Anak Bisa Alami Gangguan Ginjal, Kenali Gejalanya

Ginjal, organ vital yang memiliki banyak fungsi bagi tubuh mulai dari atur keseimbangan cairan hingga aktifkan vitamin D untuk tulang.

Diterbitkan 19 Juni 2026, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bukan hanya orang dewasa tapi anak termasuk bayi bisa alami gangguan ginjal. Dokter spesialis anak subspesialis nefrologi Henny Adriani Puspitasari mengatakan ketika ginjal mengalami gangguan dapat memicu timbulnya berbagai masalah kesehatan. 

"Kapan orangtua perlu curiga kalau ada masalah pada ginjal anak? Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan," kata Henny.

1. Pertumbuhan Terhambat

"Salah satu fungsi ginjal adalah membantu mineralisasi tulang. Jika fungsi ginjal terganggu, pertumbuhan tulang juga akan terganggu. Anak bisa tampak lebih pendek dibandingkan teman-teman seusianya," kata Henny dalam temu media bersama RS Pondok Indah - Pondok Indah pada Jumat, (19/6/2026).

Namun, anak lebih pendek dari teman sebaya belum tentu karena penyakit ginjal sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lewat urine dan darah.

"Cek fungsi ginjal melalui pemeriksaan urine dan darah karena kelainan ginjal pada tahap awal biasanya tidak menunjukkan gejala yang nyata," tutur dokter lulusan FK UI itu.

2. Sering Demam Tinggi Berulang Tanpa Penyebab Jelas

Jika kondisi ini dialami anak bisa jadi ada infeksi saluran kemih (ISK). Bila kondisi ini dibiarkan maka bisa mengganggu fungsi ginjal. 

3. Pancaran Urine Lemah

"Saat buang air kecil, urine tidak memancar atau pancarannya terputus-putus. Hal ini bisa disebabkan oleh kelainan anatomi saluran kemih," kata Henny. 

Jika kondisi ini terjadi, segera periksakan anak ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

4. Bengkak di Area Mata

Bengkak yang muncul terutama di area sekitar mata, khususnya bagian kelopak dapat menjadi salah satu tanda adanya gangguan fungsi ginjal.

5. Darah Dalam Urine

Ini merupakan tanda yang perlu diwaspadai. "Dan, biasanya orangtua langsung membawa anak ke dokter pada kondisi ini," kata Henny.

6. Urine Berbusa

Urine yang berbusa dapat menjadi tanda adanya protein yang bocor akibat gangguan ginjal. Gejala ini penting diperhatikan. Henny pun meminta orangtua dari anak yang sudah masuk remaja untuk sesekali mengecek kondisi urine sang buah hati.

7. Anemia

Bisa menjadi gejala penurunan fungsi ginjal. Jika sudah diberikan zat besi tetapi kadar hemoglobin (Hb) tidak naik, perlu hati-hati dan mempertimbangkan kemungkinan penyakit ginjal.

8. Tekanan Darah Tinggi

Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, anak bisa mengalami hipertensi. Pada hal ini bisa jadi dua hal, penyakit ginjal kronis dapat menyebabkan tekanan darah tinggi lalu hipertensi tidak terkontrol dapat mempercepat kerusakan ginjal sehingga fungsi ginjal memburuk lebih cepat.Â