medis berupa cuci darah tidak bisa ditunda karena menyangkut kondisi vital pasien.
Beruntung, Dinas Kesehatan bergerak cepat untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan meski korban berada di pengungsian. Pemerintah menyiapkan fasilitas ambulans untuk menjemput pasien dan mengantar ke rumah sakit rujukan agar jadwal hemodialisis tidak terputus.
"Untungnya sudah difasilitasi ambulans dari posko untuk menjemput ibu saya besok guna menjalani cuci darah di Rumah Sakit Sumber Waras," ujar Sofi.
Dalam kondisi darurat seperti ini, perhatian terhadap kelompok rentan seperti lansia menjadi sangat penting. Selain kondisi medis yang sudah kompleks, lingkungan pengungsian yang serba terbatas juga dapat memperburuk keadaan kesehatan.
Â
Layanan Jemput Bola
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7262314/original/028947200_1780048589-IMG_20260529_163120.jpg)
Sementara itu, petugas Puskesmas Kecamatan Tambora menegaskan layanan kesehatan di lokasi pengungsian dilakukan dengan sistem jemput bola. Tim medis turun langsung untuk memeriksa kondisi warga, memberikan obat, hingga melakukan rujukan bila diperlukan.
"Kami datang langsung ke pengungsi, memeriksa keluhan, mengobati luka, dan memberikan obat-obatan. Jika ada warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, akan langsung kami rujuk ke rumah sakit," kata petugas Puskesmas Tambora, dr. Sendy.
Untuk pasien yang membutuhkan tindakan lanjutan seperti cuci darah, pihak puskesmas juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait agar proses evakuasi medis berjalan aman dan tepat waktu.
Mobilisasi pasien dilakukan menggunakan ambulans layanan kegawatdaruratan daerah. "Jika surat rujukannya masih ada, kami akan bantu mobilisasi pasien menggunakan ambulans PK3D. Kami memastikan kondisi pasien tetap aman dan stabil sebelum dievakuasi," tambahnya.
Hingga saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sosial dan Puskesmas setempat terus menyalurkan bantuan logistik bagi para pengungsi. Kebutuhan mendesak seperti makanan, susu balita, hingga popok sekali pakai juga masih menjadi perhatian utama di lokasi pengungsian.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4889778/original/044650100_1720754462-tentara_israel_dapet_kiriman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423788/original/078302900_1780201241-Kebakaran_Rumah_Jakbar.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5088769/original/054146300_1736499225-000_36T66N4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297020/original/005987700_1784057750-063_2286100607.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298432/original/055199800_1784170649-ka2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298238/original/090944000_1784161387-messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297075/original/063178900_1784075232-barton.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8405832/original/011890700_1782288653-000_B83J62M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9280563/original/023003600_1783176378-1000463244.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300006/original/015885500_1784283359-000_C2DB2ZQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299397/original/073517100_1784250863-000_B6Z433V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300000/original/049582300_1784282893-mainoo_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7262314/original/028947200_1780048589-IMG_20260529_163120.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2410642/original/023563400_1542429507-joe-robles-602626-unsplashadg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5161469/original/044781900_1741846880-1741840921641_penyebab-obesitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5060400/original/093441200_1734756323-1734752086312_tips-menghilangkan-kerutan-di-wajah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7618310/original/025686000_1780404689-obat_hepatitis.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7605258/original/043665800_1780389546-budi_gunadi__4_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7592122/original/028029900_1780374636-budi_gunadi__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7604662/original/012722600_1780388904-budi_gunadi_sadikin.jpeg)