Liputan6.com, Jakarta - Diet Mediterania selama ini dikenal sebagai salah satu pola makan paling sehat di dunia. Namun kini, diet Nordik mulai menarik perhatian para peneliti karena disebut memiliki manfaat yang tak kalah besar bagi kesehatan, bahkan juga lebih ramah lingkungan.
Diet Nordik adalah pola makan khas negara-negara Skandinavia seperti Swedia, Denmark, Norwegia, Finlandia, dan Islandia. Pola makan ini menekankan konsumsi makanan alami, minim proses, dan berbasis bahan pangan lokal.
Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam The Journal of Nutrition menemukan bahwa orang yang menjalani pola makan Nordik memiliki risiko kematian lebih rendah akibat berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung dan kanker.
Advertisement
Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 76 ribu pria dan wanita di Swedia dengan rentang usia 45 hingga 83 tahun. Para peserta diamati selama hampir 19 tahun melalui laporan pola makan dan gaya hidup mereka.
Hasilnya menunjukkan bahwa peserta yang paling mendekati pedoman diet Nordik memiliki risiko kematian 23 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang pola makannya kurang sehat.
Apa Itu Diet Nordik?
Diet Nordik sering disebut sebagai 'saudara' diet Mediterania karena memiliki prinsip serupa, yakni memperbanyak konsumsi makanan utuh dan mengurangi makanan olahan.
Ahli gizi Melissa Prest, D.C.N., R.D.N., juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, menjelaskan bahwa perbedaan utamanya terletak pada bahan pangan yang digunakan.
"Alih-alih minyak zaitun, diet Nordik menggunakan minyak kanola. Kemudian, buah sitrus digantikan dengan buah beri lokal seperti blueberry dan lingonberry. Namun fondasinya tetap sama, yaitu banyak sayuran, biji-bijian utuh, ikan, kacang-kacangan, dan polong-polongan," kata Melissa seperti dikutip dari prevention pada Senin, 11 Mei 2026.
Diet ini juga membatasi konsumsi gula, daging merah, serta makanan ultra-proses yang selama ini diketahui dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.
Salah satu alasan diet Nordik mulai banyak dibicarakan adalah manfaatnya bagi kesehatan jantung. Pola makan ini kaya akan serat, lemak sehat omega-3, antioksidan, serta nutrisi penting yang membantu menjaga pembuluh darah tetap sehat.
"Penelitian sebelumnya menunjukkan pola makan Nordik berkaitan dengan risiko penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah, sekaligus membantu memperbaiki kadar kolesterol dan tekanan darah," ujar Melissa.
Tak hanya itu, beberapa studi klinis juga menunjukkan bahwa diet ini dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mendukung pengelolaan berat badan.
Penulis The Small Change Diet, Keri Gans, M.S., R.D.N., C.D.N., mengatakan bahwa manfaat terbesar diet Nordik berasal dari pola makan secara keseluruhan, bukan dari satu jenis makanan tertentu.
"Temuan ini penting karena menunjukkan bahwa kebiasaan makan secara menyeluruh lebih berpengaruh terhadap kesehatan jangka panjang dibanding hanya fokus pada satu nutrisi saja," kata Keri.
Â
Diet yang Ramah Lingkungan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5298545/original/071992000_1753765530-i-yunmai-5jctAMjz21A-unsplash.jpg)
Menurutnya, pola makan berbasis makanan utuh dan minim proses memang terus dikaitkan dengan kualitas hidup yang lebih baik.
Hal menarik lainnya dari diet Nordik adalah konsep keberlanjutan yang menjadi bagian penting dari pedoman pola makan ini.
Diet Nordik mendorong konsumsi bahan pangan lokal dan musiman sehingga dianggap lebih ramah lingkungan dibanding pola makan tinggi makanan olahan atau produk impor.
Melissa menilai penelitian ini menjadi salah satu bukti awal bahwa pola makan yang dirancang baik untuk bumi ternyata juga baik untuk kesehatan manusia.
"Penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten bisa memberikan dampak besar seiring waktu. Bonusnya, pilihan makanan tersebut juga lebih baik bagi lingkungan,"Â ujarnya.
Â
Advertisement
Cara Mudah Memulai Diet Nordik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4592928/original/000677500_1695989222-margarita-zueva-CY-OkOICA9o-unsplash.jpg)
Kabar baiknya, menerapkan diet Nordik tidak harus dilakukan secara ekstrem. Para ahli mengatakan perubahan kecil sudah bisa memberikan manfaat nyata bagi kesehatan.
Beberapa langkah sederhana yang bisa dicoba antara lain memperbanyak konsumsi sayur dan buah, mengganti nasi putih atau tepung olahan dengan gandum utuh seperti oat dan barley, serta rutin makan ikan dua kali seminggu.
Selain itu, masyarakat juga disarankan mulai mengurangi makanan ultra-proses, daging merah, dan camilan tinggi gula.
Meski begitu, para ahli mengingatkan bahwa penelitian ini masih bersifat observasional sehingga belum bisa membuktikan secara pasti bahwa diet Nordik secara langsung membuat seseorang hidup lebih lama.
Namun, pola makan sehat yang dijalani secara konsisten tetap menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kualitas hidup, dan mendukung umur panjang.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4397419/original/060937600_1681648442-farhad-ibrahimzade-qgGc_1a6xGc-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257126/original/025840700_1781221894-AP26162777114808.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4810248/original/060940100_1713862735-IMG_2157.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5580418/original/082850300_1778125612-joshua-j-cotten-QxW15BmJxOQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5022950/original/030084900_1732609610-happy-quote.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515582/original/003394200_1772181056-obat_bahan_alam_ilegal.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5662951/original/010654400_1778323838-laura__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3543485/original/026270900_1629265067-20210818-FOTO---VAKSINASI-IBU-HAMIL-HERMAN-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5661081/original/078913900_1778301981-WhatsApp_Image_2026-05-09_at_11.35.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4383163/original/018854600_1680609127-Berburu_Takjil_di_Kebun_Jeruk-TALLO_6.jpg)