Orang Tua Wajib Tahu Waktu Ideal Cek Mata Anak

Dokter ungkap waktu ideal cek mata anak yang sering terlewat oleh banyak orang tua.

Diterbitkan 22 Juni 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang tua masih mengira pemeriksaan mata pada anak hanya perlu dilakukan saat sudah muncul gangguan penglihatan. Menurut Dokter Konsultan Spesialis Mata Mayapada Eye Centre, dr. Ucok P. Pasaribu, Sp.M(K), pemeriksaan sebaiknya dilakukan lebih dini untuk mendeteksi masalah sejak awal sebelum memengaruhi tumbuh kembang anak.

Dia menyebut waktu ideal pemeriksaan mata anak masih sering terlewat karena rendahnya kesadaran orang tua. "Jadi kalau anak-anak, paling tidak mulai umur tiga tahun dicek. Periksakan saja matanya ke dokter mata anak untuk memastikan kondisi mata anak kita sehat," ujar Ucok kepada Kesehatan Liputan6.com.

Menurutnya, pemeriksaan di usia tiga tahun penting untuk memastikan fungsi penglihatan anak berkembang normal. Pada tahap ini, dokter bisa mendeteksi apakah anak membutuhkan kacamata atau memiliki gangguan penglihatan lain yang perlu ditangani lebih lanjut.

Dia, menekankan, pemeriksaan mata tidak hanya dilakukan saat anak sudah menunjukkan gejala seperti menyipitkan mata, mendekatkan benda ke wajah, atau mengeluh penglihatan buram. Justru, pemeriksaan dini menjadi langkah pencegahan utama.

"Setelah itu, kalau sudah 20 tahun ke atas, setahun atau dua tahun sekali pun tidak apa-apa," tambahnya.

Ucok menjelaskan bahwa pada usia tersebut pertumbuhan sudah relatif stabil sehingga pemeriksaan tidak perlu terlalu sering jika kondisi mata normal.

Hal serupa juga berlaku pada usia 40 tahun ke atas, meski tetap disarankan melakukan kontrol rutin setiap satu hingga dua tahun sekali karena risiko gangguan mata meningkat seiring usia.

Lebih lanjut Ucok menambahkan bahwa pemeriksaan mata tidak harus selalu dilakukan setiap tahun selama tidak ada keluhan atau kondisi khusus.

Namun, dia menyoroti masih adanya ketimpangan dalam pemeriksaan mata saat medical check up rutin, terutama yang difasilitasi perusahaan atau asuransi.

"Kadang-kadang hanya sekadar, malah ada yang tidak mengikutsertakan pemeriksaan mata. Nah, itu yang sering disayangkan," ujarnya.

 

Pentingnya Cek Mata Sejak Dini

Selain itu, Ucok menekankan pentingnya pemeriksaan mata pada anak dengan faktor risiko tertentu, seperti riwayat diabetes dalam keluarga. Menurutnya, komplikasi diabetes bisa berdampak pada saraf mata dan sering kali menjadi tanda awal gangguan serius.

"Mata itu organ yang terakhir terkena dampak diabetes. Kalau kita bisa mengevaluasi saraf mata tiap tahun dan masih bersih, itu berkorelasi dengan kondisi gula darah yang terkontrol," tambahnya.

Jika ditemukan tanda awal, seperti perubahan pada pembuluh darah di mata, dokter dapat segera memberikan rujukan untuk pemeriksaan lanjutan agar komplikasi tidak semakin parah.

"Lebih baik dicek lebih awal daripada terlambat mengetahui ada gangguan penglihatan," pungkasnya.