Liputan6.com, Jakarta - Koordinator Pengendalian Penyakit Terkait Tembakau Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Benget Saragih menilai bahwa industri rokok berupaya menarik minat anak-anak untuk menjadi perokok pemula.
"Karena yang sudah tua akan berhenti di usia 50 tahun karena sakit atau meninggal. Jadi, mereka harus mencari perokok pemula," kata Benget dalam peluncuran kampanye #SehatTanpaRokok di Jakarta pada Rabu, 3 Juni 2026.
Hal ini terlihat dari cara industri rokok mengiklankan dan mengemas produknya. Banyak rokok, termasuk rokok elektrik, yang dijual dengan kemasan yang menarik untuk anak-anak. Ditambah dengan cairan atau liquid berbagai rasa yang banyak diminati anak.
Advertisement
Benget yakin bahwa kemasan dan rasa yang beragam adalah upaya menarik minat anak-anak, bukan orang yang sudah lama merokok. Sebab, perokok dewasa cenderung tidak terlalu memikirkan hal-hal tersebut ketika hendak merokok.
Dia mengingatkan bahwa penyakit akibat rokok tidak muncul begitu saja. Butuh 10 hingga 20 tahun hingga dampak buruknya terlihat.
"Jadi, pada saat dia usia 30 atau 40 tahun, usia produktif, barulah mereka mengantre di rumah sakit. Sehingga, masa depan generasi muda bisa kita lihat ke depan, apa yang terjadi di Indonesia kalau tidak ada penanggulangan," ujarnya.
Jumlah perokok aktif di Indonesia kini telah menembus angka 70 juta orang, yang mana 7,4 persen di antaranya berumur 10 s.d 18 tahun.
Ancaman ini kian nyata bagi anak-anak yang hidup bersama orang tua perokok. Mereka dapat menjadi perokok pasif dan perokok ketiga akibat menghirup residu racun rokok yang menempel di pakaian, kulit, hingga perabotan rumah.
Pajanan rokok bisa memicu pneumonia atau peradangan paru. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kemenkes RI, pneumonia memicu 740.000 kematian pada anak di bawah usia 5 tahun secara global setiap tahunnya.
Anak-anak yang berada di lingkungan orang tua perokok memiliki kerentanan jauh lebih tinggi untuk terkena pneumonia akibat asap rokok.
Krisis ini turut diperparah oleh lonjakan penggunaan rokok elektrik (vape) di kalangan remaja yang meningkat pesat hingga 10 kali lipat, dari 0,3 persen menjadi 3 persen.
Sehat Tanpa Rokok
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/3551590/original/000918100_1629951582-rokok_pemuda.jpg)
Guna menekan angka perokok, Kemenkes memanfaatkan momen Hari Tanpa Tembakau Sedunia untuk meluncurkan kampanye #SehatTanpaRokok.
Kampanye ini merupakan buah kolaborasi Kemenkes dengan Kenvue, Guardian Indonesia, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Akselerasi penurunan prevalensi perokok di Indonesia merupakan agenda krusial yang membutuhkan komitmen kolektif dari seluruh sektor. Tantangan kesehatan dan beban ekonomi akibat ketergantungan tembakau ini terlalu besar untuk dihadapi oleh pemerintah sendiri," kata Wakil Menteri Kesehatan, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR, di kesempatan yang sama.
"Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi sinergi strategis dalam kampanye #SehatTanpaRokok ini. Dengan mengintegrasikan edukasi publik yang masif, penguatan kapasitas tenaga medis di puskesmas, serta penyediaan akses solusi Terapi Pengganti Nikotin (NRT) yang aman dan berstandar medis," tambahnya.
Dia mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun ekosistem pendukung yang kuat untuk membantu masyarakat terlepas dari jerat adiksi rokok demi masa depan Indonesia yang lebih sehat.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7669455/original/089727000_1780463646-Ahok_cek_fakta_dana_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302208/original/030738800_1784536511-Screenshot_2026-07-20_150334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507012/original/063330600_1771481312-baznas_ramadan_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/7831306/original/002797600_1780651406-Benget.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301628/original/002576500_1784505654-ar7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301617/original/065063300_1784505165-ar1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301608/original/075036800_1784503489-TORRES_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301667/original/044600200_1784511418-messi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302473/original/030559500_1784555002-Spain_s_Gavi__left__falls_as_he_scuffles_with_Argentina_s_Leandro_Paredes__5__and_Thiago_Almada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258400/original/000932100_1781342638-063_2281325777.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301814/original/084260800_1784520494-simeone.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5163925/original/080587200_1742089761-madrid_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293816/original/090553700_1783751992-Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302437/original/062865000_1784549461-Argentina_s_Lionel_Messi__10__takes_a_corner_watched_by_Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302430/original/022838000_1784547974-FIFA_President_Gianni_Infantino__left__and_President_Donald_J._Trump__center__congratulate_Spain_s_Pau_Cubars__.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302353/original/019992900_1784542330-000_C2LP6JB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292354/original/015453200_1783592029-Wakil_Menteri_Kesehatan__Benjamin_Paulus_Octavianus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4717452/original/082127600_1705391333-fotor-ai-20240116142046.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397418/original/063490100_1782278686-Menkes_Budi_Gunadi_Sadikin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5580020/original/087479900_1778124108-Gemini_Generated_Image_dq4o5cdq4o5cdq4o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7690740/original/097610000_1780488224-sehat_tanpa_rokok.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5445595/original/069448000_1765859955-rambut_ala_korea.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5179582/original/056128400_1743605532-9659df25-70b6-43d7-96b3-a79ba1062e6d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568271/original/072983000_1777353652-Wakil_Menteri_Kesehatan__Dante.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)