Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus mempercepat proses penerbitan Nomor Izin Edar (NIE) untuk produk obat bahan alam, obat kuasi, suplemen kesehatan, dan kosmetik. Upaya tersebut dilakukan melalui One Stop Services Registrasi yang digelar di BPOM Surabaya pada 8 s.d 9 Juli 2026.
Program yang diinisiasi Direktorat Registrasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik (OTSKK) bersama Direktorat Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM ini bertujuan menghadirkan layanan registrasi yang lebih cepat, mudah, dan dekat dengan pelaku usaha. Melalui layanan tersebut, berbagai kendala registrasi dapat diselesaikan secara langsung sehingga proses penerbitan Nomor Izin Edar menjadi lebih efisien.
Melalui One Stop Services, BPOM memperkenalkan empat inovasi, yakni PATRIOTISME, BRIDGE, NIE TUNTAS, dan LENTERA. Keempat program tersebut dirancang untuk membantu pelaku usaha menyelesaikan kendala registrasi, mempercepat proses perizinan, sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap regulasi yang berlaku.
Advertisement
Selama dua hari pelaksanaan, peserta yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring memperoleh layanan konsultasi, coaching clinic, hingga pendampingan teknis terkait registrasi produk. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi hambatan administratif yang selama ini memperlambat proses penerbitan izin edar.
Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM, Mohamad Kashuri, mengatakan One Stop Services merupakan wujud komitmen BPOM dalam mempercepat layanan registrasi sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak produk inovasi dalam negeri.
"Kami ingin inovasi tidak berhenti di laboratorium. BPOM siap mendampingi pelaku usaha mulai dari pemenuhan regulasi hingga proses registrasi, agar hasil riset dapat segera menjadi produk yang aman, bermutu, berkhasiat, dan mampu bersaing di pasar. Melalui One Stop Services, kami menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan semakin dekat dengan pelaku usaha," ujar Kashuri.
Â
Â
Gandeng UNAIR untuk Riset
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5502910/original/045481800_1771055462-obat.jpeg)
Selain mempercepat penerbitan izin edar, BPOM juga memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik melalui kerja sama dengan Fakultas Farmasi Universitas Airlangga. Lewat inovasi BRIDGE dan PATRIOTISME, BPOM memberikan sosialisasi, coaching clinic, dan pendampingan untuk menjembatani hasil riset agar dapat dihilirisasi menjadi produk yang siap dipasarkan.
Pendampingan tersebut mencakup aspek regulasi, keamanan, mutu, khasiat, klaim, penandaan, hingga proses registrasi sesuai ketentuan BPOM. Dengan demikian, hasil penelitian diharapkan dapat lebih cepat bertransformasi menjadi produk yang bernilai tambah dan berdaya saing.
Sementara itu, Kepala BPOM di Surabaya, Yudi Noviandi, menegaskan bahwa One Stop Services tidak hanya bertujuan mempercepat layanan registrasi tapi juga memastikan setiap pelaku usaha memperoleh pendampingan yang optimal.
"Kami ingin pelaku usaha merasa didampingi di setiap prosesnya. Karena itu, BPOM di Surabaya hadir untuk membantu menyelesaikan berbagai kendala registrasi agar proses penerbitan Nomor Izin Edar dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan sesuai ketentuan. Harapan kami, semakin banyak produk yang aman, bermutu, dan berdaya saing dapat segera dipasarkan sehingga memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," kata Yudi.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5289113/original/068981100_1753021974-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4146753/original/028527300_1662354830-cek_fakta_sepeda.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5545951/original/047112300_1775226794-ilustrasi_obat_anti_nyeri.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288075/original/063090000_1783298243-nor2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288083/original/090522600_1783298244-nor10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290414/original/058282700_1783480422-ko2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290474/original/094848300_1783482268-063_2285093246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490249/original/064386300_1624409252-000_9CW8AD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4261531/original/014538900_1671056110-000_333W8C7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535217/original/018346300_1773960601-FIFA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290421/original/027818600_1783480531-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287274/original/048570500_1783206951-pra3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290534/original/015072300_1783484497-Switzerland_goalkeeper_Gregor_Kobel.jpg)