Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

18 Tahun

Stop di Sini

Puting Payudara Lecet dan Perih, Kondisi Ini Bisa Jadi Pemicunya

Puting payudara lecet dan perih bisa disebabkan nipple chafing. Kenali penyebab dan cara mengatasinya.

Diterbitkan 12 Agustus 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jika Anda pernah merasakan sensasi perih atau menyengat di area dada saat membilas tubuh dengan air, bisa jadi Anda mengalami nipple chafing, yaitu kondisi ketika puting dan area payudara mengalami lecet akibat gesekan.

Meski terasa sangat tidak nyaman, kondisi ini sebenarnya dapat dicegah dengan memahami faktor pemicunya, dikutip dari Carpe, Selasa (11/8/2026).

Apa Penyebab Nipple Chafing?

Menurut panduan Cleveland Clinic, nipple chafing terjadi akibat gesekan berulang antara pakaian dan kulit.

Kondisi ini umumnya muncul ketika kaus bergesekan terus-menerus dengan area dada, terutama puting, saat melakukan aktivitas seperti berlari, bersepeda, atau olahraga dengan gerakan berulang lainnya.

Kulit di area payudara, khususnya puting, sangat sensitif sehingga mudah mengalami iritasi dan lecet. Kondisi ini cukup umum dialami atlet maupun ibu menyusui.

Keringat juga dapat memperparah nipple chafing. Kelembapan membuat kulit menjadi lebih lunak dan meningkatkan gesekan antara kulit dan pakaian.

Itulah sebabnya nipple chafing lebih sering terjadi saat berlari jarak jauh dalam cuaca panas dibandingkan ketika berlari jarak pendek dalam kondisi sejuk.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko nipple chafing antara lain:

1. Durasi aktivitas yang lama

Semakin lama gerakan berulang dilakukan, semakin besar akumulasi gesekan pada kulit.

2. Bahan pakaian kasar atau kaku

Pakaian berbahan katun cenderung menyerap dan menahan kelembapan sehingga dapat meningkatkan gesekan dibandingkan pakaian olahraga yang dirancang untuk menyerap keringat.

3. Panas dan keringat

Kondisi lembap akibat keringat membuat kulit lebih rentan mengalami lecet karena gesekan.

4. Tidak menggunakan pelindung

Melakukan aktivitas fisik tanpa pelindung, seperti plester khusus atau pakaian yang sesuai, dapat meningkatkan risiko gesekan pada puting.

5. Pakaian baru atau terlalu longgar

Jahitan pada pakaian baru atau pakaian yang terlalu longgar dapat menciptakan titik gesekan baru pada kulit.

Cara Mengatasi Nipple Chafing

Jika kulit sudah terlanjur lecet dan terasa perih, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:

  • Bersihkan area yang lecet secara perlahan menggunakan air hangat suam-suam kuku, kemudian keringkan dengan cara ditepuk secara lembut. Hindari menggosok area tersebut.
  • Hindari pakaian yang dapat menyebabkan gesekan hingga kulit benar-benar pulih.
  • Istirahatkan area yang mengalami lecet dari aktivitas fisik berat yang dapat memicu gesekan sampai rasa perih berkurang.
  • Setelah luka tidak lagi terbuka atau terasa mentah, gunakan krim atau salep pelindung untuk membantu menjaga kelembapan dan mendukung proses penyembuhan.

Lecet ringan umumnya dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari setelah sumber gesekan dihentikan.

Namun, segera konsultasikan dengan dokter jika muncul tanda-tanda infeksi, seperti area terasa semakin panas, bengkak, kemerahan yang meluas, atau keluar cairan maupun nanah.

Pemeriksaan medis juga diperlukan jika iritasi tidak kunjung membaik setelah sekitar satu minggu perawatan.