Liputan6.com, Jakarta - Luka bakar bukan hanya menyebabkan rasa sakit. Jika tidak ditangani dengan benar, kerusakan jaringan dapat terus berlanjut dalam hitungan menit. Oleh sebab itu, pertolongan pertama yang tepat sangat penting untuk mengurangi keparahan cedera dan mempercepat penyembuhan.
Berikut lima caranya seperti dikutip dari akun Instagram Health Collaborative Center (HCC) Indonesia yang didirikan Dr Ray Wagiu Basrowi dikutip pada Sabtu (27/6/2026)
1. Siram dengan Air Mengalir Selama 20 Menit
Segera dinginkan area yang terbakar menggunakan air mengalir selama minimal 20 menit. Langkah ini terbukti dapat mengurangi kedalaman luka, menurunkan risiko cangkok kulit, dan membantu mempercepat proses penyembuhan.
Advertisement
Jangan gunakan es batu atau air yang terlalu dingin, karena dapat memperparah kerusakan jaringan.
2. Lepaskan Benda yang Menempel Ketat
Segera lepaskan cincin, jam tangan, gelang, atau pakaian ketat di sekitar area yang terbakar. Luka bakar dapat menyebabkan pembengkakan dengan cepat, sehingga benda-benda tersebut berisiko menghambat aliran darah dan memperburuk cedera.
3. Hindari Mengoleskan Bahan Tradisional
Jangan mengoleskan odol, kopi, mentega, kecap, minyak, atau bahan tradisional lainnya pada luka bakar. Tindakan ini dapat:
- Meningkatkan risiko infeksi.
- Memperparah kerusakan jaringan.
- Menyulitkan tenaga medis saat memeriksa luka.
4. Tutup Luka dengan Kain Bersih atau Kasa Steril
Setelah didinginkan, tutup luka menggunakan kain bersih atau kasa steril yang tidak lengket. Cara ini membantu melindungi luka dari kontaminasi sekaligus mengurangi rasa nyeri.
5. Segera Periksa ke Fasilitas Kesehatan Jika Ada Tanda Bahaya
Segera cari pertolongan medis apabila luka bakar:
- Mengenai wajah, mata, tangan, atau area kelamin.
- Berukuran luas.
- Menimbulkan lepuh besar.
- Disertai kesulitan bernapas akibat menghirup asap atau paparan api.
Semakin cepat dan tepat pertolongan pertama diberikan, semakin besar peluang untuk mencegah kerusakan jaringan yang lebih parah dan mempercepat pemulihan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3607402/original/011097200_1634649253-WhatsApp_Image_2021-10-19_at_17.25.29__1_.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264303/original/054619900_1782106281-AP26172737361128.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260726/original/045162900_1781650279-Mohammad_Mohebi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260101/original/022902800_1781568480-063_2281783911.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8456333/original/005196400_1782354547-063_2282682114.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)