Liputan6.com, Jakarta - Dokter Spesialis Mata Anak, dr. Indah Saraswati, BMEDSc(Hons), Sp.M, mengungkapkan bahwa tidak semua kacamata memiliki fungsi yang sama untuk mengatasi mata minus pada anak. Menurutnya, kacamata biasa hanya membantu memperjelas penglihatan, sedangkan lensa dengan teknologi khusus juga dirancang untuk membantu mengendalikan perkembangan miopia agar minus tidak bertambah lebih cepat.
Menurutnya lensa kacamata biasa hanya mengoreksi penglihatan sentral atau bagian tengah sehingga anak dapat melihat objek dengan jelas. Sementara itu, penglihatan perifer atau bagian samping mata tetap memiliki peran penting dalam perkembangan miopia.
"Kalau misalnya pakai kacamata biasa, lensa kacamata biasa itu hanya memfokuskan penglihatan sentral. Kan kita punya penglihatan sentral sama penglihatan perifer. Jadi, meskipun kita lihat tengah, kita tetap bisa lihat pinggiran, meskipun tidak setajam itu," ujar Indah.
Advertisement
Indah menjelaskan bahwa pada anak yang mengalami mata minus, bayangan dari penglihatan perifer cenderung jatuh di belakang retina. Kondisi ini membuat otak merangsang bola mata untuk terus memanjang agar seluruh bayangan dapat jatuh tepat di retina. Akibatnya, minus pada anak terus bertambah seiring waktu.
Untuk mengatasi hal tersebut, kini tersedia lensa khusus yang dikenal sebagai defocus lens. Lensa ini bekerja dengan membelokkan bayangan dari penglihatan perifer agar jatuh ke dalam retina sehingga dapat membantu mengurangi rangsangan yang memicu pemanjangan bola mata.
"Defocus lens itu membelokkan penglihatan perifer ke dalam bola mata,"Â ujarnya.
Teknologi Lensa Kini Semakin Canggih
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9303330/original/084197100_1784626249-Mata_Minus_Anak__Miopia__Cek_Mata__Kacamata_oleh_Aditya_Eka_Prawira__12_.jpg)
Seiring perkembangan teknologi, desain lensa pengendali miopia juga terus mengalami penyempurnaan. Jika sebelumnya area defocus hanya berada di bagian perisentral dengan cakupan yang terbatas, kini telah hadir teknologi HALT (Highly Aspheric Lenslet Target).
Indah menjelaskan bahwa teknologi ini menggunakan sekitar 1.021 titik lenslet yang tersusun dalam 11 cincin (rings), sehingga mampu mengendalikan bayangan perifer dengan lebih optimal tanpa mengganggu kualitas penglihatan.
"Sekarang sudah ada teknologi namanya HALT. Titik lenslet-nya itu banyak, tidak cuma di perisentral. Ada 11 rings dan lenslet-nya bisa sampai sekitar 1.021," kata Indah.
Dia, menambahkan, penyebaran lenslet yang lebih luas membuat circle of confusion atau gangguan bayangan pada penglihatan perifer menjadi lebih kecil dibandingkan teknologi sebelumnya.
Bahkan, berdasarkan hasil penelitian, teknologi lensa tersebut diklaim mampu memperlambat pemanjangan bola mata hingga 67 persen.
Advertisement
Jangan Tunggu Anak Mengeluh Buram
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9303331/original/054848000_1784626250-Mata_Minus_Anak__Miopia__Cek_Mata__Kacamata_oleh_Aditya_Eka_Prawira__5_.jpg)
Indah mengingatkan orang tua agar tidak menunggu anak mengeluhkan penglihatannya kabur. Sebab, banyak anak yang tidak menyadari dirinya mengalami gangguan penglihatan.
"Jangan tunggu anak mengeluh buram. Tolong dipantau apakah dia suka melihat TV atau HP dari jarak dekat, sering menyipitkan mata, atau tidak bisa melihat papan tulis saat duduk di belakang,"Â ujarnya.
Selain itu, orang tua yang memiliki riwayat mata minus dalam keluarga juga perlu lebih waspada. Menurut Indah, target penanganan miopia saat ini bukan hanya mengoreksi penglihatan dengan kacamata tapi juga memperlambat pertambahan minus agar risiko gangguan penglihatan di masa depan dapat ditekan.
Dia pun menyarankan anak melakukan aktivitas di luar ruangan (outdoor activity) setidaknya dua jam setiap hari, membatasi penggunaan layar, serta menjaga jarak pandang saat menggunakan televisi maupun gawai. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, perkembangan mata minus pada anak dapat dikendalikan sejak usia dini.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/9303339/original/059681400_1784627184-Mata_Minus_Anak__Miopia__Cek_Mata__Kacamata_oleh_Aditya_Eka_Prawira__14_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303199/original/035402400_1784622040-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1345712/original/030389700_1473863666-000_G50CY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301650/original/002120800_1784510182-AP26200768196604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301614/original/015685300_1784504538-063_2286808437.jpg)