Liputan6.com, Jakarta - Istilah travel grant belakangan ramai dibahas publik. Bahasan ini ramai setelah muncul dugaan riset palsu yang diduga dilakukan sejumlah warga negara Indonesia (WNI) untuk mendapatkan pendanaan menghadiri forum ilmiah internasional di luar negeri. Bahkan disebut-sebut karena penelitian mereka bisa pergi ke lebih dari 50 negara secara gratis.Â
Kasus ini mulai menjadi sorotan setelah akun Threads, @mandharabarasika, menguraikan ada WNI yang ketahuan melakukan pemalsuan terorganisir di depan ribuan ilmuwan dunia. Oknum tersebut presentasi di konferensi International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 yang berlangsung 17 - 21 Mei 2026 di Kopenhagen, Denmark.
Kasus ini memicu perhatian karena travel grant merupakan fasilitas akademik yang lazim diberikan kepada peneliti, mahasiswa, maupun tenaga kesehatan untuk mendukung kegiatan ilmiah seperti konferensi, seminar, atau presentasi hasil penelitian.
Advertisement
Lalu, sebenarnya apa itu travel grant?
Secara umum, travel grant adalah bantuan pendanaan yang diberikan untuk membantu biaya perjalanan peserta yang akan mengikuti kegiatan akademik atau ilmiah. Dana tersebut biasanya digunakan untuk menutup kebutuhan seperti tiket perjalanan, penginapan, biaya registrasi konferensi, hingga kebutuhan presentasi penelitian.
Program ini kerap disediakan oleh universitas, lembaga riset, organisasi profesi, hingga penyelenggara konferensi internasional.
Salah satu contoh dijelaskan oleh Office of Undergraduate Research (OUR) University of Illinois yang menyebut travel grant diberikan untuk membantu mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian mereka di konferensi nasional maupun internasional. Program itu bertujuan memberi pengalaman akademik, memperluas jejaring ilmiah, serta meningkatkan pemahaman terhadap dunia penelitian.
Namun, travel grant umumnya tidak diberikan hanya untuk menghadiri acara atau konferensi semata. Penerima dana biasanya diwajibkan menjadi pembicara, presenter poster ilmiah, atau membawa hasil penelitian yang akan dipresentasikan.
"Conference Travel Grant tidak menyediakan dana untuk perjalanan konferensi hanya untuk menghadiri acara, hibah ditujukan untuk mahasiswa yang akan mempresentasikan materi ilmiahnya di konferensi itu," seperti tertulis di laman University of Illinois.
Â
Jika Terbukti Palsukan Penelitian, Termasuk Pelanggaran Integritas Ilmiah Serius
Terkait kasus ini, dokter yang juga dosen sekaligus peneliti dari Griffith University, Australia, Dicky Budiman mengatakan jika hal yang dilakukan oknum tersebut terbukti memalsukan riset maka tindakan seperti ini bukan hanya nakal secara akademik, tapi sudah masuk pelanggaran integritas ilmiah yang serius.
"Ini bukan sekadar nakal secara akademik, tapi sudah masuk pelanggaran serius integritas ilmiah berat atau scientific misconduct dan dalam dunia riset global, ini setara dengan pelanggaran etik profesional," ujar Dicky. Â
Dia juga menilai kejadian ini sebagai fenomena dari kombinasi masalah besar. Salah satunya komersialisasi dan industrialisasi prestise akademik.
Artinya, saat ini banyak orang melihat publikasi, konferensi internasional, travel grant, atau sertifikat pembicara sebagai status sosial, bukan lagi proses ilmiah.
"Sehingga muncul ghost writing, fake conferences, jurnal predator, manipulasi sitasi, sehingga ini yang menggiring orang menggunakan AI untuk menghasilkan manuskrip massal. AI sendiri sebetulnya netral, yang dipermasalahkan manusianya, oknumnya," ujarnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548679/original/027938400_1775547751-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T112519.017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294561/original/045730600_1783843861-cek_fakta_-_pemutihan_pajak_kendaraan_gratis_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5045995/original/077620000_1733900352-1733894786800_sebutkan-tujuan-melakukan-riset-pasar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294474/original/094305800_1783838406-063_2285709844.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294171/original/030534100_1783819063-ing9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294699/original/022281100_1783851743-England_s_Harry_Kane__left__Jude_Bellingham__center__and_Morgan_Rogers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294548/original/063184200_1783843237-063_2285693617.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294309/original/057015000_1783829242-ar13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294301/original/036531900_1783829241-ar5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294167/original/059057200_1783819062-ing5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7092107/original/036063400_1779873564-WhatsApp_Image_2026-05-27_at_4.17.19_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7069945/original/051830100_1779848736-ad68bc8d-2c8c-43b0-a0c2-d4470a5f0531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579894/original/042847000_1778118428-Gemini_Generated_Image_wa40vywa40vywa40.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3515655/original/029070400_1626760056-20210720-Pemotongan-Hewan-Kurban-8.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 7 Hal tentang Ebola yang Mengkhawatirkan](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/twPOIRDCvezlEmXRb1Seid_WusM=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539825/original/043946800_1774625222-WhatsApp_Image_2026-03-27_at_18.36.08.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6457493/original/059533800_1779321171-20150924164138-melihat-penyembelihan-hewan-kurban-di-masjid-sunda-kelapa-013-nfi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7008167/original/022426400_1779779906-dante__7_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7018955/original/000079200_1779792482-dante__8_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4948631/original/065553400_1726807998-fotor-ai-20240920113947.jpg)