Megan Skiendiel KATSEYE Punya Cara Sendiri Menjaga Kesehatan Mental

Megan Skiendiel KATSEYE bicara soal kesehatan mental dan cara yang membantunya tetap kuat.

Diterbitkan 21 Agustus 2026, 16:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Megan Skiendiel, anggota girl group KATSEYE, terbuka mengenai perjuangannya menjaga kesehatan mental. Di tengah kesibukannya sebagai bagian dari grup global tersebut, Megan mengungkapkan sejumlah hal yang membantunya menghadapi berbagai tantangan secara emosional.

Pengakuan Megan mengenai kesehatan mental disampaikan di tengah kabar dua anggota KATSEYE, Sophia Laforteza dan Manon Bannerman, yang mengambil jeda dari aktivitas grup untuk memprioritaskan kesehatan dan kesejahteraan mereka.

Dalam wawancara dengan People, Megan yang berusia 20 tahun mengatakan dirinya sudah lama menghadapi persoalan terkait kesehatan mental. "Saya selalu berjuang dengan kesehatan mental dan segala hal yang berkaitan dengan itu," kata Megan seperti dikutip dari Channel News Asia pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurut Megan, salah satu hal yang paling membantunya adalah berada di lingkungan yang tepat. Ia secara khusus menyebut para anggota KATSEYE yang selalu memberikan dukungan.

"Saya rasa salah satu hal yang benar-benar membantu saya adalah orang-orang yang saya pilih untuk berada di sekitar saya, terutama para anggota grup," ujarnya.

Megan Skiendiel Merasa Diterima di KATSEYE

Megan menggambarkan dirinya sebagai pribadi yang terbuka dan cukup ekspresif. Namun, ia mengaku terkadang khawatir orang lain menganggap kepribadiannya terlalu berlebihan.

Bersama para anggota KATSEYE, Megan merasa tidak perlu menyembunyikan sisi tersebut. Ia merasa diterima dan nyaman menjadi dirinya sendiri. "Saya orang yang sangat terbuka, tetapi pada saat yang sama, beberapa orang mungkin menganggap saya terlalu berlebihan. Namun, para anggota grup tidak pernah membuat saya merasa seperti itu," tambahnya.

Kekhawatiran akan penilaian orang lain juga menjadi salah satu hal yang membuat Megan merasa tidak aman. Karena itu, ia belajar lebih selektif dalam memilih orang-orang yang berada di sekitarnya.

"Saya benar-benar belajar bagaimana memilih orang yang tepat, yaitu mereka yang mendukung saya dan mendorong saya untuk menunjukkan sisi tersebut," ujarnya.

Bagi Megan, memiliki lingkungan yang suportif membuatnya lebih mudah menerima diri sendiri sekaligus berani menunjukkan kepribadiannya.

Terapi Membantu Megan Mengelola Perasaan

Selain dukungan dari orang-orang terdekat, Megan Skiendiel mengatakan terapi juga memberikan manfaat dalam menjaga kesehatan mentalnya. Menurut Megan, terapi memberinya ruang untuk membicarakan perasaan daripada terus memendamnya.

Dia bahkan menilai terapi merupakan sesuatu yang dapat memberikan manfaat bagi siapa saja. "Sangat menyenangkan bisa membicarakan perasaan daripada memendamnya. Saya rasa itu adalah hal terbesar yang saya pelajari," ujar Megan.

Pengalaman Megan mengambil jeda dari aktivitas KATSEYE pada 2024 karena cedera punggung juga membuatnya memahami ketika anggota grup membutuhkan waktu untuk beristirahat.

Dalam dokumenter KATSEYE: WILD HEARTS, Megan mengungkapkan bahwa masa hiatus tersebut tidak mudah baginya. Ia harus melihat rekan-rekannya tetap menjalani berbagai aktivitas ketika dirinya belum bisa ikut bersama mereka.

"Ketika saya hiatus karena cedera punggung, rasanya sangat sulit melihat semua yang dilakukan para anggota grup sementara saya sendiri tidak bisa berada di sana," kata Megan.

Pengalaman tersebut membuat Megan dapat lebih memahami keputusan Sophia Laforteza dan Manon Bannerman yang kini mengambil waktu untuk beristirahat.

Bagi KATSEYE, kesehatan dan kesejahteraan setiap anggota menjadi hal penting. Para anggota yang masih aktif juga menyatakan dukungan kepada Sophia dan Manon selama keduanya menjalani masa jeda dari aktivitas grup.