Liputan6.com, Jakarta - Dalam beberapa waktu terakhir, silent walking menjadi tren yang banyak diminati di TikTok, terutama di kalangan anak muda. Sesuai namanya, silent walking adalah aktivitas berjalan kaki tanpa gangguan seperti musik, podcast, atau percakapan. Fokus utama dari aktivitas ini adalah menikmati langkah kaki, pernapasan, dan lingkungan sekitar.
Meski terdengar sederhana, silent walking menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Banyak orang mengaku merasa lebih tenang, bahagia, dan mampu berpikir lebih jernih setelah rutin melakukannya.
Mengutip Verywell Health, meski penelitian khusus tentang silent walking masih terbatas, manfaatnya serupa dengan mindful walking atau meditasi berjalan. Aktivitas ini diyakini dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan fungsi otak, dan mendukung kesejahteraan mental secara keseluruhan.
Advertisement
1. Membantu Mengurangi Stres dan Kecemasan
Berjalan kaki dalam keheningan dapat membantu menenangkan pikiran. Saat berjalan tanpa gangguan, perhatian lebih terfokus pada langkah kaki, pernapasan, dan kondisi sekitar.
Kebiasaan ini membantu mengalihkan pikiran dari berbagai beban dan kekhawatiran, sehingga tingkat stres dan kecemasan dapat berkurang.
Bagi mereka yang sering mengalami overthinking, silent walking bisa menjadi cara sederhana untuk menenangkan diri tanpa perlu melakukan meditasi yang rumit.
2. Membantu Mengelola Emosi
Silent walking juga memberi ruang untuk mengenali dan memproses emosi dengan lebih baik. Ketika berjalan dalam keheningan, seseorang memiliki kesempatan untuk memahami apa yang sedang dirasakan tanpa terdistraksi oleh berbagai hal.
Saat merasa sedih, marah, atau kecewa, berjalan santai sambil menikmati suasana sekitar dapat membantu menstabilkan emosi. Karena itu, silent walking bukan hanya aktivitas fisik, tetapi juga sarana refleksi diri yang sehat.
3. Meningkatkan Fokus dan Fungsi Otak
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik seperti berjalan kaki dapat meningkatkan fungsi otak, memperkuat daya ingat, dan membantu menjaga kesehatan kognitif.
Manfaat tersebut bisa semakin optimal ketika berjalan dilakukan dengan penuh kesadaran.
Fokus pada langkah kaki, suara angin, atau detail lingkungan sekitar membantu melatih konsentrasi dan membuat otak terbiasa untuk tidak mudah terdistraksi.
4. Membantu Tidur Lebih Nyenyak
Pikiran yang terlalu penuh sering menjadi penyebab kualitas tidur yang buruk. Silent walking dapat membantu menenangkan pikiran sehingga tubuh menjadi lebih rileks menjelang waktu tidur.
Selain itu, berjalan kaki juga membantu mengatur ritme sirkadian tubuh, yaitu sistem yang mengatur siklus tidur dan bangun.
Hasilnya, tubuh lebih mudah mengenali waktu untuk beraktivitas dan beristirahat, sehingga tidur menjadi lebih cepat, nyenyak, dan berkualitas.
5. Memberikan Rasa Bahagia dan Energi Baru
Tanpa musik atau hiburan lain, silent walking justru memberi kesempatan untuk menikmati hal-hal sederhana yang sering terlewatkan, seperti hembusan angin, suara burung, atau pemandangan hijau di sekitar.
Pengalaman tersebut dapat menghadirkan rasa bahagia sekaligus menyegarkan pikiran. Setelah berjalan dalam keheningan, banyak orang merasa lebih berenergi, rileks, dan siap menjalani aktivitas dengan semangat baru.
Ketenangan dari Hal Sederhana
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299355/original/011784900_1753801574-emma-simpson-mNGaaLeWEp0-unsplash.jpg)
Tren silent walking menunjukkan bahwa ketenangan tidak selalu harus dicari melalui cara yang rumit. Cukup luangkan beberapa menit setiap hari untuk berjalan tanpa gangguan dan menikmati momen yang ada.
Jika biasanya kamu berjalan sambil mendengarkan musik atau podcast, cobalah sesekali berjalan dalam keheningan.
Siapa tahu, kebiasaan sederhana ini bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan mental dan menciptakan hidup yang lebih seimbang.
Penulis: Siti Nur Arisha/Fimela
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5296243/original/065834400_1753535615-darwin-boaventura-jFQu92NE2YY-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260379/original/084688000_1781589230-tj_verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259296/original/035877100_1781495343-_____________FIFAWorldCup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621898/original/023575700_1782614127-063_2283622576.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540345/original/069396100_1774710516-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8618866/original/035352900_1782607831-063_2283624619.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5243047/original/051478600_1749093312-AP25155771563061.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3529388/original/056973400_1627972342-000_9767F7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625922/original/005183100_1782620553-063_2283651686.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5257898/original/012060400_1750325054-ChatGPT_Image_Jun_19__2025__04_20_35_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5141782/original/020810500_1740383769-WhatsApp_Image_2025-02-24_at_14.47.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8466411/original/038464000_1782367809-Budi_Gunadi_Sadikin__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4947987/original/074651000_1726736254-fotor-ai-20240919153528.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4750735/original/077432300_1708658007-danielle-cerullo-Oo-rHghLNhA-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Buku dari Warga untuk Warga di HUT Jakarta](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/EyKU3eLgkKpcPpD5ZVoZieqU4Qo=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583700/original/080762500_1782546052-Prof_Tjandra_Yoga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497860/original/033656200_1770692372-Ungkapan_valentine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2872635/original/025816000_1564974568-photo-1560170505-43f55e57739d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3649936/original/069178000_1638368537-20211201-AIDS-1.jpg)