7 Gejala Kekurangan Vitamin D yang Sering Muncul Tanpa Disadari

Gejala kekurangan vitamin D ternyata bisa muncul dari tubuh tanpa disadari, cek tandanya di sini!

Diterbitkan 09 Mei 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kekurangan vitamin D menjadi kondisi yang cukup umum terjadi. Namun, masih banyak orang tidak menyadarinya. Padahal, vitamin D memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang, otot, hingga sistem imun tubuh.

Vitamin yang dikenal sebagai 'vitamin sinar matahari' ini membantu tubuh menyerap kalsium dan menjaga kekuatan tulang. Jika kadarnya rendah, tubuh bisa mulai menunjukkan berbagai tanda yang sering dianggap sepele.

Menurut ahli gizi terdaftar di VNutrition, Courtney Pelitera, M.S., R.D.N., C.N.S.C., vitamin D berperan penting untuk kesehatan tulang dan fungsi otot.

"Vitamin D sangat penting untuk penyerapan kalsium dan membantu mencegah penyakit tulang seperti osteoporosis," ujar Pelitera dikutip dari prevention pada Jumat, 8 Mei 2026.

Berikut beberapa gejala kekurangan vitamin D yang sering muncul tanpa disadari:

1. Nyeri Otot dan Tulang

Salah satu tanda paling umum dari kekurangan vitamin D adalah nyeri pada otot dan tulang. Banyak orang menganggap kondisi ini hanya akibat kelelahan atau terlalu banyak aktivitas, padahal bisa menjadi sinyal tubuh kekurangan vitamin D.

2. Tubuh Lebih Sensitif terhadap Rasa Sakit

Jika tubuh terasa lebih mudah pegal atau nyeri dibanding biasanya, kondisi ini juga bisa berkaitan dengan rendahnya kadar vitamin D dalam darah.

3. Sering Kesemutan pada Tangan dan Kaki

Kesemutan yang muncul tanpa sebab jelas ternyata bisa menjadi salah satu tanda kekurangan vitamin D. Kondisi ini terjadi karena vitamin D juga berperan dalam fungsi saraf tubuh.

4. Otot Mudah Lemah dan Kram

Kekurangan vitamin D dapat memengaruhi kekuatan otot. Akibatnya, otot terasa lemah, mudah berkedut, atau sering mengalami kram.

5. Tulang Lebih Rapuh

Vitamin D membantu penyerapan kalsium untuk menjaga kekuatan tulang. Saat tubuh kekurangan vitamin D, risiko tulang rapuh hingga mudah patah bisa meningkat.

Juru bicara nasional Academy of Nutrition and Dietetics, Melissa Mroz-Planells, D.C.N., R.D.N., menjelaskan bahwa kekurangan vitamin D pada orang dewasa dapat menyebabkan osteomalasia.

"Pada kondisi ini, tulang menjadi lebih lunak dan dapat meningkatkan risiko osteoporosis," ujarnya.

6. Mudah Lelah

Meski sering diabaikan, rasa lelah berkepanjangan juga bisa menjadi tanda tubuh kekurangan vitamin D. Kondisi ini dapat memengaruhi energi dan kebugaran tubuh sehari-hari.

7. Jarang Terpapar Sinar Matahari

Orang yang lebih sering berada di dalam ruangan memiliki risiko lebih tinggi mengalami kekurangan vitamin D. Sebab, tubuh memproduksi vitamin D3 secara alami saat kulit terkena sinar matahari.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin D, orang dewasa dianjurkan mengonsumsi sekitar 600 hingga 800 IU per hari. Kebutuhan ini bisa diperoleh dari sinar matahari, makanan, maupun suplemen.

Beberapa makanan tinggi vitamin D antara lain salmon, makarel, sarden, telur, jamur, serta susu dan sereal fortifikasi.

Jika mengalami gejala yang mengarah pada kekurangan vitamin D, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan kadar vitamin D dalam darah.

Suplemen vitamin D juga sebaiknya dikonsumsi sesuai anjuran tenaga medis agar aman dan efektif.