Liputan6.com, Jakarta - Dokter ahli bedah payudara onkoplastik dan minimal invasif di Mount Elizabeth Hospitals, Sabrina Ngaserin, mengatakan, pasien kanker payudara sebaiknya mengonsumsi makanan sehat dan membatasi makanan ultra proses.
Namun, Sabrina menilai tidak ada makanan spesifik yang benar-benar harus dihindari atau dijadikan pantangan mutlak.
"Saya tidak selalu percaya akan hal itu. Saya pikir secara umum, jika kita bisa memilih opsi makanan yang lebih sehat, misalnya lebih memilih pangan segar ketimbang makanan ultra proses, maka itu lebih baik," kata Sabrina kepada Kesehatan Liputan6.com saat ditemui di Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.
Advertisement
Dia menambahkan bahwa dirinya tidak merasa ada makanan tertentu yang benar-benar wajib dihindari pasien kanker payudara.
Sabrina kemudian mencontohkan kacang kedelai yang kerap dianggap sebagai makanan yang harus dihindari pasien kanker payudara.
"Maksud saya, kita tidak mengonsumsi kedelai dalam jumlah berliter-liter. Hanya sedikit dalam sekali makan, saya kira itu tidak masalah. Kuncinya adalah tidak makan berlebihan," ujarnya.
Menurut Sabrina, hal yang sama juga berlaku untuk olahan kedelai seperti tempe. Konsumsi tempe masih diperbolehkan selama dalam jumlah wajar.
Di luar pola makan harian, Sabrina mengimbau pasien kanker payudara untuk menghindari kebiasaan minum alkohol dan merokok.
Menurutnya, kedua hal tersebut dapat menjadi faktor risiko sekaligus memperburuk kondisi pasien kanker payudara.
Sadar Kesehatan Payudara Sejak Muda
Sabrina menambahkan, kanker payudara bukan penyakit yang hanya diidap orang yang sudah berumur saja. Dia mengatakan, kanker ini bisa terjadi pada usia berapapun tapa terkecuali.
"Pasien termuda saya adalah usia 21, di dunia ada kasus kanker payudara pada usia remaja, tapi itu tidak umum," ucapnya.
Mengidap kanker payudara di usia 20-an bukanlah hal mudah. Sebab, di usia itu mereka masih dalam proses mencari pasangan hidup, menyelesaikan sekolah, atau memulai karier. Ini menjadi lebih menyedihkan ketika ekonomi keluarga tidak dalam kondisi baik.
"Ini bisa sangat berat bagi mereka, tapi saya juga merasa bahwa anak-anak muda zaman sekarang cenderung lebih memiliki kesadaran, mereka tahu bagaimana caranya riset, mencari informasi," ujar dokter yang bertugas di Mount Elizabeth Hospitals, Singapura.
"Saya juga merasa mereka cukup mampu mengadvokasi diri dan mungkin mereka lebih mampu memprioritaskan kesehatan mental. Jadi saya rasa, selama mereka terus maju dan mencari layanan kesehatan yang mereka butuhkan, maka mereka akan tertangani dengan baik," tambahnya.
Advertisement
Kanker Payudara dan Kesehatan Mental
Sabrina tak memungkiri bahwa kanker payudara memang bisa memengaruhi kesehatan mental karena proses penyembuhannya bak pertarungan panjang. Namun, para pasien perlu melihat sisi positifnya bahwa kanker payudara sangat bisa diobati.
Kanker payudara tidak hanya memengaruhi payudara tapi juga kehidupan pengidapnya. Maka dari itu, penyembuhan tidak hanya terbatas pada penanganan fisik tapi juga emosional.
"Sebagai seorang dokter saya mengangkat kankernya, tapi sebagai komunitas kita perlu bantu juga pemulihan pasien (secara psikis). Secara fisik, mungkin kankernya remisi, tapi itu belum benar-benar usai, karena ada luka emosional dan luka lainnya," katanya.
Jadi, sambungnya, ini bukan sekadar soal citra tubuh tapi intimasi dan rasa percaya diri dalam membangun hubungan termasuk percintaan.
"Saya kira pesannya adalah, penyembuhan emosional sama pentingnya dengan penyembuhan fisik. Makanya kita butuh layanan holistik dan grup pendukung," pungkasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1791827/original/015659300_1512525714-10321102_10205492268656460_4374129301795033883_o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5529813/original/096814100_1773382553-pola_makan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5245840/original/052909900_1749414785-cristiano_ronaldo_gol_portugal_spanyol_UNL_090625_ap_matthias_schrader.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288081/original/061472300_1783298244-nor8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238165/original/069215800_1783129384-mes9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782165/original/058199200_1782878254-carlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288052/original/043334700_1783289642-000_B9BW8VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288258/original/062355500_1783308425-eng1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288078/original/014194100_1783298244-nor5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288177/original/067177000_1783307508-000_B9C82QK-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288067/original/059957100_1783296963-000_B9BZ2NC-Neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6568790/original/022705000_1779414251-kanker_payudara__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6605930/original/068175700_1779440993-SnapInsta.to_681555199_18591436885047305_4244062975052175191_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6571887/original/005344600_1779416688-deodoran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6491018/original/099629400_1779348958-sabrina__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6488389/original/023795000_1779346915-sabrina__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6482689/original/022319000_1779342120-ginekomastia.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5510801/original/089128100_1771839942-Denni.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5469112/original/066155600_1768061121-jan-kopriva-aQCClWOS9dY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3230666/original/054667000_1599459934-cancer-patient-resting_256588-1326.jpg)