Cek Fungsi Ginjal Sejak Dini, Terutama Buat yang Punya Kondisi Ini

Tak sedikit orang baru menyadari adanya gangguan ketika menjalani pemeriksaan dan diketahui fungsi ginjalnya sudah menurun.

Diterbitkan 02 September 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penyakit ginjal kronis kerap berkembang tanpa menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Maka dari itu, pemeriksaan fungsi ginjal penting dilakukan sejak dini, terutama bagi yang memiliki kondisi tertentu salah satunya orang dengan riwayat hipertensi dan diabetes

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal hipertensi Mutalib Abdullah menjelaskan bahwa gula darah yang terus tinggi dapat merusak sistem penyaringan ginjal, sedangkan tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah di ginjal. Maka dari itu penting bagi pasien hipertensi dan diabetes untuk rutin memeriksakan fungsi ginjal.

Selain dua kondisi itu, orang dengan riwayat lain juga perlu cek fungsi ginjal. 

“Pasien dengan hipertensi, diabetes, batu saluran kemih berulang, atau riwayat penyakit ginjal dalam keluarga. Sebaiknya menjalani pemeriksaan secara berkala,” saran Mutalib yang sehari-hari praktik di Urology & Nephrology Clinic Bethsaida Hospital Gading Serpong dalam pesan tertulis.

Mutalib menjelaskan mengecek fungsi ginjal untuk mendeteksi penurunan fungsi ginjal sebelum kerusakan menjadi lebih berat dan menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Fungsi ginjal dapat dievaluasi melalui pemeriksaan darah untuk melihat kadar kreatinin dan memperkirakan eGFR, serta pemeriksaan urine untuk mendeteksi albumin atau protein.

Bila hasil pemeriksaan ginjal menunjukkan ada penurunan fungsi maka perlu ditangani. Penyakit ginjal tidak otomatis berarti harus cuci darah. Namun, bila fungsi ginjal sudah sangat menurun dan tidak lagi mampu menjalankan fungsinya secara memadai, terapi pengganti ginjal seperti hemodialisis dapat diperlukan.