Satu Hal Penting yang Tak Boleh Diabaikan Saat Angkat Beban

Weightlifting tak cukup angkat beban, dokter ungkap kunci latihan agar tubuh tetap seimbang.

Diterbitkan 27 Juni 2026, 15:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dokter spesialis ortopedi dan traumatologi dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dr. Latsarizul Alfariq Senja Belantara, Sp.OT, mengingatkan bahwa saat menjalani olahraga angkat beban (weightlifting), seseorang perlu fokus memperkuat seluruh kelompok otot, bukan hanya satu bagian tubuh.

Menurut Alfariq, latihan yang hanya berfokus pada satu area dapat menyebabkan ketidakseimbangan otot. Akibatnya, bagian tubuh yang tidak terlatih lebih rentan mengalami nyeri atau cedera.

"Kalau Anda tidak mendapatkan keseimbangan tersebut biasanya akan mengundang rasa nyeri atau sakit di sektor atau regio tubuh yang tidak diperkuat. Karena itu jangan lupa keseimbangan, perkuat dari seluruh area tubuh," kata Alfariq dikutip dari Antara pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Dia, menjelaskan, cedera saat weightlifting umumnya disebabkan oleh teknik yang kurang tepat, minim pemanasan, serta penggunaan beban yang tidak sesuai kemampuan.

Oleh sebab itu, sebelum memulai latihan angkat beban, penting untuk menentukan beban yang sesuai, menyusun program latihan, dan mempelajari teknik gerakan yang benar. Bila masih ragu, Alfariq menyarankan untuk berlatih dengan pendampingan personal trainer.

"Apabila orang tersebut bingung maka mungkin perlu bantuan dari ahli seperti personal trainer agar latihan itu menjadi lebih aman," ujarnya.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa olahraga sebaiknya dilakukan secara seimbang dengan mengombinasikan latihan aerobik dan nonaerobik, termasuk weightlifting.

Kombinasi ini membantu menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh secara menyeluruh. Dia juga menyoroti banyak pasien yang mengalami cedera karena langsung berolahraga dengan intensitas tinggi, padahal sebelumnya tidak terbiasa beraktivitas fisik.

Menurutnya, olahraga sebaiknya dimulai dengan intensitas rendah, dilakukan secara rutin, lalu ditingkatkan secara bertahap, termasuk pada olahraga seperti padel.

Dia menambahkan bahwa latihan angkat beban dapat menjadi pelengkap olahraga lain karena membantu memperkuat otot-otot yang digunakan saat beraktivitas.

"Dan, tentu perlu juga diimbangi dengan olahraga lain mungkin seperti weightlifting untuk menguatkan otot-otot yang dipergunakan saat latihan atau olahraga seperti padel," ujarnya.

Selain memperkuat otot, weightlifting juga memberikan mechanical stress pada tulang, otot, dan persendian. Rangsangan ini memicu proses metabolisme yang membantu memperkuat struktur tubuh sehingga tulang, sendi, dan otot menjadi lebih kuat.

Namun, manfaat tersebut akan lebih optimal jika diimbangi dengan asupan nutrisi yang baik. "Tentunya tujuan dari penguatan tubuh tersebut dari metabolisme itu menjadi lebih optimal dan maksimal," pungkas Alfariq.