Ini Alasan Orang dengan Berat Badan Berlebih Bisa Tampak Lebih Tua

Ini alasan kenapa orang dengan berat badan berlebih bisa terlihat lebih tua dari usia sebenarnya.

Diterbitkan 03 Juni 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang tidak menyadari bahwa berat badan berlebih tidak hanya berdampak pada kesehatan organ dalam, tapi juga dapat memengaruhi proses penuaan atau aging. Kondisi ini membuat sebagian orang dengan kelebihan berat badan tampak lebih tua dari usia sebenarnya.

dr Catherine Soebroto, Dipl CIBTAC dari dr. Belle Aesthetic Clinic Pondok Indah menjelaskan salah satu faktor utama yang memicu penuaan lebih cepat adalah inflamasi atau peradangan di dalam tubuh. Kondisi ini bisa terjadi secara terus-menerus tanpa disadari, terutama pada orang dengan kelebihan lemak tubuh.

"Lemak atau fat itu termasuk salah satu inflamator. Jadi, orang yang biasanya cenderung berlebih berat badannya pasti cenderung lebih aging," kata Catherine dalam diskusi 'PLLA SCA : WANT SKIN THAT FEELS LIKE YOU AGAIN?' pada Selasa, 2 Juni 2026. 

Fat tidak hanya berfungsi sebagai cadangan energi, tapi juga dapat menghasilkan zat-zat yang memicu peradangan. Ketika jumlah lemak berlebih, tubuh berada dalam kondisi inflamasi kronis yang berlangsung terus-menerus. Inilah yang kemudian mempercepat proses penuaan dari dalam.

Kondisi inflamasi yang berkepanjangan ini dapat memengaruhi berbagai aspek tubuh, termasuk kualitas kulit. Kulit bisa tampak lebih kusam, kurang elastis, dan muncul tanda-tanda penuaan lebih cepat dibandingkan orang dengan komposisi tubuh yang lebih seimbang.

Selain itu, Catherine menjelaskan inflamasi tidak hanya berasal dari dalam tubuh, tapi juga dari faktor eksternal seperti paparan sinar matahari atau ultraviolet (UV).

Paparan UV diketahui sebagai salah satu penyebab utama inflamasi pada kulit yang dapat mempercepat proses penuaan. "UV itu penyebab inflamasi nomor satu juga untuk kulit," ujarnya.

Oleh sebab itu, kombinasi antara inflamasi dari dalam tubuh akibat kelebihan lemak dan paparan UV dari luar dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan. Hal ini membuat orang dengan berat badan berlebih berisiko lebih tinggi mengalami aging lebih cepat.

 

Kurangi Konsumsi Makanan-Makanan Ini

Guna mengurangi risiko tersebut, perubahan gaya hidup menjadi langkah penting yang perlu dilakukan. Salah satunya adalah memperbaiki pola makan dengan mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, tepung, dan gorengan. Jenis makanan tersebut diketahui dapat meningkatkan penumpukan lemak dan memicu inflamasi.

Selain pola makan, menjaga berat badan ideal juga menjadi kunci penting untuk menurunkan tingkat inflamasi dalam tubuh. Saat kadar lemak berkurang, proses inflamasi juga ikut menurun sehingga kondisi kulit dan tubuh secara keseluruhan bisa terlihat lebih sehat.

Paparan sinar matahari juga perlu diperhatikan. Penggunaan pelindung kulit atau mengurangi paparan UV langsung dapat membantu menekan risiko penuaan dini akibat faktor eksternal.

Â