Kolesterol Tembus 300 di Usia Muda? Bisa Jadi Hiperkolesterolemia Familial

Kadar LDL idealnya berada di bawah 130 mg/dL. Sementara pada penderita hiperkolesterolemia familial, masih muda tapi LDL tinggi.

Diterbitkan 18 Juni 2026, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ada kondisi tertentu yang membuat seseorang memiliki kadar kolesterol sangat tinggi sejak usia muda akibat faktor keturunan, yaitu familial hypercholesterolemia (FH) atau hiperkolesterolemia familial.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan, Nancy Virginia, menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena faktor mutasi genetik sehingga kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) dalam darah meningkat sangat tinggi.

"Familial hypercholesterolemia adalah kondisi di mana kadar kolesterol sangat tinggi dan faktor genetiklah yang terutama berperan," ujar Nancy menjawab pertanyaan Kesehatan Liputan6.com dalam acara Love The Beat bersama Kalbe Farma.

Kondisi ini kerap ditemukan pada pasien 20-an. Baru ketahuan saat menjalani pemeriksaan lalu didapati kadar LDL bisa jauh melampaui batas normal.

Pada orang sehat, kadar LDL idealnya berada di bawah 100-130 mg/dL. Sementara pada penderita FH, baru usia muda tapi kadar LDL dapat mencapai lebih dari 200 mg/dL, bahkan menembus 300 mg/dL.

"Biasanya kita menemukan LDL di atas 200 atau bahkan di atas 300. Padahal kadar normal pada orang sehat berada di bawah 130," katanya.

Lantaran penyebab utamanya adalah faktor genetik, perubahan gaya hidup seperti diet sehat dan olahraga saja umumnya tidak cukup untuk menurunkan kadar kolesterol ke target yang diharapkan.

"Kondisi seperti ini tidak bisa diatasi hanya dengan diet atau olahraga. Biasanya harus diberikan obat penurun kolesterol, bahkan sering kali membutuhkan terapi intensitas tinggi atau kombinasi obat," jelasnya.

 

Bahaya Kadar Kolesterol Jahat atau LDL Tinggi

Kadar LDL yang sangat tinggi dalam jangka panjang dapat mempercepat terbentuknya plak pada pembuluh darah. Akibatnya, penderita FH memiliki risiko lebih besar mengalami penyakit kardiovaskular pada usia yang lebih muda dibandingkan populasi umum.

Nancy mengatakan, komplikasi yang paling sering dikhawatirkan adalah penyakit jantung koroner akibat penyumbatan pembuluh darah jantung maupun stroke.

"Konsekuensinya, kita sering mendapatkan penyakit jantung koroner atau penyumbatan pembuluh darah jantung, bahkan stroke pada usia muda," ujarnya.

Meski demikian, ia pribadi di ruang praktik belum menemukan kasus serangan jantung usia muda yang secara langsung disebabkan oleh FH. Kasus serangan jantung pada usia 30-an lebih sering berkaitan dengan faktor risiko lain.

"Ada banyak kasus serangan jantung di usia 30-an tahun, tetapi faktor risiko bukan familial hypercholesterolemia. Faktor risiko yang sering saya temui itu karena karena kebiasaan merokok, hipertensi, diabetes, dan faktor risiko lainnya," kata Nancy.

Menurut CDC Amerika Serikat, 1 dari 250 orang menderita penyakit hiperkoesterolemia familial dan hanya 10 persen dari mereka sadar bahwa menderita penyakit tersebut.

Â