Liputan6.com, Jakarta - Memeriksa payudara sendiri di rumah sebagai upaya cek kanker mandiri terkadang menjadi hal yang amat rumit bagi sebagian orang. Pasalnya, kondisi payudara setiap orang sedikit berbeda terutama dari sisi tekstur dan kontur.
Maka dari itu, dokter ahli bedah payudara onkoplastik dan minimal invasif, Sabrina Ngaserin, menyarankan perempuan mulai meningkatkan kesadaran soal kesehatan payudara sejak memasuki usia 20-an. Dia pun membagikan cara sederhana untuk cek kesehatan payudara secara rutin di rumah.
“Terutama bagi perempuan yang memasuki usia 20-an sudah mulai perlu memiliki kesadaran soal memeriksa payudara. Tentukan tanggal satu bulan sekali untuk mengecek dan melihat kondisi keseluruhan payudara,” kata Sabrina kepada Kesehatan Liputan6.com saat ditemui di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Advertisement
“Hal ini penting untuk mengetahui kondisi payudara sendiri sehingga ketika ada sesuatu yang berbeda kita bisa langsung tahu dan menyadarinya,” tambah dokter yang praktik di Mount Elizabeth Hospitals, Singapura.
Dengan mengetahui kondisi normal payudara adalah modal untuk menyadari jika ada perbedaan sekecil apapun. Dengan begitu, pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter dapat lebih cepat dilakukan untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi pada payudara.
SADARI
Di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menggaungkan gerakan SADARI alias Periksa Payudara Sendiri.
SADARI merupakan salah satu cara untuk mendeteksi adanya kanker payudara sedini mungkin secara mandiri. Langkah-langkah dalam melakukan SADARI yakni:
- Pertama, berdiri depan cermin dan angkat tangan. Pastikan bahu lurus sejajar, pastikan apakah ada bengkak atau kemerahan pada payudara. Setelah itu, letakan tangan pada pinggang. Amati bentuk, ukuran dan warna payudara. Kelainan yang mungkin ditemukan adalah benjolan, kerutan, posisi puting tidak normal, struktur kulit, atau kemerahan.
- Kedua, angkat kedua lengan setinggi mungkin. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah ada kelainan pada payudara. Payudara yang normal, keduanya akan terangkat secara bersamaan.
- Ketiga, gunakan ujung jari dan tekan secara perlahan permukaan payudara. Rasakan apakah ada benjolan pada payudara. Raba setiap permukaan payudara dengan beberapa pola, seperti melingkar, kanan ke kiri, atas ke bawah, tengah ke samping atau hingga ketiak.
- Keempat, peras puting dengan perlahan. Amati apakah ada cairan yang keluar. Cairan yang keluar biasanya berwarna putih, kuning atau darah. Hal tersebut menunjukan payudara yang tidak normal.
- Keenam, bungkukan badan, dan lihat pada depan cermin. Amati dan raba apakah ada perubahan tertentu pada payudara.
- Kelima, periksa payudara dengan keadaan berbaring. Beri bantalan pada sisi payudara yang akan diperiksa. Letakan tangan pada belakang kepala. Setelah itu, gunakan ujung jari untuk melakukan pemeriksaan.
SADARI juga bisa dilakukan saat mandi. Dengan menggunakan sabun akan lebih mudah melakukannya. Sabun akan membuat permukaan payudara menjadi lebih licin. Dengan begitu, akan lebih mudah untuk melakukan pemeriksaan. Raba bagian payudara untuk mengetahui apakah ada benjolan atau tidak.
SADARI untuk mendeteksi kanker payudara lebih baik dilakukan 7 hingga 10 hari setelah menstruasi setiap bulannya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6568790/original/022705000_1779414251-kanker_payudara__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5245840/original/052909900_1749414785-cristiano_ronaldo_gol_portugal_spanyol_UNL_090625_ap_matthias_schrader.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288081/original/061472300_1783298244-nor8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238165/original/069215800_1783129384-mes9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782165/original/058199200_1782878254-carlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288052/original/043334700_1783289642-000_B9BW8VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288258/original/062355500_1783308425-eng1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288078/original/014194100_1783298244-nor5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288177/original/067177000_1783307508-000_B9C82QK-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288067/original/059957100_1783296963-000_B9BZ2NC-Neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529813/original/096814100_1773382553-pola_makan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6605930/original/068175700_1779440993-SnapInsta.to_681555199_18591436885047305_4244062975052175191_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6571887/original/005344600_1779416688-deodoran.jpg)