Liputan6.com, Jakarta - Kebiasaan berhenti makan sebelum kenyang atau hara hachi bu merupakan budaya makan yang diterapkan masyarakat Okinawa, Jepang. Hal ini disebut-sebut punya kaitan dengan umur panjang.
Dosen Departemen Gizi Kesehatan FK-KMK UGM, Rahadyana Muslichah mengungkapkan hara hachi bu sangat lekat dengan konsep mindful eating atau menikmati makan dengan penuh kesadaran.
“Hara hachi bu sangat dekat dengan mindful eating. Ketika makan harus bisa fokus dengan makanan, hindari multitasking, menikmati rasa, memahami sinyal dari tubuh. Harapannya agar kita bisa mengontrol jumlah makanan yang dikonsumsi,” kata wanita yang karib disapa Icha ini.
Advertisement
Icha menjelaskan prinsip kenyang 80 persen ini mendatangkan manfaat. Pertama, membantu meringankan beban metabolik akibat jumlah makanan berlebihan. Sebab, makan berlebihan menyebabkan tekanan pada saluran pencernaan, yang akan mengarah pada risiko kelebihan berat badan atau obesitas, dan beragam risiko penyakit lainnya.
“Hara hachi bu turut memberikan jeda istirahat bagi pencernaan,” ungkapnya.
Icha mengungkapkan hara hachi bu tidak dapat diterapkan ketika seseorang makan dengan terburu-buru. “Lambung butuh waktu untuk mengirim sinyal ke otak ketika dia kenyang. Jadi, dengan berhenti di 80% sebenarnya kita sudah menerima cukup energi, meski rasanya belum cukup kenyang,” jelas Icha mengutip laman UGM.
Tips Melakukan Hara Hachi Bu
Icha memiliki beberapa catatan khusus ketika hendak menerapkan prinsip ini. Pakar gizi tersebut menjelaskan, hara hachi bu kurang sesuai jika dipraktikkan oleh mereka yang mutlak memiliki target kalori tersendiri, seperti ibu hamil, anak kecil, remaja, dan atlet olahraga.
Menurutnya, prinsip hara hachi bu yang dipaksakan pada kondisi-kondisi tersebut, meski ada penyesuaian, justru dapat memotong asupan kalori dan memicu efek samping lainnya.
Bagi Anda yang ingin melakukan hal seperti ini maka ketahui bahwa perubahan ekstern justru dapat mengundang sensasi tidak nyaman yang dapat memunculkan keraguan akibat efek samping yang dirasakan.
Kedua, tentu perlu motivasi dan niat agar dapat konsisten.
Ketiga, penting bagi diri mengenal rasa lapar dan kenyang pada tubuh, sehingga perlu melatih kepekaan indra.
Keempat, menghilangkan distraksi yang dapat mengganggu fokus tubuh meraba sinyal tersebut. “Sesederhana sadar, mengunyah sudah menjadi sinyal yang dikirimkan lambung ke otak untuk merasa kenyang,” pungkasnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5568076/original/025738900_1777349129-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-28T110443.057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308503/original/024029000_1785145244-prasetyo_hadi__pensiunan_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288151/original/067339000_1752895807-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308316/original/080408800_1785136454-cek_fakta_-_penggerak_HAM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4993087/original/035721400_1730887151-Picsart_24-11-06_16-38-10-730.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2919997/original/011276400_1569298270-phuong-tran-DdpxVpcHMiw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486641/original/058255400_1769593071-Untitled_design__26_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8060712/original/043726500_1780904796-ChatGPT_Image_Jun_8__2026__02_44_49_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5103912/original/074532800_1737500040-WhatsApp_Image_2025-01-22_at_05.31.58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5217893/original/010268000_1747118731-little-girl-t-shirt-jacket-holding-fingers-cheeks-looking-sad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8049521/original/023642100_1780892744-IMG_5460.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415435/original/074460400_1763371056-young-asian-pregnant-woman-holding-her-belly-talking-with-her-child-mom-feeling-happy-smiling-positive-peaceful-while-take-care-baby-pregnancy-lying-sofa-living-room-home.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111250/original/056007200_1738044602-6623342f-b16f-43fa-9ad8-24870e8a0600.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5141782/original/020810500_1740383769-WhatsApp_Image_2025-02-24_at_14.47.59.jpeg)